Pemilik League of Legends Tencent Akan Batasi Waktu Bermain Game Anak-Anak di Tiongkok

Pemilik League of Legends Tencent Akan Batasi Waktu Bermain Game Anak-Anak di Tiongkok
LoL_Community_1

Penyedia sekaligus pemilik League of Legends di Tiongkok, Tencent Games sepertinya akan membuat sebuah peraturan untuk mencegah agar anak di bawah umur tidak menghabiskan waktu terlalu banyak memainkan game-game keluarannya.

Dilansir dari situs DotEsports, ketika peraturannya efektif, nanti anak di bawah umur 12 tahun hanya boleh bermain King of Glory (game mobile Tencent Games yang juga dirilis di Indonesia dengan nama Mobile Arena) selama satu jam perhari dan tidak boleh bermain setelah pukul 9 malam. Sementara untuk mereka yang berumur di atas 12 tahun diperbolehkan bermain game ini selama dua jam per hari.

King of Glory dan League of Legends, dua game keluaran Tencent Games ini memang sangat populer di Tiongkok. Diperkirakan kedua judul ini setiap harinya dimainkan oleh puluhan juta orang, dengan pemain bulanannya mencapai angka ratusan juta orang. Dan menariknya lagi, kebanyakan pemain dari kedua game ini, khususnya dari King of Glory, tidak segan-segan untuk membeli konten yang tersedia. Bahkan beberapa diantaranya menghabiskan terlalu banyak uang untuk hal tersebut, berdasarkan laporan dari ECNS.

Laporan mengatakan, Tencent Games sengaja mengeluarkan peraturan baru ini agar anak-anak di sana dapat mengontrol diri mereka untuk tidak menghabiskan terlalu banyak waktu bermain game. Hal ini sebagai pencegahan agar anak-anak tidak kecanduan bermain game secara berlebihan.

Peraturan terbaru Tencent Games ini sebelumnya juga pernah diterapkan oleh pemerintah Korea Selatan pada tahun 2011. Pemerintah di negeri ginseng tersebut pernah melarang supaya para remaja berumur di bawah 16 tahun di negara itu tidak bermain game online apapun antara pukul 12 malam hingga 6 pagi.

Masih belum diketahui akankah peraturan baru ini juga akan diberlakukan oleh Tencent Games di League of Legends atau tidak. Tapi, andai mereka benar-benar ingin mengurangi tingkat kecanduan game yang dimiliki oleh anak-anak di sana, seharusnya League of Legends juga akan mendapatkan peraturan serupa.

Berikan pendapat kamu untuk ini, guys.

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply