Cerita Mengapa Brand Bisa Menjadi Manusia Api

Cerita Mengapa Brand Bisa Menjadi Manusia Api
maxresdefault

Brand seperti yang kita tahu, dia adalah salah satu champion yang memiliki karakter unik atau malah bisa dibilang cukup aneh. Dia adalah satu-satunya champion dengan tubuh yang dipenuhi oleh api dan magma, bahkan hampir 100% tubuhnya sudah dilumut habis oleh api, dan mungkin itu juga yang menjadi alasan mengapa dia tidak memakai pakaian. Ya, selain cuma celana compang-campingnya yang masih tersisa.

Memang aga sedikit cukup aneh, karena celananya ini masih bisa bertahan tanpa hangus terbakar?!

Tapi pernahkah kamu berpikir, mengapa Brand bisa menjadi manusia api? Apakah itu karena dia berasal dari negara api? Atau malah ternyata dia adalah teman dari Ace D Portgas? Hmmm, tapi yang jelas dia bukanlah Ghost Rider karena setidaknya Brand masih memiliki kulit dan daging yang menutupi tulangnya.

Btw, perlu kamu ketahui ternyata Brand dulunya tidak seperti ini. Yeps, Brand juga dulunya merupakan seperti manusia biasa pada umumnya atau bisa juga dibilang “ada dua karakter dalam satu tubuh”.

Tapi berkat satu kejadian yang aneh – itu semua malah menyebabkan tubuh Brand berubah 100%. Semua sisi manusianya telah hilang, tanda kehidupan yang ada di dalam diri Brand kini telah digantikan oleh hati dan jiwa yang membara, layaknya seperti api yang berkobar-kobar ingin meledak.

Brand kini berubah dengan api dendam.

Awal Mula


brand_from_league_of_legends_by_longai-d4cqo8g

Di negeri nan jauh di sana, negeri yang bernama Lokfar, hidup seorang bajak laut yang dipanggil dengan nama Kegan Rodhe. Seperti kebanyakan bajak laut lainnya, Kegan berlayar jauh menjelajahi lautan luas dengan awak kapalnya, mencuri harta dari mereka yang kurang beruntung telah menarik perhatian perompak tersebut. Untuk sebagian, dia adalah monster; bagi yang lain, hanya seorang manusia. Suatu malam, ketika mereka berlayar mengarungi lautan arktik, cahaya aneh menerangi di atas limbah yang membeku. Ada sesuatu dari benda tersebut yang menghipnotis mereka, ada sesuatu yang menarik mereka ke sana seperti laron ke arah api.

Menjelajah melalui limbah beku tersebut, mereka menemukan gua yang diselubungi oleh tanda-tanda peninggalan dari zaman purba. Arti dari tanda-tanda tersebut tidak diketahui oleh mereka, Kegan pun memimpin untuk masuk ke dalam. Di sana, mereka menemukan sebuah kandang sempurna terbuat dari es dengan sebuah nyala api yang menari-nari mengapung di dalamnya.

Seharusnya mustahil bagi api tersebut untuk tetap menyala, khususnya di tempat seperti ini. Akan tetapi, gerakannya menghipnotis seperti nyanyian para malaikat. Menggoda, menarik dan memikat. Sementara yang lain berjaga, Kegan tidak dapat menahan dirinya untuk mendekatinya dengan tangan terulur ke depan….

Itu adalah hal terakhir yang diingat oleh Kegan Rodhe, untuk sekarang tubuhnya adalah milik Brand. Sebuah makhluk dari masa lalu, mungkin juga korban dari Rune Wars. Dikenal di zaman dahulu sebagai Burning Vengeance. Sebuah makhluk yang berisikan api kebencian yang hidup dengan satu tujuan yaitu membuat dunia hancur.

Tidak ada yang tahu jelas bagaimana Brand menemukan jalan ke Valoran, tetapi dia sudah memulainya.

Apa Itu the Burning Vengeance?


Brand-League-Of-Legends-Wallpaper-HD-1920x1080

Jadi sebenarnya Brand itu merupakan sosok jahat yang kini belum diketahui asal muasalnya dengan jelas. Tapi banyak orang yang meyakini bahwa Brand atau the Burning Vengeance merupakan perwujudan dari kekuatan Rune Wars, dia ini dulunya hanya berbentuk sebuah api abadi yang katanya berasal dari runtuhan kuno Shurima. Api tersebut tidak pernah pada – layaknya seperti mahluk hidup, dia juga bisa berbicara dan berjalan. Tapi sayang Brand ini membutuhkan sebuah tubuh manusia untuk bisa memaksimalkan kekuatannya.

Dan masyarakat Shurima juga bilang bahwa the Burning Vengeance berasal dari kekuatan Sun Disc tempat yang dijadikan sebagai ritual Ascension. Dan Brand juga pernah ada dalam pertempuran besar para dewa ketika Rune Wars terjadi – di saat ada perang besar antar dewa, Brand berkelana sampai ke Freljord dan dia berdiam diri di Lokfar, yang merupakan tempat terjadinya peperangan antar dewa utara.

Kegan_Rodhe
Kagen Rodhe

Banyak yang meyakini bahwa Brand dulunya memiliki tubuh yang utuh tapi akibat dampak dari perang tersebut, sebagian kekuatannya telah hilang. Tujuannya sekarang adalah untuk membalas dendam.

Sebenarnya masih menjadi misteri dia ingin membalas dendam kepada siapa? Tapi yang pasti cerita dari Brand ini berkaitan dengan Ryze, Anivia, Lissandra, Nasus, Renekton, Xerath. Ya karena champion-champion itu merupakan champion yang sudah hidup semenjak Rune Wars. Jadi cerita dari Brand ini sangat kuat sekali dengan tragedi pertempuran Rune Wars. Lalu di sini Brand menggunakan tubuh dari Kegan Rodhe yang merupakan salah satu bajak laut yang satu tempat dengan Olaf. Jadi Kagen Rodhe juga merupakan berserker dari Freljord.

So, memang dari dulunya Brand itu adalah sosok seperti iblis api atau mungkin dia juga bagian dari para mahluk Ascension tidak seperti manusia. Dia memiliki tubuh manusia seperti sekarang ini dikarenakan Brand telah merasuki tubuh Kagen Rodhe.

Yang menjadi pertanyaan besar saya sampai sekarang ini adalah, mengapa celana yang digunakan Brand tidak terbakar hangus? Lalu jika semua tubuh Brand adalah api, maka akan seperti apa ya jika dia kencing? Apakah kamu pernah membayangkannya?

Menjaga keseimbangan dunia dan berburu Rune.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments