Riot Resmi Cabut Ban Tyler1

Riot Resmi Cabut Ban Tyler1
c8a142fe-04ec-48b4-a138-cec7ec5ed2de

He’s back!

Jika kalian mengikuti perkembangan kasus ban Tyler1, maka kalian pasti tahu bahwa beberapa bulan yang lalu Riot meminta Tyler1 untuk memberikan nama akun-akunnya yang sempat diban oleh Riot. Riot akan me-review ulang kasus ini dan jika akun-akunnya terbukti bersih maka ban Tyler1 akan dicabut.

Dan pada hari ini, lewat Twitter-nya Tyler1 mengumumkan bahwa sekarang ini ban-nya telah dicabut dan ia bisa kembali bermain.

Sekadar informasi buat kalian yang belum tahu mengenai kasus ban-nya, Tyler1 mendapatkan ban pada tahun 2016 lalu karena perilakunya yang toxic dan memperkenalkan “Run It Down Mid” yang merupakan salah satu cara untuk Throw. Sejak saat itu, setiap akun yang dimainkan oleh Tyler1 akan langsung di-ban oleh Riot jika terdeteksi.

Perjalanan Tyler1 mendapatkan unban tidaklah mudah. Pertama, ia harus mengubah perilakunya. Banner di akun medsosnya ia ubah dari “Most Toxic Player NA” menjadi “Most Reformed Player NA“. Kemudian pada Oktober lalu, Ia sempat terlibat konflik dengan salah satu pegawai Riot yang bernama Riot Sanjuro, karena sang pegawai berkata di server Discord bahwa akan “baik-baik saja jika Tyler1 mati karena overdosis coke dan terkena kanker yang disebabkan oleh steroid”.

Kasus ini berbuntut panjang, pihak Riot meminta maaf dan Riot Sanjuro dikabarkan keluar dari Riot Games. Secara mengejutkan, Tyler1 justru merespons hal ini dengan kepala dingin. Ia tidak ingin memperpanjang kasus ini.

Di penghujung tahun, Tyler juga menyelenggarakan turnamen Tyler1 Championship Series, turnamen yang ia selenggarakan untuk komunitas.

Semua usaha Tyler1 ditambah dengan reputasi baik di akunnya membuat Riot memutuskan untuk mencabut ban yang ia terima selama 613 hari. Tyler1 akan kembali streaming dan bermain League of Legends pada Senin mendatang. Meskipun ban-nya dicabut, bukan berarti Tyler1 sudah aman. Ia harus berusaha menjaga perilakunya tetap baik di mata Riot supaya tidak terkena ban lagi ke depannya. Jika Ia berulah lagi, bukannya tak mungkin Riot akan kembali menjatuhkan ban kepadanya.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles do not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply