Problematika yang Sering Dirasakan Pemain Impor

Problematika yang Sering Dirasakan Pemain Impor

edg

Untuk mendapatkan keuntungan melawan tim di regionnya, kebanyakan organisasi-organisasi tim di manapun melakukan impor pemain dari luar negeri atau melalui region lain.

Lihatlah tim seperti Fnatic 2015 dan G2 Esports 2016, dimana pemain impor sangatlah efektif di kancah regional maupun dunia. Di Indonesia sendiri, ada Fortius Gaming yang memiliki dua pemain impor, yaitu Beyond dan Meocon. Tetapi, tidak semua pemain impor langsung mengalami kesuksesan.

Saat sebuah tim membawa superstar atau mantan pemain dari tim juara World Championship ke dalam tim, banyak masalah juga yang akan didapatkan.


PROBLEMATIKA


Komunikasi

b10c4bf7-177c-40d4-b2b8-0e72c004b7fe

Sudah beberapa kali dalam sejarah League of Legends, maupun dalam beberapa minggu terakhir, pemain profesional berdiskusi tentang adanya banyak pemain yang memiliki skill hebat, tetapi mereka tidak bisa menggunakan bahasa yang sama dengan mereka. Bergantung dengan rolenya, kemampuan pemain untuk berkomunikasi dan memberi informasi kepada tim adalah suatu hal yang sangatlah vital. Dan sangatlah penting juga untuk mengerti apa yang dikomunikasikan oleh tim kalian, dan hal inilah yang menjadikan pemain impor sangat berat karena kurangnya kemampuan dalam berbahasa dan berkomunikasi.

Bukan cuma di dalam game saja, di lingkungan lain mungkin akan susah untuk menjadi seorang pemain impor yang kurang mengerti bahasa sehari-hari yang digunakan. Pemain impor akan bergantung kepada pemain lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari. Seperti berbelanja, mesan makanan di restoran, atau hanya untuk basa-basi yang simpel.

Untuk berlibur ke negara yang bahasa sehari-harinya berbeda dengan kita saja sudah sangatlah ‘extrim’. Apalagi jika harus hidup di negara tersebut, di sekeliling orang-orang yang mungkin kurang bisa memahami kalian (kecuali kawan-kawan satu tim). Hal komunikasi mungkin akan sangat sulit bagi pemain impor.


Negara dan Kebudayaan

eda24e55-b5ae-428c-ac9b-3a01f4905957

Akuilah, beberapa orang pasti mengalami homesick. Sebuah perasaan kangen terhadap kampung halaman. Berada sangat jauh dari rumah atau suatu kebudayaan akan membawa efek yang sangat drastis untuk level permainan pro player, jika pikirannya sudah kemana-mana. Seperti Bora “YellOwStaR” Kim, yang pergi ke region lain dan pernah mengakui jika dirinya kangen terhadap kampung halamannya.

Mau tidak mau, tantangan terhadap makanan juga sangat berpengaruh dan sangat penting karena beberapa pemain sudah menyebutkan ketidaksukaan terhadap style masakan suatu daerah atau region. Mungkin hal ini bukan merupakan masalah utama, tetapi semakin lama hal ini menjadi semakin populer di kalangan pemain impor dan menjadi hal yang harus diperhatikan oleh organisasi.


Tekanan Untuk Menjadi Bintang

8778ddd8-138d-4588-a861-73be6fb9da52

Beberapa pemain ‘di-impor’ karena kesuksesan yang telah diraih, sedangkan beberapa juga hanya ingin mencari kompetisi lain karena sudah terlalu mendominasi di negara asalnya. Mungkin mereka akan memahami bahasanya, tetapi tekanan untuk bermain sangat bagus dan diberi ekspetasi yang sangat tinggi terkadang juga sangat mengesalkan dan sangat susah untuk dijalani, dan pemain yang mendapatkan tekanan ini tidak akan mencapai suksesnya yang ter-sukses.

Sebuah organisasi tidak cuma membuat sebuah tim, lalu mengharapkan kesuksesan secara instan hanya karena mereka mendapatkan pemain superstar yang diimpor. Pemain impor yang dulunya sukses belum tentu dapat membawa tim nya menuju kemenangan di semua lane. Oleh itulah, tekanan juga tidak baik untuk pemain impor. Dan tetap andalkan teamwork, bukan hanya satu orang.


Selain tiga hal di atas, masih ada problematika lain yang juga sering dirasakan oleh para pemain impor. Sebagai salah satu contohnya, yaitu tentang kesulitan dalam mengirimkan uang gaji ke negeri asal, dikarenakan kebanyakan pemain impor masih belum memmpunyai visa pekerja.

Demikian pembahasan mengenai problematika para pemain impor dari Hasagi, semoga bermanfaat!

Aldilla Adam

League of Legends. Riven and Quinn main.

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments