Begini Jadinya Jika League of Legends Dipaksa Bermain di Komputer yang Speknya Pas-Pasan

Begini Jadinya Jika League of Legends Dipaksa Bermain di Komputer yang Speknya Pas-Pasan
Heimerdinger

Di dalam merilis sebuah game, para developer pasti selalu mematok suatu tingkatan minimum spesifikasi untuk dapat memainkan game ciptaannya. Karena dengan adanya minimum requirement tersebut, diharapkan dapat membantu para calon pemainnya mempersiapkan spesifikasi dari PC maupun Laptop mereka. Tidak perduli sesederhana maupun semegah apa game tersebut pasti selalu memiliki minimum spesifikasi yang dijadikan sebuah tolak ukur untuk dapat memainkannya. Begitu pula dengan game bergenre moba kesayangan kita, League of Legends.

League of Legends yang telah mengalami banyak sekali perubahan sejak awal perilisannya secara langsung tentu ikut mendapatkan peningkatan dalam minimum spesifikasi PC ataupun Laptop yang harus kita gunakan untuk memainkannya. Mulai dari Map, particle effect, hingga rework animasi dari setiap champion tentu memberikan standar baru bagi game ini. Sehingga tak heran, jika makin lama kita seolah merasakan penurunan performa di dalam bermain League of Legends di PC yang memiliki spesifikasi menyentuh persyaratan minimum.

cdb63b0d34085992e85a3cb73351a9b4e51bfe5f_hq

Namun, kita tidak perlu khawatir seandainya kita hanya memiliki PC yang menyentuh minimum spesifikasi untuk bermain, karena League of Legends masih menyediakan opsi grafis dan ukuran display yang dapat kita kostumisasi sesuai kebutuhan. Apakah kita ingin performa yang baik dengan mengorbankan kualitas grafis atau malah sebaliknya. Semua kita bisa lakukan dan sesuaikan dengan spesifikasi dari PC yang kita miliki.

Tapi, pernahkah kalian membayangkan optimisasi seperti apakah yang harus diterapkan jika kita dipaksa bermain Leeague of Legends di PC dengan spesifikasi sangat rendah atau terbilang tua?

Video yang diunggah oleh Youtuber bernama LowSpecGamer ini mungkin bisa menjawab seluruh pertanyaan kalian mengenai hal tersebut. Video berdurasi kurang lebih 5 menit tersebut memperlihatkan cara bagaimana sang creator mengubah isi dari setiap file yang berada di dalam League of Legends, untuk menemui settingan yang pas di dalam bermain League of Legends pada PC dengan spesifikasi Intel Atom.

Ini screenshot untukmu yang kesulitan memutar video di atas.

Lowspec_5


Lowspec_1


Lowspec_2


Lowspec_3


Lowspec_4


Memang jika dipaksa untuk bermain dengan grafis yang seperti itu sepertinya hampir semua dari kita akan memilih untuk pergi ke warnet atau tidak bermain sama sekali. However, peningkatan yang dilakukan Riot Games yang harus mengorbankan para pemain dengan PC berspesifikasi rendah itu bukanlah suatu kesalahan, melainkan perubahan yang memang harus Riot lakukan demi mengikuti era perkembangan teknologi yang semakin canggih.

Bayangkan seandainya League of Legends pada season 8 kali ini masih memiliki grafis seperti saat pertama kali League of Legends dirilis. Mungkin tidak banyak yang akan bertahan dan lebih memilih untuk berpindah ke game moba lainnya.

So guys, bagi kalian yang masih memiliki PC berspesifikasi rendah cepat susun program menabung untuk upgrade PC kalian ya!

Skyrimb

Knowledge is the most powerfull power

Leave a Reply


comments