Mengapa Istri Lucian Berada di Dalam Lentera Thresh?

Mengapa Istri Lucian Berada di Dalam Lentera Thresh?
V1tihwb

Pernahkah kamu memperhatikan quotes dari Lucian saat bertemu dengan Thresh?

Lucian: “You took the better half of me, Thresh. What you left is a dangerous enemy.”

Thresh: “What is one life among billions?” “Join her in oblivion.”

Sangat terlihat jelas kalau mereka berdua seperti memiliki dendam satu sama lain, terutama Lucian kepada Thresh. Yeps, itu semua tidak lain dan tidak bukan; karena Thresh pernah menangkap dan mengurung kekasih dari Lucian. Mungkin sebagian dari kalian sudah mengetahui tentang cerita ini, tapi mungkin pasti ada dari beberapa yang belum mengetahui bahwa istri dari Lucian terkurung dalam lentera Thresh selama ini.

12905259_1686294364970813_1710765_n

Lucian dan istrinya bisa dikatakan sebagai pemburu para iblis, setan, dan roh jahat yang mengotori Runeterra. Selama ini mereka berdua selalu melaksanakan tugasnya dengan sangat baik, tapi semuanya berubah ketika mereka di tugaskan untuk pergi ke Shadow Isles, tempatnya para iblis dan roh yang bergentayangan. Lalu mengapa istri Lucian bisa tertangkap dan di kurung dalam lentera Thresh?

Mari kita cari tahu kebenarannya.

Lucian memiliki senjata peninggalan yang dikaruniai dengan kekuatan kuno dan berlaku sebagai pelindung yang berani melawan mayat hidup. Keyakinannya tak tergoyahkan, bahkan ketika dihadapkan dengan kengerian, semua dihancurkannya dengan api murni yang digunakan olehnya. Lucian berjuang sendirian dalam misi yang sulit: untuk membersihkan roh mereka yang terjerat dalam mayat hidup, dengan cinta dan kekasih abadinya berada di antara mereka.

e78d1d92f648339bc939a541a10b9fb7113301a2_hq

Lore Lucian dan Senna


lg

Seperti senjata peninggalan kembar yang mereka pegang, senjata Lucian dan istrinya Senna diukir dari batu yang sama. Bersama-sama mereka memerangi kejahatan di Runeterra selama bertahun-tahun, membawa cahaya terang untuk menyinari kegelapan dan membersihkan yang diambil oleh para corup. Mereka adalah beacon kebenaran: dedikasi Senna untuk tujuan mereka berdua tidak pernah goyah, sementara kebaikan dan kehangatan Lucian menyentuh hati banyak kehidupan yang mereka selamatkan. Dua bagian dari satu keseluruhan, mereka dikhususkan dan tidak terpisahkan.

Meskipun Lucian dan Senna menyaksikan teror yang akan menghancurkan sebagian besar para pejuang, termasuk mereka sendiri. Tidak ada yang mereka lihat dibandingkan dengan kengerian yang dilakukan oleh Shadow Isles. Ketika penghuni spektrum tempat terkutuk itu mulai terwujud dan merajalela di Runeterra, Lucian dan Senna akhirnya memburu mereka dari mana pun mereka muncul.

Ini adalah pekerjaan yang suram, namun pasangan yang tak kenal takut itu menang dengan hampir membunuh dan mengembalikan serta menyempurnakan semua roh. Tapi kemenangan itu tidak berujung lama; sampai satu pertemuan tragis dengan semua roh yang sedang ditangkap oleh Thresh.

thresh-wallpaper-7

Lucian dan Senna telah menghadapi mayat hidup yang mengerikan itu sebelumnya, tapi tidak pernah menemukan yang licik dan kejam seperti Thresh. Saat pertempuran mengerikan terjadi, Thresh muncul dengan cara tak terduga. Hal yang paling ditakutkan Lucian, makhluk itu bisa mengelabui menipu Senna dan mengikat rohnya, lalu menjebaknya di dalam penjara ghaib Dark Passage

Tidak ada yang bisa membawanya kembali. Senna hilang, dan untuk pertama kalinya, Lucian menghadapi misinya sendiri.

SGL

Meskipun Thresh telah mengambil setengah dari hati Lucian, tapi harusnya Thresh tau bahwa dia juga telah menciptakan musuh paling berbahaya untuk Shadow Isles. Lucian menjadi orang yang memiliki keteguhan hati, seseorang yang tidak mau menghentikan apa pun untuk membersihkan mayat hidup, iblis, roh jahat dari wajah Runeterra. Untuk menghormati ingatan Senna, dia mengambil senjata yang jatuh dan bersumpah untuk terus menjalankan misi mereka sampai akhir.

Sekarang Lucian memegang kedua senjata relik, Lucian berjuang untuk membunuh mayat hidup dan membersihkan jiwa-jiwa dari Shadow Isles. Dia tahu bahwa jiwa Senna telah hilang, tapi cinta dan kasih sayangnya masih tetap ada bersama Lucian dengan kedua senjata kembar relik yang menjadi simbolnya. Dia tidak pernah kehilangan harapan karena suatu hari nanti dia akan membawa kedamaian untuk Senna.

Senna

“Dia adalah segalanya bagiku … tapi mereka membawanya. Dan bersamanya, mereka mengambil kebaikan dan rahmatku. Itulah kesalahan mereka. Karena sekarang, yang tertinggal hanyalah jantung yang dingin. Mereka berkembang dengan keraguan, mereka berpesta dengan rasa takut. Kekejian buruk ini menghancurkan dunia ini, dan setiap akhir dari semuanya akan binasa. Dengan tanganku.”

1777fc3bd142d1e0041a44ef6fe07298

When you win, say nothing. When you lose, say less!

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments