Mengapa Lee Sin Menggunakan Energy Seperti Champion Ninja?

Mengapa Lee Sin Menggunakan Energy Seperti Champion Ninja?
-It's over Shen! I have the highground!-
Art by: NGAN PHAM

Umumnya sebagian besar chamipion memiliki Mana di Secondary Bar mereka, sebagai sumber daya yang digunakan untuk bisa mengaktifkan setiap ability. Namun ada beberapa champion yang tidak menggunakan Mana di Secondary Bar mereka yang biasa disebut Manaless.

Ada banyak sekali jenis-jenis Manaless yang terdapat pada champion di League of Legends seperti Energy, Fury, Heat, Ferocity, dan Resourceless. Berbicara tentang Manaless, pernahkah kamu tersadar bahwa ada beberapa champion yang cukup unik yang masuk dalam kategori Manaless? Salah satunya adalah champion yang menggunakan Energy sebagai sumber dayanya. Yeps, karena sebagian besar dari mereka merupakan champion dengan karakter Ninja.

Sangat mengherankan bukan, kenapa semua champion Ninja itu menggunakan energi sebagai sumber dayanya dan kenapa hanya Lee Sin yang bukan champion Ninja tapi tetap menggunakan energi? Riot menciptakan ini semua bukan tanpa alasan.

Walaupun mereka tidak menjelaskan semunya ini secara langsung, tapi jika kamu mengetahui sejarah Ninja pasti kamu akan tahu apa alasannya – mengapa Riot menciptakan semua champion Ninja dengan sumber energi. Jadi ini dia alasannya.

Ninja Showdown

Dasar kehidupan seorang Ninja adalah falsafah tertinggi dari ilmu beladiri ninjutsu yaitu ninpo. Di dalam ninpo terdapat teknik beladiri tangan kosong (taijutsu), teknik pedang (kenjutsu), teknik bahan peledak dan senjata api (kajutsu). Teknik hipnotis (saimonjutsu), dan teknik ilusi (genjutsu). Pada aliran Togakure Ryu dikenal adanya latihan olah energi yang disebut Kuji Kiri.

Prinsipnya adalah penggabungan antara kekuatan fisik dan mental. Penyaluran energi yang tepat dari tenaga Kuji Kiri dapat bersifat menghancurkan, namun di sisi lain jika digunakan untuk olah pikir dapat digunakan untuk menyelesaikan persoalan yang pelik dan bahkan dapat membuat kemampuan yang di luar nalar manusia. Jadi kemampuan seorang Ninja itu tidak pernah menggunakan sumber daya lain selain dari energi.

Semua teknik Ninja di bahan bakari oleh energi di dalam tubuh, mereka tidak menggunakan kekuatan gaib atau sihir, mereka juga tidak menggunakan kekuatan teknologi, maupun kekuatan sumber daya yang lainnya. Fokus kemampuan Ninja hanya dari energi berkat latihan Kuji Kiri. Maka dari itulah champion-champion Ninja hanya menggunakan energi sebagai sumber dayanya, bukan dari Mana ataupun yang lainnya.

Lalu kenapa Lee Sin yang bukan seorang Ninja tapi tetap menggunakan energi untuk mengaktifkan kemampuannya?

God-Fist-Lee-Sin-Promo-HD-Wallpaper-Official-Artwork-League-of-Legends-lol

Jadi teknik Ninjutsu atau kemampuan Ninja akan sia-sia jika Ninja tidak memiliki mental dan spiritual yang kuat. Untuk itu ninja harus menguasai Kuji-in, yaitu kekuatan spiritual dan mental berdasarkan simbol yang terdapat di telapak tangan yang dipercaya menjadi saluran energi. Simbol di tangan ini diambil dari praktik pada massa awal penyebaran agama Buddha. Kuji-in digunakan untuk membangun kepercayaan diri dan kekuatan seorang ninja. Kuji-in mampu meningkatkan kepekaan terhadap keadaan bahaya dan mendeteksi adanya kematian.

Jadi sebagian besar kemampuan Ninja terletak pada Kuji-in, yang di mana ajaran awal dari energi ini diajarkan oleh para Buddha, Biksu ataupun Biarawan. Dan ya, Lee Sin merupakan salah satu champion yang berkarakter seorang Biksu dari Ionia.

So, itulah dia alasannya mengapa champion-champion Ninja dan juga Lee Sin menggunakan energi untuk bisa mengaktifkan ability mereka – toh dasar dari kemampuan mereka memang terletak pada pengolahan energi.

When you win, say nothing. When you lose, say less!

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments