League of Legends Berhasil Persatukan Hubungan Ayah-Anak Ini

League of Legends Berhasil Persatukan Hubungan Ayah-Anak Ini
happy_father_singed_by_vegacolors-d7vtr80
Happy Father Singed fanart by VegaColors

Komunitas League of Legends termasuk salah satu yang terbesar dan mendunia. Banyak cerita-cerita unik pun lahir dari League of Legends. Ada seseorang yang menemukan belahan jiwanya, ada cerita dua sahabat yang bertemu karena League of Legends, dan masih banyak lagi.

Baru-baru ini, ada seorang Redditor yang membagikan ceritanya di Reddit. Ia menceritakan pengalamannya bagaimana League of Legends membantunya untuk memperbaiki hubungannya dengan putranya.

Ia bercerita, pada awalnya putranya mengenalkan pada dirinya League of Legends saat putranya berumur 15 tahun. Saat itu, League of Legends memasuki musim keduanya yang berarti putranya mengenalkan League of Legends kepadanya pada tahun 2012. Putranya sangat ingin Ia mencoba bermain League of Legends, tapi karena Ia merasa kurang hebat dalam bermain permainan yang kompetitif seperti League of Legends. Ia hanya bermain untuk bersenang-senang saja.

Lama kelamaan, Ia menyukainya dan sering memainkan League of Legends, meskipun Ia tahu permainannya kurang bagus. Ia sempat mencoba bermain bersama putranya, tapi karena perbedaan skill level yang tinggi membuat mereka jarang bermain bersama.

Sayangnya, kehidupan putranya tidak berjalan dengan baik karena Ia terlibat narkoba. Keadaan pun makin sulit karena saat menginjak umur 18 tahun, Ia didiagnosa menderita Schizoprenia. Keadaan ini tidak hanya membuat relasinya dengan putranya memburuk, tapi juga untuk seisi rumah.

Di sinilah peran League of Legends muncul. Ia mencoba untuk tetap berkomunikasi dengan putranya lewat League of Legends. Meskipun tidak bermain bersama, namun mereka masih bisa tetap saling berbicara satu sama lain. Hal ini tentu saja penting buat sang ayah untuk tetap menjaga komunikasinya dengan putranya untuk memperbaiki relasi mereka.

Putranya akhirnya memulai penyembuhan dengan berobat ke Rumah Sakit dan masuk ke Rehabilitasi. Saat itulah, jika mereka kehabisan bahan pembicaraan, setidaknya mereka bisa membahas League of Legends, entah itu saat sedang bermain atau membahas kompetisi LCS.

Sekarang ini, putranya sudah keluar dari Rehabilitasi dan tinggal di apartemen barunya. Putranya juga pulang ke rumahnya saat perayaan Malam Tahun Baru dan membawa laptopnya supaya bisa bermain bersamanya. Memang kondisi putranya masih belum sepenuhnya fit dan mereka harus berhenti setelah memainkan beberapa game karena gejala penyakitnya mulai kambuh, tapi Ia tetap senang bisa bermain kembali bersama putranya setelah beberapa tahun terpisah.

Cerita ini berhasil mengundang perhatian dan menyentuh banyak orang. Bahkan salah satu pegawai Riot yang sering berkeliaran di Reddit yakni Riot Cactopus pun langsung menawarkan diri jika mereka ingin bermain bersama pegawai Riot yang suka bermain Garen Jungle. Cactopus juga memberikan nama gamenya supaya bisa ditambahkan oleh sang ayah jika ingin bermain bersama.

garen jungle

Sang ayah juga menyambut baik ajakan Cactopus.

cactopus

League of Legends sekarang ini bukan hanya sekedar permainan. Dari cerita ini terbukti bahwa League of Legends adalah pemersatu yang berhasil mempersatukan relasi ayah dan anak yang sempat memburuk. Bukti bahwa League of Legends berhasil mempersatukan orang-orang yang terpisah dan mempererat hubungan mereka.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply