Dari Manakah Yi Bisa Mendapatkan Gelar “Master”?

Dari Manakah Yi Bisa Mendapatkan Gelar "Master"?

Master Yi adalah salah satu pejuang Ionia yang pernah bertempur habis-habisan untuk membela dan menjaga tanah kelahirannya pada perang berdarah saat Noxus mencoba melakukan penyerbuan besar-besaran beberapa tahun yang lalu.

Meski untuk saat ini masyarakat Ionia sendiri berhasil mengusir Noxus, akibat invasi tersebut, wilayah Ionia yang tadinya begitu indah dan damai kini dengan sekejap telah berubah menjadi lautan darah yang dipenuhi oleh gas beracun chemtech yang mematikan.

Banyak sekali korban berjatuhan, mulai dari anak-anak kecil yang tak bersalah hingga orang-orang berusia paruh baya pun harus meregang nyawa saat invasi mengerikan tersebut. Tidak hanya korban jiwa, peperang tersebut juga telah meninggalkan trauma dan luka mendalam bagi masyarakat Ionia, termasuk pada diri Yi.

vlcsnap-2018-04-05-19h06m27s156

Berbicara tentang Master Yi dan invasi Noxus, tahukah kamu kalau ternyata gelar “Master” yang berada di depan nama Yi juga didapatkan dari peristiwa penyerbuan Noxus tersebut? Bagaimana ceritanya Yi bisa mendapatkan gelar tersebut? Apakah ini karena perjuangan yang ia lakukan dan sebenarnya apa arti dari kata Master itu sendiri?

Dari Lore barunya yang telah Riot update beberapa hari yang lalu, akhirnya kita bisa mengetahui semua jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Master_Yi_OriginalSkin_Ch
Source image: Gamer.hu

Di sebuah pegunungan di provinsi pusat Ionia, Bahrl, terdapat sebuah desa yang tersembunyi oleh keindahan dari alamnya. desa tersebut dikenal sebagai desa Wuju. Yi kecil tumbuh dewasa mempelajari jalan sebagai pendekar pedang, mengejar mimpi yang kemudian berubah menjadi tragedi.

Seperti anak-anak kebanyakan, ia mengagumi mereka yang mengenakan jubah sutra dan membawa pedang dengan puisi di namanya. Mereka ini lah yang disebut sebagai Master pendekar Wuju. Kedua orang tuanya adalah ahli dalam pembuatan pedang. Yi menunjukkan kesan kuat pada pejuang lokal yang sering datang ke bengkel pembuatan pedang mereka.

Ia menghabiskan waktu paginya di taman, berlatih dengan ibunya, dan malamnya dipenuhi dengan mengutip puisi indah untuk ayahnya ditemani cahaya lilin. Ketika tiba waktunya Yi untuk belajar di bawah guru Wuju, kedua orang tuanya sangat bangga.

Untitled
Letak desa Wuju

Membawa bakat dan kedisiplinannya pada latihannya, ia melampaui semua ekspektasi. Tak lama, seluruh desa mengenalnya sebagai “Young Master” Yi. Akan tetapi, murid yang rendah hati itu penasaran dengan seluruh Ionia. Dari puncak pagoda tertinggi, ia melihat kota jauh yang tak pernah disebutkan oleh siapa pun, tapi ketika ia hendak berkelana turun gunung dengan pedang di tangannya, gurunya tersebut melarangnya.

Wuju sendiri dibuat untuk mereka yang meyakini keahlian pedangnya terlalu penting untuk dibagikan, terlalu suci untuk menumpahkan darah. Selama ratusan tahun, keahlian itu berkembang dengan isolasi, tanpa diketahui kekuatan sejatinya oleh orang luar.

Semua itu berubah saat Yi melihat asap tebal yang mengepul dari kota yang jauh. Pasukan Noxus telah menginvasi pantai, menguasai pemukiman dengan gelombang yang memerahkan lautan. Memilih masyarakat Ionia daripada tradisi kosong Wuju, Yi turun untuk membantu mempertahankan The First Lands. Dengan sekejap, ia menyapu garis depan, mengalahkan para musuh dengan permainan pedang yang begitu cepat dan tak pernah dilihat orang luar sebelumnya.

i
The First Lands

Kisah pertempuran seorang diri itu pun menyebar seperti kabut pegunungan. Terinspirasi keberaniannya, bahkan muridnya sendiri bergabung dalam perang, dan bersama-sama mereka berjalan menuju Navori tempat di mana perang yang lebih besar sedang berkecamuk.

Singkat cerita, komandan Noxus memandang Wuju sebagai ancaman yang tak bisa diabaikan. Mereka mengintai tempat asal pada pejuang hebat itu, dan menyerang rumah mereka tanpa ampun. Dalam satu malam, seluruh desa Wuju hancur, seluruh masyarakat dan kebudayaannya hancur dengan api kimia chemtech yang tak bisa ditahan dengan baja apa pun.

Setelah perang berakhir, Yi kembali ke desanya sebagai satu-satunya murid yang selamat, dan hanya menemukan kehancuran. Sihir wilayah itu telah dinodai, dan semua orang yang dikenal dan disayanginya telah tiada. Jiwanya telah terbunuh, bukan tubuhnya. Yi menjadi korban terakhir serangan itu. Dengan tidak adanya praktisi Wuju yang tersisa, ia menyadari gelar Master yang dimilikinya adalah miliknya seorang, karena ialah satu-satunya pejuang Wuju yang masih tersisa.

Dipicu oleh rasa duka, ia memilih hidup dalam pengasingan, berlatih tanpa mengenal lelah untuk mengubur rasa bersalahnya akibat berhasil selamat, tapi kebijakan guru-guru yang telah tiada tampaknya telah memudar dengan berjalannya waktu. Ia mulai meragukan apakah seorang pria mampu melindungi seluruh kebudayaannya, hingga ia menemukan seorang individu yang unik.

Seorang Vastaya menarik yang menyerupai monyet menantangnya bertarung. Dengan keengganan, Master Yi mengiyakan permintaan makhluk itu. Ia pun berhasil mengalahkannya dengan mudah. Tapi Vastaya itu menolak untuk menyerah, ia kembali hari demi hari dengan trik cerdas yang terus meningkat yang memaksa Yi untuk bereaksi. Untuk pertama kalinya selama bertahun-tahun, Yi merasakan semangat Wuju (The Spirit of Wuju) sekali lagi.

wukong-master-yi

Mereka berdua bertarung selama berminggu-minggu, hingga orang asing yang babak belur itu akhirnya menyerah dan memperkenalkan dirinya sebagai Kong, dari suku Shimon. Ia memohon untuk belajar dari Yi, ia melihat di balik tekadnya yang ceroboh ia adalah petarung yang tangguh dan dapat menjadi murid baru. Melalui pengajaran, Yi menemukan tujuan hidupnya yang baru setelah sekian lama terpendam. Ia akan melanjutkan ajaran Wuju dan memberikan muridnya tongkat sihir sebagai tanda sumpahnya. Mulai hari itu, Kong dikenal sebagai Wukong.

Bersama-sama, mereka kini berkelana di First Lands, saat Yi ingin terus menghormati kampung halamannya yang telah hilang, barulah ia mampu mengemban gelar “Master” di dalam namanya, dan dari situ juga dia akhirnya dikenal sebagai Master Yi.

Pecinta dunia figure yang hanya sebatas menikmati tanpa bisa membeli.

 

Leave a Reply