Beberapa Teori Mengenai Hubungan Lagu Worlds dan Skin Championship dari Tahun ke Tahun

Beberapa Teori Mengenai Hubungan Lagu Worlds dan Skin Championship dari Tahun ke Tahun
Zedd_Ignite_Faker

Sejak tahun 2014, League of Legends Worlds Championship memiliki lagu tersendiri. Berbeda dengan lagu, skin Championship telah dibuat sejak Worlds pertama kali diadakan. Tapi ternyata tiap pembawa lagu tersebut memiliki hubungan dengan champion yang mendapatkan skin championship lho!

Lalu bagaimana hubungan dari pembawa lagu Worlds dan champion yang mendapatkan skin championship? Mari kita simak.

Worlds 2014 – Imagine Dragons – Championship Shyvana


Imagine Dragons

Imagine Dragons membawakan lagu Warrior pada Worlds 2014. Tak hanya itu, mereka juga pemain League of Legends. Lalu, Bagaimana hubungan Imagine Dragons dengan Shyvana?

Imagine Dragons memiliki unsur ‘Dragons’ yang berarti Naga. Shyvana sendiri adalah champion titisan Naga (bukan Naga Indos*ar). Ibu Shyvana adalah Naga dan ayah Shyvana adalah manusia. Sepertinya Imagine Dragons ditunjuk sebagai pembawa lagu karena unsur Naga tersebut.

Worlds 2015 – Nicki Taylor – Championship Kalista


Kalista

Nah, kalau yang ini hubungannya bukan dengan champion Kalista, melainkan dengan lagu tema Kalista, The Pact.

Pada tahun 2014, Falconshield pernah membuat lagu bersama Nicki Taylor yang berjudul The Pact. Lagu ini didedikasikan untuk Kalista. Bagi kamu yang penasaran dengan The Pact, berikut ini adalah lagunya:

Antara Kalista dan Nicki Taylor memiliki hubungan yang cocok bukan?

Worlds 2016 – ZEDD – Championship Zed


zedd

Kalau ini, kalian pasti tahu apa hubungannya bukan?

Yap, ZEDD dan Zed memiliki cara baca yang agak mirip dan penulisan yang sama. Champion kesayangan rata-rata hampir semua midlaner profesional ini mendapatkan skin Championshipnya tahun lalu. Zed juga menjadi konsep “raja yang duduk di singgasana” pertama kali dalam skin Championship. Dimana sebelumnya, skin Championship hanya mengambil konsep “berdiri di atas panggung”.

2017 – Against the Current – Championship Ashe


ATC_yellow

Against the Current dipercaya membawakan lagu Worlds tahun ini. Banyak yang bertanya-tanya apa hubungan Championship Ashe dengan Against the Current. Tak hanya komunitas di Indonesia, komunitas luar pun sempat kebingungan mencari cocoklogi antara Ashe dan Against the Current.

Jawaban yang paling cocok atas itu adalah beberapa teori ini. Berdasarkan teori beberapa komentar di Komunitas League of Legends Indonesia, Against the Current memiliki singkatan yang sama dengan Ashe the Championship. Lalu kenapa bukan Aatrox? Annie? atau champion “A” lainnya?

Kita lanjutkan, pertanyaan kenapa Ashe yang dipilih juga diajukan di Reddit. Salah seorang redditor menjawab pertanyaan tersebut dan menghasilkan teori yang berhubungan dengan lore Ashe. Ashe adalah ratu dari Frejlord yang mempunyai panah “legendary sisters” Avarosa. Lalu Ashe menjadi ratu dan legenda karena panah tersebut. Hal ini sesuai dengan judul lagu yang Against the Current bawakan, Legends Never Die, yang berarti legenda takkan pernah mati.

Bagaimana dengan Anivia? Aurelion Sol? Well, mereka adalah dewa, bukan manusia. Jika masih belum cukup, lagi-lagi Komunitas League of Legends Indonesia tidak berhenti membuat teori. Salah satu komentar ini mungkin tidak dapat membuat kalian mengelak bahwa Championship tahun ini memang ditunjukkan kepada Ashe dan Against the Current adalah grup musik yang membawakan lagu Worlds tahun ini.

Screenshot_8

Kita tidak bisa menyelipkan champion dengan huruf A lain didalam Against the Current.

 


Itu dia teori-teori hubungan antara pembawa lagu Worlds dan champion yang mendapatkan skin championship.

Teori ini lebih dibilang ke cocoklogi, karena Riot Games sendiri tidak pernah merilis teori-teori tersebut. Hanya saja, imajinasi dari komunitas yang terlalu tinggi membuat teori ini ada. Tetapi dilihat-lihat sangat cocok sekali bukan?

Rafki R. Kurnia

Just a little biographical information to fill my profile.

Facebook 

Leave a Reply


comments