Apakah Benar Gangplank Sudah Mati Oleh Miss Fortune?

Apakah Benar Gangplank Sudah Mati Oleh Miss Fortune?
miss_fortune-vs-gangplank-lol-(12618)

Bilgewater merupakan sebuah tempat yang berada di Barat benua Valaron, yang di mana tempat ini dihimpit oleh dua kepulauan yang berbeda; ada Ionia di Utara, dan lalu ada juga Shadow Isles di bagian Selatan. Tempat itu juga sudah seperti dunianya para bajak laut League of Legends.

Satu surga untuk para penyelundup, perampok, serta mereka yang tidak menyukai aturan dalam hidup mereka. Di sini, ambisi dan juga kekayaan bisa hilang dalam sekejap mata. Untuk mereka yang melarikan diri dari keadilan, hutang, atau eksekusi mati, di kota ini lah kalian bisa seolah terlahir kembali. Semua suku, budaya dan juga ras, mereka hidup bersama-sama setiap jamnya di setiap saatnya di sini.

Untuk kamu yang menyukai akan kisah-kisah dari para Pirates dan juga legenda kuno makhluk buas di bawah lautan, pasti tentunya kamu juga akan menyukai seribu satu dongeng yang berada di wilayah ini

Berbicara tentang Bilgewater, sekitar 2 minggu kemarin kita juga telah disuguhkan oleh satu kisah baru yang terdapat di komik Fortune Smiles. Di dalam komik tersebut juga ada beberapa scene yang cukup menjadi pertanyaan oleh banyak orang, yaitu dengan munculnya satu kata bahwa “Gangplank sudah mati”.

missfortune-01-01-pa
Komik Fortune Smiles
Screenshot_2
Burning Tides

Scene seperti ini juga dulu pernah muncul pada cerita Bilgewater yang berjudul Burning Tides pada epilog-nya. Ya, di dalam Burning Tides sendiri menceritakan sebuah awal kehancuran Gangplank, dan di sana juga akhirnya kita bisa mengetahui mengapa Twisted Fate sampai bermusuhan dengan Graves. Lalu kita juga bisa tahu semua rencana dari Miss Fortune. Serentak dari kejadian ini juga akhirnya membuat para komunitas League of Legends saling berdebat.

Ada yang berpendapat bahwa Gangplank benar-benar sudah mati, karena ada buktinya melalui skin Spooky Gangplank – yang menurut mereka, itu merupakan perwujudan roh Gangplank setelah berhasil dibunuh oleh Fortune. Tapi ada juga yang berpendapat bahwa Gangplank belum mati.

Lalu sekarang yang menjadi pertanyaan-nya adalah, apakah benar Gangplank sudah mati atau belum?

Merasa sangat penasaran dengan semua teka-teki ini, akhirnya kami tim Hasagi memutuskan untuk menyelidiki semua ini lebih jauh lagi. Kami mulai mengumpulkan semua orang-orang yang memiliki nyali besar yang berada di Hasagi, lalu mengajak beberapa kru mantan bajak laut untuk di ajak berlayar menuju lautan ganas Bilgewater.

Yohooo, mari kita mengarungi lautan.

Desain tanpa judul

Untuk sampai ke Bilgewater memang tidaklah mudah, lautan ini benar-benar sangat kejam dan menakutkan. Memiliki arus yang mematikan, terumbu karang yang tajam menjulang sampai ke permukaan, serta gangguan dari bajak laut di sana membuat kami begitu kesal saat menghadapinya, apa lagi monster laut besar ini – benar-benar sangat merepotkan kami.

Tapi walaupun begitu akhirnya kami sampai juga di dermaga Bilgewater. Namun sayang di saat kami bertanya-tanya tentang misteri dari Gangplank, orang-orang di sana tidak yang memberikan jawaban sepatah katapun.

Yang pada akhirnya kami berhasil menemukan sebuah perpustakaan besar, yang berisikan semua buku-buku tentang cerita dari para Champion Bilgewater. Berkat dari membaca semua cerita Champion di Bilgewater, akhirnya kami menemukan bukti-bukti bahwa nyatanya Gangplank belum mati.

Screenshot_1

Yeps, di dalam cerita Shadow and Fortune; di situ kita dapat melihat bahwa sesungguhnya pada saat pasukan dari Miss Fortune berhasil menghancurkan kapal Dead Pool milik Gangplank dan membakarnya di dermaga Bilgewater, ternyata ketika Fortune telah menancapkan pisaunya ke leher Gangplank – Gangplank itu masih hidup. Yeah, Miss Fortune dan semua orang-orang di Bilgewater telah menyangka bahwa Gangplank telah mati, tapi nyatanya ini semua hanya siasat dari Gangplank saja.

Saat Ia melihat bahwa pasukannya telah kalah, Gangplank pun menyadari bahwa sekarang ini dia tidak mungkin bisa membalikkan keadaan untuk menyerang Miss Fortune, jadi pada waktu Fortune menusuk leher Gangplank sebenarnya Gangplank hanya pura-pura mati saja. Dia juga akhirnya dibuang kelautan, tapi Gangplank berhasil selamat dan kembali ke Bilgewater dengan tubuh yang cacat dan sebagian dari tubuh Gangplank pun telah hilang akibat peristiwa peperangan besar tersebut.

Screenshot_3

Sudah kehilangan kapal beserta awak-awaknya, Gangplank sekarang sudah tidak memiliki apapun. Jalan satu-satunya saat ini adalah, dia hanya bisa meminta pertolongan pada Illaoi untuk menghadapkan dirinya kepada the Bearded Lady.

Pada akhirnya juga Gangplank memulai ritualnya, Ia kini telah dihakimi oleh Bearded Lady. Saat ritual selesai akhirnya Gangplank berhasil kembali bangkit lagi beserta tubuh baru yang diberikan oleh Bearded Lady.

 

Screenshot_6

Jadi kesimpulannya, saat Fortune berhasil menghancurkan Gangplank beserta awak kapalnya – Ia mengira bahwa Gangplank telah mati padahal Gangplank masih selamat setelah diserang habis-habisan oleh Fortune. Lalu bukti yang lain dari Gangplank masih hidup adalah; dengan adanya perbedaan dari skin Captain Gangplank dan juga skin klasik Gangplank.

Gangplank_CaptainSkin

Di skin Captain Gangplank itu menceritakan bahwa dia masih menjadi raja bajak laut dan belum memulai peperangan dengan Miss Fortune, tapi di skin klasik Gangplank menceritakan bahwa itu merupakan tubuh Gangplank yang sekarang ini setelah kehilangan tangannya beserta hancurnya punggung Gangplank karena Miss Fortune.

Ya, tubuh logam yang di miliki Gangplank sekarang ini merupakan pemberian dari Bearded Lady. Ternyata dan ternyata ini juga sangat berkaitan sekali dengan item Dead man’s Plate. Yeps, tepat sekali armor yang digunakan oleh Gangplank selama ini merupakan armor dari item Dead man’s Plate yang di berikan oleh Bearded Lady. Jadi dengan kata lain Dead man’s Plate itu merupakan barang yang diciptakan oleh Bearded Lady. Hmmm, bagaimana apa kamu sudah tahu akan hal ini?

K-L

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply


comments