Masalah PAX West 2018 Berujung pada Dipecatnya Karyawan Senior Riot Games

Masalah PAX West 2018 Berujung pada Dipecatnya Karyawan Senior Riot Games
PAX_West_logo

PAX West 2018 merupakan acara di mana Riot Games berusaha mengembalikan citra baik perusahaan mereka setelah tertimpa masalah seksisme. Untuk menunjukkan bahwa mereka peduli, Riot Games membuat sebuah acara khusus untuk perempuan dan nonbiner.

Acara yang diadakan khusus untuk perempuan dan nonbiner tersebut dinilai banyak orang seksis terhadap kaum laki-laki. Niat Riot untuk memfasilitasi perempuan dan nonbiner yang tertarik untuk terjun ke industri game profesional dilihat dari sudut pandang yang berbeda oleh banyak orang.

Banyak yang berpendapat bahwa mayoritas pemain League dan aktif memberi kritik adalah laki-laki dan mereka merasa kecewa karena tidak mendapat kesempatan untuk bertemu langsung dengan para produser Sekedar info, laki-laki diperbolehkan masuk ke ruang 613 mulai jam 3 sore.

Masalah ini sampai ke telinga DanielZKlein, System Designer di Riot Games dan menanggapi masalah ini dengan tweet yang cukup serius bahkan hingga menyebut anggota komunitas yang protes dengan panggilan “manbabies’.

Selain itu, dia juga sempat menyebutkan kata-kata tidak pantas saat meberikan tanggapan kepada beberapa orang di Twitter.

Sekitar tujuh hari setelah kicauan tersebut viral, Daniel Z. Klein dikabarkan telah keluar dari Riot Games. Dilansir dari Kotaku, DanielZKlein bukan satu-satunya sesepuh yang dikeluarkan karena masalah ini, seorang Rioter dengan nama Mattias Lehman juga dipecat karena masalah serupa.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, DanielZKlein dikeluarkan karena telah menyalahi peraturan mengenai sosial media. Kasus serupa juga bisa kita temukan pada masa Riot Sanjuro yang mencemooh Tyler1 bahkan secara publik mengatakan bahwa ia ingin Tyler1 mati saja.

Hati-hati dalam menggunakan media sosial ya, guys!

Suluh Widyotomo

how to enjoy League: Step 1: type /mute all in chat Step 2: thank me later

Facebook Twitter 

Leave a Reply