Ini Alasan Champion di League of Legends Itu Tidak Gratis

Ini Alasan Champion di League of Legends Itu Tidak Gratis
bard

Bagi para pemain baru, terutama kalian yang merupakan pindahan dari game lain seperti Dota 2, tentu semua dari kalian menyadari terdapat satu perbedaan mencolok antara game tersebut dengan League of Legends.

Di Dota 2, semua karakternya, disebut sebagai Hero, dapat kamu mainkan secara gratis tanpa harus membelinya terlebih dahulu seperti di League of Legends. Ini bukan karena Riot selaku pengembang ingin menahan agar kalian tidak dapat memainkan champion lain, ataupun ingin mencari keuntungan secara finansial. Bukan.

Perlu kalian ketahui, Riot mempunyai alasannya tersendiri mengapa mereka mengharuskan para pemainnya untuk membeli champion yang ingin dimainkan. Alasan tersebut pernah diberitahukan oleh mereka jauh hari sebelum League of Legends resmi masuk ke Indonesia, tepatnya pada tahun 2012 lalu, lewat sebuah proses wawancara yang dilakukan oleh PC GAMER.

Alasannya adalah, karena desain dari game League of Legends sendiri tidak mengwajibkan setiap pemain harus memiliki semua champion untuk dapat menikmati permainan secara utuh. Atau gampangnya, kamu tetap dapat menang meskipun kamu hanya memiliki segelintir champion saja.

Di wawancara itu, Riot juga membahas tentang mekanika permainan League of Legends yang tidak mengusung pick dan counter layaknya di game-game MOBA lain seperti Dota 2. Menurut mereka, sistem tersebut tidak efektif, dimana permainan dapat berubah secara keseluruhan apabila salah satu tim tidak dapat menemukan pilihan counter yang tepat. Secara teknis, permainan di League of Legends tidak berjalan seperti itu, dan atas dasar hal ini pemain gak perlu punya banyak champion agar bisa bermain dan menang.

Namun, bukan berarti gaya permainan League of Legends bakal kayak gitu-gitu saja sepanjang waktu. Tenang, karena Riot secara berkala terus melakukan penyeimbangan untuk membuat game ini selalu seru dimainkan. Seiring waktu bisa saja ada champion yang mendapatkan buff dan popularitasnya langsung melejit tinggi. Sebaliknya, nerf akan dilakukan untuk salah satu champion apabila dinilai terlalu kuat. Dan ini bakal terus dilakukan selama League of Legends itu masih dimainkan.

Lalu, apabila kamu bertanya mengapa champion di League of Legends itu harganya beda-beda. Maka jawabannya adalah, karena setiap champion di game ini diciptakan berbeda-beda, baik itu dari keunikannya, kemampuannya, dan juga kekurangannya masing-masing. Champion yang khusus didesain untuk pemula biasanya dibandrol dengan harga lebih murah, hal ini dilakukan agar mereka dapat langsung bermain tanpa harus susah-susah mengumpulkan poin terlebih dahulu.

Btw, saya mendapatkan informasi ini dari teman kita, Atelier Sona.

 

 

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments