Pendapatan League of Legends Alami Penurunan

Pendapatan League of Legends Alami Penurunan
Twitch_KingpinSkin

Setiap tahunnya, League of Legends selalu menjadi nomor satu untuk urusan pendapatan. Dibandingkan dengan video game lainnya, League of Legends selalu berhasil menjadi video game yang mencetak pendapatan terbesar. Pada tahun lalu, League of Legends berhasil mengumpulkan total pendapatan sebesar 2,1 miliar USD (sekitar Rp28 triliun).

Namun untuk pertengahan tahun ini, hal sebaliknya justru terjadi. Dilansir dari SuperData Research, League of Legends tercatat mengalami penurunan pendapatan sebesar 21%. Ini merupakan rekor terburuk mereka sejak tahun 2014. Posisi League of Legends yang sempat berada di puncak kini harus turun ke posisi ketiga.

d14d7a0b6f2bdf23a55c99f4374d7829

Penurunan pendapatan terjadi karena kemunculan video game lain yang saat ini sedang populer seperti Fortnite dan Monster Hunter World. Selain itu, ekspansi terbaru World of Warcraft, yakni Battle of Azeroth yang dirilis pada 14 Agustus lalu juga sukses menyedot fanbase League of Legends di Amerika Serikat, termasuk para pemain profesional di NA LCS.

Untungnya penurunan ini bukanlah akhir, karena pada minggu depan kita akan memulai turnamen terbesar League of Legends yakni World Championship 2018. World Championship 2018 datang dengan sejumlah konten menarik seperti Championship Kha’Zix, beserta koleksi Chromanya, dan Worlds Pass jelas akan membantu meningkatkan pendapatan Riot Games.

Bagaimana menurut kalian, Summoners? Apakah ini hanya bersifat sementara atau memang Riot perlu berbenah agar mereka bisa kembali merebut posisi puncak?

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply