5 Champion yang Tidak Disarankan untuk Dicoba Para Newbie

5 Champion yang Tidak Disarankan untuk Dicoba Para Newbie

anivia_0

Seringkali memilih champion mana yang digunakan menjadi dilema, khususnya untuk para newbie yang baru saja bermain. Ada champion yang baik digunakan untuk para newbie karena mekanik/playstylenya bisa dipahami, namun ada juga yang membutuhkan mekanik yang terbilang sulit bagi para newbie.

Di artikel kali ini, Hasagi akan membeberkan champion mana saja yang tidak disarankan untuk dimainkan para newbie.

Anivia

anivia_0

Jika melihat statistik champion ini saat mau meng-unlock atau membeli skin, maka kalian akan melihat tingkat kesulitan alias Difficulty Rating-nya berada di poin tertinggi atau maksimal. Yep, Anivia memang tidak mudah dimainkan.

Mari kita lihat dari kit/set skill yang dimiliki Anivia.

Dari pasif Rebirth, memang Anivia akan bangkit setelah mati. Namun Anivia akan menjadi telur terlebih dulu (disebut Eggnivia). Wujud Eggnivia tidak membuatmu kebal serangan. Semua serangan akan masuk dan jika Health Bar Eggnivia habis maka Anivia akan mati. Durasinya untuk bangkit juga cukup lama.

Skill Q – Flash Frost merupakan skill stun yang sulit digunakan. Skill ini merupakan skillshot dan melemparkan projektil yang gerakannya cukup lambat dan mudah dihindari. Berbeda dari projektil yang akan meledak jika mengenai target, projektil dari Flash Frost akan meledak jika mencapai ujung atau diaktifkan pemain. Jika tidak diaktifkan maka projektilnya hanya lewat sampai ujung dan meledak.

Kemudian W – Crystallize menciptakan tembok. Mekanismenya sama seperti menggunakan Wall of Pain milik Karthus namun temboknya berfungsi untuk menutup jalan. Skill E – Frostbite akan sakit jika lawan terkena efek stun dari Flash Frost atau slow dari Glacial Storm. Skill R – Glacial Storm menciptakan badai kecil yang perlahan membesar. Damagenya baru membesar ketika badainya terbentuk. Kurang sulit apalagi?


Lee Sin

leesin_0

Monk buta ini juga tidak mudah dipakai. Alasannya simple, dia memiliki skill lebih dari 4. Gak percaya? Ayo kita lihat kitnya.

Skill Q – Sonic Wave. Kalau projektil terkena lawan maka Sonic Wave akan memunculkan skill Resonating Strike.

W – Safeguard juga jika dipakai akan memunculkan Iron Will. E – Tempest jika ada lawan di sekitar yang terkena akan memunculkan Cripple.

R – Dragon’s Rage memang tidak memunculkan skill baru seperti skill lainnya, namun untuk menggunakannya secara efektif tidaklah mudah terutama jika ingin menggunakan kombo Flash – R.


Cassiopeia

cassiopeia_0

Manusia setengah ular ini juga masuk ke daftar ini. Cassiopeia memang diuntungkan dengan tidak bisa membeli sepatu dia bisa membeli 6 slot item. Namun skillnya cukup sulit dipakai.

Q – Noxious Blast areanya kecil, ada delay sebelum keluar, dan mudah dihindari.

W – Miasma memang efeknya mengerikan, namun memiliki minimum cast range.

E – Twin Fang membutuhkan fast hand (biar mudah pakai quick cast) karena skill ini  cooldownnya singkat dan damagenya baru sakit jika terkena Noxious Blast atau Miasma.

Ultimatenya, R – Petrifying Gaze memang instant cast tetapi jika lawan membelakangimu maka lawan hanya terkena slow.


Draven

draven_0

Di antara semua ADC menurut saya Draven ini lebih sulit. Kenapa? Mekanik Spinning Axe-nya.

Draven terkenal akan skill Q – Spinning Axe dimana senjatanya akan berputar dan ketika menyerang pemain bisa menangkap lagi kapaknya yang terlempar supaya bisa dipakai lagi dan mereset cooldown W – Blood Rush.

Yang jadi permasalahan adalah kapak yang terlempar tidak kembali ke pemain tetapi ke tanah. Ya, kamu harus menangkap kapak itu sebelum terjatuh ke tanah (lokasi tempat kapaknya jatuh ada penandanya).

Jika terjatuh maka kamu harus menunggu cooldown atau menggunakan skill Spinning Axe lagi. Selain itu, kamu bisa menggunakan 2 Spinning Axe sekaligus. Ribet pak nangkapnya.

Selain itu Ultimatenya R – Whirling Death merupakan skillshot.


Yasuo

yasuo_0

Champion  yang dianggap cancer ini juga sebaiknya jangan dilangsung dicoba pemula. Why? Yasuo membutuhkan fast-hand dan reaksi cepat supaya bisa digunakan.

Skill Q – Steel Tempest merupakan skillshot, baik saat animasi “thrusting”maupun saat mengeluarkan “whirlwind”.

E – Sweeping Blade membutuhkan fast hand karena cooldownnya singkat dan lawan yang banyak disekitar supaya efektif (biasanya minion).

Ultimatenya R – Last Breath membutuhkan lawan yang terkena efek Airborne alias di udara (terkena whirlwind Steel Tempest atau CC yang membuat lawan dalam kondisi Airborne seperti Unstoppable Force, Let’s Bounce, Satchel Charge, Pulverize) supaya bisa dipakai.

Penggunaan W – Wind Wall juga tidak boleh asal pakai karena selain durasinya singkat, skill ini tidak bisa memblok serangan non-projektil seperti Final Spark, Life Form Disintegration Ray.


Itu tadi adalah beberapa champion yang tidak disarankan untuk dicoba para newbie. Ada baiknya mencoba yang mudah dulu supaya paham mekanik di game League of Legends. Jika sudah merasa paham, maka champion ini bisa dicoba di BOT match dulu, jangan langsung PvP.

Laurent Vic

Not interested to play ranked games anymore. Still exploring Lordran, Drangleic, and Lothric

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments