Founder sekaligus CEO JD Gaming Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual

Founder sekaligus CEO JD Gaming Ditangkap atas Dugaan Pelecehan Seksual
JDGamingLogo

Kabar tak mengenakkan datang dari Tiongkok. Pendiri sebuah situs e-commerce yang berbasis di Beijing, JD.com, yang juga pemilik tim League of Legends bernama JD Gaming, Richard Liu, ditangkap polisi di Minneapolis, Minesota, Amerika Serikat atas dugaan pelecehan seksual.

Pria yang juga dikenal dengan nama Liu Qiangdong itu sempat ditahan oleh pihak kepolisian. Setelah satu hari mendekam di balik jeruji besi, Liu akhirnya dibebaskan, meskipun tuntutan pidana masih ditunda.

Liu diduga melakukan tindakan pelecehan seksual, namun hingga saat ini masih belum diketahui rincian dari kasus tersebut. Kasus yang menimpa pria berusia 44 tahun tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak kepolisian setempat.


Dilansir dari dotesport, pihak JD.com ternyata telah membuat pernyataan yang disampaikan melalui situs web media sosial, Weibo. Pernyataan tersebut menjelaskan bahwa tuduhan terhadap Liu merupakan tindakan yang keliru.

Mereka mengatakan perjalanan Liu ke Amerika Serikat hanya bertujuan untuk bisnis. Pihak JD.com juga mengatakan akan mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadap pihak pelapor apabila mereka terbukti membuat laporan atau rumor palsu.

Pihak JD.com juga menegaskan bahwa kini Liu sudah pulang ke Tiongkok dan “telah dibebaskan tanpa tuduhan”.

JD Gaming

JD Gaming sendiri merupakan tim League of Legends asal China yang bergabung dengan LPL pada Mei 2017 silam. JD Gaming saat ini menempati peringkat tiga klasemen LPL Region Timur tepat dibawah Royal Never Give Up (2) dan Invictus Gaming (1).

Arata

A boy who shattered destiny... "私はこの街から離れ、あなたと共に新しい人生を生きたい"

Facebook  

Leave a Reply