Gameplay Designer Riot: Kami Sempat Membayangkan Permainan Tanpa Spell Teleport

Gameplay Designer Riot: Kami Sempat Membayangkan Permainan Tanpa Spell Teleport
Shen

Teleport merupakan salah satu Spell yang sangat populer di League of Legends. Meski kini Teleport menjadi Summoner Spell dengan waktu Cooldown paling lama, 360 detik, para pemain tetap terus menggunakannya.

Selain untuk mempercepat seseorang kembali ke Lane usai “mampir” ke Base, Teleport memiliki berbagai kegunaan lain seperti melakukan Split Push, Backdoor dan Gank.

Pada Ask Riot yang terbaru, ada salah satu pembahasan mengenai Summoner Spell tersebut. Merespon pertanyaan mengenai pendapat mereka terhadap ide penghapusan Teleport, Gameplay Designer Riot Games mengaku sempat membayangkan bagaimana dunia League of Legends tanpa Spell itu.

AskRiotEraseTeleport AskRiotEraseTeleport2

“Kami sempat membayangkan seperti apa dunia tanpa adanya Teleport. Setelah dibahas cukup lama, kami memutuskan bahwa menghapus Teleport merupakan sebuah hal yang tidak bijak,” ujar Riot Repertoir.

“Teleport menjadi salah satu alasan lahirnya berbagai strategi dalam permainan. Kalaupun ada rencana perubahan, mungkin hanya untuk urusan “rumah” dari Teleport. Mungkin kemampuan Teleport bisa kita ubah menjadi efek dari sebuah Item atau kemampuan yang bisa kalian dapat dari sebuah hal yang muncul di Base setiap jangka waktu tertentu,” lanjutnya.

Pernyataan pria bernama David Capurro tersebut ada benarnya. Memang mengesalkan melihat Teleport berkali-kali mendapat Nerf, namun peran Summoner Spell tersebut dalam perkembangan League of Legends tidak bisa kita lupakan begitu saja.

Bagaimana pendapat kalian? Apakah kalian setuju Spell Teleport dihapus dan digantikan dengan efek dari sebuah Item?

Dery Adhitya

If you're good at something, never do it for free

Leave a Reply