Saya Join di Grup Curhat dan Isinya (Gak) Mengerikan

Saya Join di Grup Curhat dan Isinya (Gak) Mengerikan
Curhat_1

Sebagian pemain, di saat pertama kali mengenal League of Legends, mungkin mereka akan mencari apapun wadah yang bisa dijadikan tempat belajar agar kelak dapat bermain lebih baik.

Memanfaatkan internet yang mungkin didapatkan dari laboratorium komputer sekolah, orang-orang ini pun menelusuri dunia maya dengan misi mencari guide bermanfaat, sebanyak-banyaknya. Dan, mereka berhasil mendapatkannya. Sebagian dari mereka bergabung ke forum komunitas dan sebagiannya lagi menemukan situs-situs keren yang tersebar di planet.

Lalu sisanya? Yang tersisa dari mereka (mungkin) akan nyasar ke grup Hall of Curhat League of Legends Indonesia di Facebook. Orang-orang ini tidak tahu apa yang bakal menyambut mereka sewaktu resmi bergabung bersama grup dengan kadar garam tertinggi di League of Legends Indonesia tersebut.

Saya sendiri sudah join ke Grup Curhat, dan melalui artikel ini saya akan berbagi sedikit cerita keren, menyeramkan sekaligus menggelikan, selama beberapa bulan saya bergabung di grup itu.

Secara pribadi, well, saya tidak tahu menahu tentang sejarah bagaimana Grup Curhat dibuat. Namun menurut apa yang saya dengarkan, katanya grup ini dulunya memang sengaja dibentuk dengan tujuan menjadi tempat bagi orang-orang mencurahkan perasaan kesel mereka. Apapun itu yang mereka tuliskan, isi grup ini di zaman dulu tidak seberingas sekarang. Singkatnya, grup ini berguna dengan baik, tepat sasaran, dan tidak keluar dari jalurnya.

Namun sekarang, ada sesuatu yang lebih dan seolah menjadi ciri khas tersendiri bagi Grup Curhat. Orang-orang tak lagi friendly dan internet pun menjadi kurang menyenangkan. Grup Curhat kini menjadi tempat pelampiasan amarah yang identik dengan kata-kata kasar stadium empat. Kata-kata kasar seperti ajg, kntl, gblk, ngntt, sudah menjadi makanan sehari-hari para pemain penghuni di grup itu. Sorry, saya sensor sedikit karena kalian tahu saya menulis artikel ini di Hasagi.

However, somehow Grup Curhat gak terlihat seburuk yang dipikirkan.

Sebagian orang mungkin akan langsung kabur setelah beberapa saat join ke grup. Itu karena mereka tidak tahan membaca setiap postingan liar yang tersebar di sepanjang mereka ngescrollin mouse mereka dari atas ke bawah. Akan tetapi, andai mereka mau bertahan sedikit lebih lama, mungkin saja mereka bisa menikmati “hiburan” yang ada di dalam grup.

I mean, really, kamu tidak akan pernah menyangka, di grup yang identik dengan kata-kata kasar ini kamu tetap bisa mendapatkan hiburan menyenangkan. Rata-rata penghuni di sana memang sangatlah kasar, terutama dalam segi bertutur kata. Tapi saya yakin, sebagian dari mereka itu gak serius dalam mengungkapkannya. Apapun postingan yang ada itu sengaja dibuat untuk memancing emosi seseorang, dan memang itulah satu hal yang selalu dilakukan oleh para member Grup Curhat. Kamu makin panas, mereka makin senang.

LUX

Kadang ada juga komentar yang tetap berisikan kata kasar namun sangat kreatif, membuat orang yang membacanya gak jadi marah dan malah tertawa. Man, pernah baca postingan tentang seseorang yang selalu membicarakan soal mimpinya untuk menikah? Menikah yuk? Seharusnya pernah kalau kamu sudah bergabung di grup untuk waktu yang lama.

Saya sendiri jarang posting di sana karena saya memang gak suka posting. Kecuali di grup-grup tetangga, itu beda kasusnya. Yang saya lakukan biasanya masuk ke grup kemudian klik apapun postingan yang lagi rame. Biasanya, postingan dengan ratusan komentar itu adalah yang lagi panas-panasnya. Satu kali klik, baca, dan saya pun tertawa. Kamu gak akan habis pikir, entah apa motivasi yang membuat orang-orang menyumbang komentar mereka di sana. Rata-rata komentarnya pun absurd, dimulai dari spam nama binatang, alat kelamin, hingga ke gambar-gambar meme gak jelas berisikan kutipan aneh tokoh terkenal yang sudah diedit.

16230741_217720668691074_6647203438138490880_n
Salah satu meme paling mainstream di grup ini

Grup Curhat itu seolah punya satu peraturan tak tertulis, dimana orang-orang bisa bebas menulis kata kasar di sana. Dan jangan pernah mencoba untuk menceramahi orang-orang di sana atau hal buruk akan datang padamu. Tidak perlu menghabiskan banyak konsentrasimu untuk menghiraukan postingan di sana karena itu hanya akan membuang habis waktumu saja. Saran saya, siapkan sedikit cemilan dan nikmatilah drama yang ada.

Saya sudah bergabung ke Grup Curhat selama beberapa bulan dan saya belum ada rencana untuk keluar dari sana. Masih ada yang ingin saya dapatkan dari grup ini, misalnya satu gurauan konyol di setiap harinya. Overall kehadiran grup ini cukup bermanfaat, terutama di saat kita emosi gegara kalah, grup ini dapat menjadi tempat yang tepat untuk melampiaskan emosi. Ya, setidaknya kita gak perlu satu kepala dan satu monitor di setiap kali kita marah.

Well guys, saya pribadi gak menyarankan kamu untuk ikut gabung di Grup Curhat. Akan tetapi, apabila kamu penasaran dan tetap ingin masuk, silahkan saja join, but with your own risk!

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments