Champion yang Sering Dimainkan Pemain Tier Tinggi – Support

Champion yang Sering Dimainkan Pemain Tier Tinggi - Support
Blitzcrank

Support, bertempat di botlane dan bertugas mendampingi sang AD Carry. Mereka memiliki tugas utama, melindungi ADC, mengharras lawan serta melakukan warding untuk mengantisipasi gank dari jungler lawan ataupun menerangi jalan ketika jungler kawan akan melakukan gank.

Lalu siapa sajakah champion support yang sering dimainkan pemain Tier Tinggi?


Thresh, The Chain Warden

Thresh menempati peringkat teratas dengan play rate sebesar 28.14%.

thresh

Thresh, sang hantu pemburu jiwa dari Shadow Isles ini sempat mendapat julukan sebagai Champion Support Terbaik. Kenapa?

Skill hook-nya adalah hook terbaik, dilengkapi stun satu setengah detik, dapat menarik diri sendiri ke arah lawan yang memudahkan untuk zoning. Dah gitu, E miliknya bisa digunakan untuk membatalkan beberapa ability jika penggunaannya tepat waktu, bisa juga untuk mendekatkan atau menjauhkan lawan serta slow yang juga berguna.

Belum lagi W yang sangat sangat berguna karena bisa menyelamatkan kawan dari berbagai macam serangan (kecuali cc). Demikian pula dengan ultimatenya, semacam kurungan yang tidak memperbolehkan siapapun keluar dari area. Karena jika sekali saja berani mencoba melewatinya, musuh akan terkena slow sebesar 90 persen.

Sayangnya, memainkan Thresh tidak semudah yang kalian bayangkan. Hitbox serta animasi dari Q terbilang kecil dan pelan ditambah lagi Thresh harus mengambil ancang-ancang sebelum melemparkan Schyte miliknya. Jadi diperlukan latihan skillshoot yang baik.

Skill E memiliki jarak yang sangat pendek, dan armor Thresh tidak bertambah seiring level, namun dapat diatasi dengan mengambil soul dari lawan sekitar yang mati baik champion maupun minion. Dan tentu saja mengambilnya tidak mudah, karena bisa saja kalian terkena poke dari lawan ketika ingin mengambilnya. Walaupun bukan tergolong champion tanky, namun Thresh memiliki pertahanan yang cukup baik.


Janna, The Storm’s Fury

Janna, menempati peringkat ke dua dengan playrate sebesar 14.72%.

janna

Champion dengan movement speed yang besar, mampu memberi shield ke turret, serta heal area yang sangat berguna, dialah Janna.

Pasifnya memberikan movement speed ke semua kawan di sekitar ketika saling bergerak satu sama lain. Tornado yang dihasilkan dari skill Q miliknya memberikan efek airbone kepada setiap lawan yang berada di jalurnya. Skill ini bisa digunakan sebagai combo dengan champion lain seperti Yasuo, Malphite, Miss Fortune dan sebagainya.

W pun tak kalah hebat, karena skill ini dapat memberikan efek slow yang bisa digunakan untuk chasing maupun re engage. Dan, E memberikan shield baik di turret maupun champion kawan, sangat berguna untuk membalikkan keadaan serta untuk menyelamatkan kawan. Terakhir, ultimatenya, Monsoon, memberikan efek heal overtime serta melemparkan champion lawan menjauh.

Kelihatan mudah, namun nyatanya Janna adalah salah satu champion dengan mekanika permainan tersulit. Mengapa? Karena di early dia lembek seperti kertas, dan skill Q berupa skillshoot plus harus dicast dua kali. Belum lagi animasi skill ini sangat lamban sehingga sangat mudah untuk dihindari oleh musuh. Kekurangan terbesar terletak pada skill ultimatenya karena memiliki cooldown yang cukup lama dan termasuk ability channeling–sangat mudah untuk dibatalkan.


Morgana, Fallen Angel

Morgana menempati peringkat ke tiga dengan play rate sebesar 11.99%.

morgana

Sempat tenar di midlane namun kemudian menjadi tenar di support karena CC yang terbilang cukup gila. Yep dialah Morgana.

Skill Q miliknya memberikan efek root yang cukup lama, berguna sekali untuk harras, chasing maupun escape. Sementara skill W memberikan efek damage overtime, sinkron dengan item seperti Rylai’s Scepter. Skill E Morgana memberikan shield dan spell imune, skill ini sangat sangat berguna untuk menghindari efek hard cc dari lawan.

Kekuatan terbesar Morgana terletak pada ultimatenya, Soul Shackles, yang bisa memberikan efek stun ke semua champion lawan. Skill ini bisa dipakai untuk melakukan inisiasi maupun solo kill.

Menariknya, Morgana termasuk champion yang cukup mudah dimainkan. Kamu cuma harus pandai-pandai skillshoot saja, karena animasinya terbilang pelan, tapi tetap diperlukan latihan untuk bener-bener bisa menguasainya.


Blitzcrank, The Great Steam Golem

Blitzcrank menempati urutan ke empat dengan playrate sebesar 11.87%.

bc

Blitzcrank, support yang bisa dibilang mudah, namun sangat berguna untuk mendominasi lane. Skill Q miliknya dapat menarik lawan langsung ke depan Blitzcrank. Skill ini cukup efektif karena animasinya terbilang cepat dan cooldown yang cukup singkat. Apabila digunakan dengan tepat, skill narik ini bisa kamu gunakan untuk membully musuh.

Sedangkan skill W memberikan Blitzcrank tambahan movement speed sementara. Ini bisa digunakan untuk escape maupun chasing. Dan skill E miliknya memberikan efek airbone, juga bisa digunakan untuk finishing dan combo dengan skill Q.

Ultimatenya, Static Field, memberikan efek silence serta damage yang cukup besar plus cooldown yang cukup singkat. Bayangkan Blitzcrank dengan pengurangan cooldown sebesar 45 persen, dijamin lawan di botlane tidak akan bisa farming tenang.

Mungkin dari semua champion di sini, menurut saya Blitzcrank adalah yang paling mudah untuk dimainkan. Pemain hanya perlu latihan untuk memantapkan skillshot saja.


Nami, The Tidecaller

Di urutan terakhir ada Nami, dengan playrate sebesar 11.05%.

Screen Shot 2017-01-12 at 10.35.32 AM

Champion yang satu ini memiliki banyak kegunaan ketika dimainkan dengan benar.

Burst movement dari pasifnya ketika ability Nami mengenai champion kawan. Stun dari skill Q, harras serta heal dari skill W, bonus damage serta slow dari E. Plus, ultimatenya mengeluarkan semacam tsunami dan memberikan efek slow, memberikan bonus movement ketika terkena champion kawan serta magic damage ke semua lawan yang berada di jalurnya.

Terdengar cukup menjanjikan, namun kalian harus pintar memprediksi langkah lawan, karena skill Q Nami memiliki hitbox yang cukup kecil. W memang bagus untuk harras maupun heal, namun juga harus pandai memperhatikan penggunaan mana. Kalian harus memperhitungkan dengan tepat kapan harus mengeluarkan ultimate, baik untuk engage, re-engage, chasing, bahkan inisiator.


Jangan lupa untuk baca juga :

Champion Yang Sering Dimainkan Pemain Tier Tinggi – Midlaner

Champion Yang Sering Dimainkan Pemain Tier Tinggi – Toplaner

Champion Yang Sering Dimainkan Pemain Tier Tinggi – Jungler

Champion Yang Sering Dimainkan Pemain Tier Tinggi – ADC

 

 

 

Stars Can't Shine Without Darkness

Facebook Google+ 

Leave a Reply


comments