Champion Support Terbaik Season 2017

Champion Support Terbaik Season 2017
janna_1

Beberapa champion di League of Legends lebih kuat daripada champion lainnya.

Untuk role support, ada 3 tipe utama dari banyaknya champion. Yang pertama ada healer + shielder, catcher, dan poker. Healer dan shielder sangat cocok untuk melawan poker karena mereka bisa memblock atau hanya memberi heal terhadap damage yang mengenai kawan. Lalu poker sangat cocok untuk melawan catcher, karena catcher tidak akan bisa mendekati poker yang memiliki damage sangat besar. Bila bisa pun, maka darah dari catcher ini akan menjadi sedikit.

Catcher ini sendiri sangat cocok untuk melawan healer dan shielder karena crowd control dan damage yang mereka beri ke dalam teamfight kadang membuat healer atau shielder susah untuk memberikan heal dan shieldnya. Dan karena kekuatan support yang berbentuk segitiga ini, terkadang sangat mudah untuk melakukan counterpick terhadap musuh. Namun bagaimana bila ada champion yang masuk ke dalam dua kategori tersebut?

Support yang seperti itu sangatlah berguna jika dipelajari. Contoh, Thresh yang bisa memberikan shield serta peel untuk memberikan counter terhadap poker, dan saat itu pula ia bisa menjadi catcher yang sangat hebat di dalam game. Dan juga, terkadang ada champion yang sangat kuat di satu kategori dan kekurangannya seperti tertutupi, seperti shielding dari Janna dan healing dari Soraka.

Oh ya, top tier champion support dibawah ini dapat dipengaruhi oleh beberapa hal. Terkadang meta sering berganti tanpa alasan yang jelas, dan tetapi biasanya ada balance yang akan didapat dari perubahan tersebut. Mungkin kalian kesusahan untuk mencari support yang sangat enak dan kuat untuk dipakai, dan dengan ini kami membuat list tier ini.

Berikut adalah tier champion support pada season 2017:

Tier Satu


Thresh_0

Champion yang ada di tier ini sangatlah kuat pada meta sekarang, dan kalian tidak akan membutuhkan banyak tenaga untuk menggunakan champion ini dan setidaknya akan mensupport ADC mu dengan sangat baik.

Thresh

Hooking dan Flaying tidak pernah terasa sangat enak. Thresh selalu memiliki spot di kanach kompetitif dengan ability-nya (Hook atau Flay) yang bisa membuat suatu game berubah. Mungkin yang awalnya kalah, menjadi menang karena catch yang dilakukan oleh Thresh. Meskipun ia agak sedikit sulit dimainkan, ia sangat berguna bagi tim. Dan baru-baru ini juga, ia menjadi monster di solo queue. Jadi, jangan pernah ragu untuk memainkan Thresh yap.

Janna

Ketiga sedang berbicara tentang proteksi, tidak ada support sebaik Janna. Shieldnya yang besar dengan cooldown yang sangat sedikit membuatnya bisa memperlama mati dari seorang kawan dan bahkan turret. Dengan menggabungkan shield-nya dengan item seperti Ardent Censer atau Redemption, Janna menjadi sangat berguna sekali. Meskipun ia bisa dicounter oleh Blitzcrank atau Thresh dengan hook mereka, ia akan mendominasi di lane saat mereka tidak memiliki hook. Trust me.

Blitzcrank

Meskipun Blitzcrank sangat tidak efektif untuk kancah kompetitif, ia masih masuk ke tier pertama. Alasan mengapa ia tidak efektif di kancah kompetitif adalah kebanyakan pemain profesional mengerti cara menghentikan Blitzcrank sebelum ia menangkap target, memberikan knock up, dan kembali menarik musuh tersebut saat kabur. Nah, itu kan di kancah kompetitif. Tetapi di solo queue? Ia bahkan bisa menjadi monster di solo queue. Sudah tidak dipertanyakan lagi sih tepatnya.

Sona

Sona masuk ke dalam tier pertama karena banyaknya hal yang bisa ia beri terhadap teman satu tim, dan partner di lane. Tidak seperti support lain, ia adalah healer, teamfighter, dan mage dengan damage yang sangat besar dengan package yang hampir overpowered. Potensi untuk teamfight-nya sangatlah tinggi dibandingkan dengan support lain di dalam game, dengan ultimatenya, ditambah dengan damage dan sustain saat di lane. Tetapi ia hanya punya satu kekurangan yang sangatlah buruk—ia sangat empuk dan gampang mati. Tetapi jika positioningnya benar, ia pasti akan berguna di dalam tim.

Tier Dua


Soraka

Untuk tier kedua, diisi oleh support yang sangat kuat tetapi membutuhkan usaha yang lebih untuk menggunakannya daripada tier yang pertama.

Soraka

Sama seperti Janna yang memiliki shielding terhebat dibandingkan support lain, Soraka memiliki healing yang lebih hebat daripada supoprt lain. Ia bahkan bisa mendapatkan keuntungan yang sama dari item yang sama juga dari Janna. Karena keduanya merupakan satu tipe. Tetapi Soraka dianggap sebagai support yang sangat tidak menyenangkan untuk dimainkan, karena tidak ada kit yang menyenangkan di Soraka sendiri. Menekan tombol heal berkali-kali dibandingkan peel atau membuat play sebenarnya agak membosankan, tetapi jangan ragukan tentang keefektifitasannya. Soraka seperitnya merupakan support yang paling mudah untuk dimainkan di list ini, dan nampaknya harus kalian pelajari atau mainkan. Terutama saat terkena autofill.

Nami

Nami, juga merupakan support yang memiliki 2 role. Dengan crowd control yang ada di kit-nya, ia merupakan catcher yang sangat hebat di dalam teamfight terutama. Dan healing yang ada di dalam dirinya juga sangat kuat. Meskipun tidak sebanyak heal dair Soraka. Saat laning, buff damage dari E nya sangat berguna bagi para ADC untuk trading.

Bard

Sejak chime dan meep dari Bard diubah pada patch 7.7, ia menjadi pick yang sangat hebat untuk support. Ia merupakan salah satu support yang paling susah di dalam game, dan mungkin para pemain yang tidak memiliki pengalaman memainkan Bard akan hanya merepotkan saja. Tetapi jika dimainkan dengan baik, ia adalah teror. Ia memiliki damage yang sangat besar dan akan mudah untuk menangkap musuh dengan Q yang tepat. Magical Journey-nya pun juga memberikan kekuatan untuk melakukan roaming ke seluruh map, lebih cepat daripada yang lain. Dan hal ini memudahkan tim untuk mendapatkan objektif.

Lulu

Lulu akan menjadi yang paling teratas dari tier pertama support, jika ia tidak di nerf  pada patch 7.10. Meskipun kekuatan shield dan health semuanya dikurangi, ia masih merupakan pick yang sangat hebat. Ia memiliki semuanya di dalam kit-nya. Slow, knockup, dan transformasi. Dan tentunya shield yang bisa menahan banyak damage yang datang meskipun terkena nerf. Well, ia sangat berguna.

Tier Tiga


Morgana

Tier ini sangat mengasyikkan, karena champion pada tier ini tidak cukup kuat di meta sekarang, tetapi jika kalian paham dan bisa mempelajari untuk memainkannya dengan baik, maka kalian bisa memenangkan banyak game. Memainkan champion yang ada di list ini membutuhkan tenaga dan usaha yang lebih daripada biasanya.

Morgana

Tidak seperti counter dari Morgana (Blitzcrank dan Thresh), Morgana bisa memberikan damage yang sangatlah besar. Ia juga memiliki snare yang tahan sangat lama sekali, memberikan timnya untuk menghajar musuh. Terutama saat laning phase. Ultimate-nya juga membuat dirinya sangat berguna di teamfight, dan bisa-bisa memberikan stun kepada 5 pemain langsung. Oh iya, jangan lupa bahwa Morgana juga memiliki shield yang bisa memberikan immunity.

Karma

Sebelum Lulu terkena nerf, Lulu selalu terkena ban. Dan saat itu juga, Karma yang memiliki shield serta damage yang besar sama seperti Lulu mulai lebih sering dimainkan. Dan setelah itu juga, Karma menjadi sangat kuat, juga. Perbedaan yang mencolok dari Karma dan Lulu adalah bahwa Karma memiliki kit yang tidak sebanyak Lulu, tetapi memiliki damage yang lebih besar daripada Lulu. Jadi jika kalian bingung karena tim kalian banyak berisi champion AD, maka Karma sangat cocok untuk kalian mainkan.

Braum

Sebagai warden tank, Braum harus berada di depan kawannya dan mendapatkan damage yang besar, dan disaat itu juga ia harus melakukan peel terhadap ADC. Passive-nya bisa memberi timnya crowd control, dan kekuatannya untuk melakukan dive ke teman membuatnya menjadi sangat berguna untuk para hypercarry. Tetapi, ia juga memiliki kelemahan. Saat ia harus melawan Karma, Zyra, Sona, Nami, atau support dengan damage yang sangat besar, ia pasti kalah telak. Ia harus menjadi super tanky untuk melindungi kawan-kawannya, dan pada early game, ia pasti kalah sangat telak karena ia tidak terlalu tanky. Well, inilah kelemahannya. Ia harus scaling sampai mid atau late game agar bisa enak untuk digunakan.


Yup, itulah peringkat champion support pada season 2017 ini. Semoga bermanfaat!

Aldilla Adam

Rap and League of Legends seems to be a nice combination, right?

Facebook Twitter 

Leave a Reply