Sebuah Kritik Terhadap Kreativitas Pengembang League of Legends

Sebuah Kritik Terhadap Kreativitas Pengembang League of Legends
Jhin_HighNoonSkin

Beberapa hari lalu Hasagi sempat menerbitkan artikel mengenai rencana Riot untuk memberikan Nerf kepada sejumlah Keystone penghasil Damage. Dalam penjelasannya di Boards NA, Gameplay Producer Riot Games, Maple Nectar, mengungkapkan lima Keystone yang akan menerima Nerf di server PBE, yaitu Electrocute, Cheap Shot, Sudden Impact, Celerity dan Scorch.

Maple Nectar menjelaskan bahwa menurut mereka beberapa Kesytone memiliki Damage yang terlampau besar dan hanya menguntungkan segelintir champion saja. Mungkin hal ini ada hubungannya dengan rencana untuk memfokuskan Patch 8.16 untuk champion Tank.

Rupanya hal ini tidak hanya dirasakan oleh Riot saja. Salah seorang Streamer League of Legends, Hashinshin, beberapa hari lalu mengunggah sebuah video mengenai tingginya kekuatan beberapa champion, Keystone dan Item. Dalam videonya, pria berusia 27 tahun tersebut membahas mengenai masalah besar di League of Legends yang dinilai sudah harus dibicarakan.

Kalian dapat melihat ulasan mengenai Damage yang dinilai Hashinshin sangat Over Powered (OP) pada video di bawah ini.


Kalina bisa melihat ada tiga hal yang dibahas oleh Hashinshin, yaitu champion, Item dan Keystone. Hashinshin melemparkan kritik kepada Riot mengenai buruknya Season 8. Dia tampak kesal dengan alasan Riot untuk tak melakukan “perbaikan” secara cepat dengan dalih mempertimbangkan skena kompetitif.

Menurut Hashinshin, Riot memerlukan seseorang yang berani mengambil keputusan untuk menghantamkan palu Nerf saat ada champion, Item atau Keystone yang dinilai mengganggu keseruan permainan. Streamer yang memiliki 247 ribu follower di Twitch tersebut menyebut bahwa pihak developer sibuk “memamerkan” betapa kreatifnya mereka dalam membuat League of Legends menjadi lebih menarik untuk dimainkan.

Hashinshin menilai bahwa Riot tidak menyaring berbagai ide yang muncul dengan seksama. Menurutnya, kreatifitas dan ide unik dari pihak pengembang, meski terlihat menarik, belum tentu selalu pantas untuk diterapkan ke dalam permainan.

Vladimir_BloodLordSkin

Tentu saja Hashinshin tidak hanya sembarangan memberikan kritik. Dia juga memberikan beberapa ide untuk champion, Item serta Keystone yang dianggap berpotensi besar atau memiliki andil dalam “kerusakan” yang terjadi pada Season 8.

Pria yang bermain sebagai Toplaner tersebut menilai bahwa ada beberapa champion yang perlu “masuk bengkel”. Menurut Hashinshin, durasi efek Crowd Control (CC) yang dihasilkan oleh skill para champion harus dibatasi maksimal selama 1,8 detik. Yasuo, Talon dan Quinn juga disebut memerlukan Nerf untuk Ability milik mereka.

Saran dari Hashinshin untuk Item cukup banyak. Dia menilai bahwa harga semua Item dengan efek Armor Penetration harus naik sebesar 100 Gold, bonus AD dari Stormrazor harus diturunkan dan harganya juga dipangkas menjadi 2800 Gold dll. Sementara untuk Keystone, daftar yang dibuat olehnya juga lumayan panjang.

Kalian dapat melihat ide yang ditulis Hanshinshin dalam video pada gambar di bawah ini.

HashinshinPowerCreep1
HashinshinPowerCreep21
HashinshinPowerCreep3

Champion

  • Skill yang menyerang target tunggal dengan efek Crowd Control seperti milik Ahri, Nocturne dan Lulu hanya bisa memberikan CC maksimal 1,8 detik. Sebagai kompensasi, Base Stats para champion pemilik skill jenis tersebut mendapat Buff
  • Talon: Berikan kemampuan tambahan untuk menambah kesempatan hidup dengan bayaran berupa turunnya Damage
  • Yasuo: Turunkan bonus Armor Penetration yang dihasilkan Skill Last Breath (R) dari 50% -> 35%

Item

  • Adaptive Helm: Magic Damage Reduction (efek unik pasif) turun 20% -> 15% dan bonus Magic Resistance naik 55 -> 70
  • Infinity Edge: Bonus Attack Damage (AD) turun dari 80 -> 70 (sesuai dengan apa yang terjadi di server PBE)
  • Maw of Malmortius: Magic Resistance turun dari 65 -> 50 dan Damage turun dari 55 -> 40
  • Rabadon’s Deathcap: Bonus Ability Power (AP) turun dari 4o% -> 35%
  • Serrated Dirk: Harga dinaikkan dari 1.100 -> 1.250 Gold
  • Stormrazor: Bonus Attack Damage (AD) diturunkan dari 75 -> 50 dan harganya dipotong menjadi 2.800 Gold
  • Void Staff: Magic Resist Penetration diturunkan dari 40% -> 35%
  • Semua Item dengan efek Armor Penetration harus naik sebesar 100 Gold (2.900 -> 3.000)
  • Buat semua Item “awal” berbasis Ability Power (AP) mengalami penurunan bonus AP sebesar 10 poin (Archangel’s Staff, Hextech Protobelt-01, Luden’s Echo, Nashor’s Tooth, Rod of Ages dan Spellbinder)

Keystone/Rune/dll

  • Aftershock: Bonus Armor dan Magic Resistance turun dari 70-20 -> 50-100 dan rasio AD naik 15% -> 20%. Efek baru berupa pengurangan Cooldown setiap serangan yang mengenai target (20% apabila mengenai champion lawan)
  • Arcane Comet: Adaptive Damage turun dari 30-100 -> 25-95 (berdasarkan level) dan bonus AD naik 35% -> 40%
  • Electrocute: Damage turun dari 50-220 menjadi 30-200 (berdasarkan level) dan rasio AD naik 50% -> 60%
  • Grasp of the Undying: Bonus Damage berubah dari 4% di semua level -> 2% (level 1)/3% (level 5)/4% (level 10)/5% (level 15)
  • Kill hanya mendapat 200 Gold. Jumlah tersebut mulai bertambah saat permainan memasuki menit ke-2 dan menjadi 300 Gold di menit ke-15.
  • Summon Aery: Damage turun dari 15-40 -> 10-35 (berdasarkan level) dan rasio AD naik 15% -> 17,5%
  • Dua Yellow Trinket pertama memiliki durasi charge selama 120 detik

Ada alasan mengapa beberapa Item disebut Hashinshin masih terbilang murah meskipun sudah dihajar Nerf berupa penurunan bonus AP atau AD. Ambil contoh Jhin. Semenjak Infinity Edge kena Nerf dan Stormrazor muncul, para pemain Jhin benar-benar “mengidolakan” Item dengan ikon pedang samurai berlatar belakang pusaran angin berwarna hijau tersebut.

Turunnya harga dari 3.200 menjadi 2.800 Gold dinilai terlalu besar. Hashinshin menilai Stormrazor masih sangat kuat meski bonus AD sudah diturunkan dari 75 menjadi 65. Hal ini disebabkan oleh sinergi yang sangat baik dengan Skill Whisper (Pasif) milik Jhin, karena champion bertopeng dengan senjata pistol tersebut mendapat tambahan Movement Speed tiap kali mendaratkan Critical Hit.

Bukan tanpa alasan saat ini Jhin memiliki Pick Rate sebesar 32% di Botlane.

BotlaneUGG

Meski begitu, tidak semua ADC mendapat keuntungan seperti Jhin. Hashinshin berpendapat bahwa champion ADC, atau Marksman, malah lebih banyak menderita akibat hal-hal di atas. Apabila mereka dengan champion seperti Zoe, Brand, Swain, Vladimir, Zed, Talon dll., sifat squishy dan scaling jelas merugikan.

ADC memang memiliki Damage menyeramkan, namun hal itu bisa dicapai ketika permainan sudah memasuki mid-late game. Sementara nama-nama yang disebut sebelumnya jelas bisa membuat para ADC kewalahan, terutama dalam hal farming, sebab mereka akan selalu menerima Harass, baik melalui skill, Auto Attack atau Damage dari Keystone dan Seummoner Spell.

Selain itu, murahnya harga Item yang bisa mengamplifikasi AD atau AP juga dinilai oleh Hashinshin sebagai penyebab lain dari hal tersebut. Di sisi lain, Item seperti defensif seperti Guardian Angel, Maw Of Malmortius, Spirit Visage dan sejenisnya tidak mampu melindungi ADC dari kematian karena Damage yang diterima terbilang besar.

Untungnya Riot tampak sadar akan hal ini. Kita bisa melihat beberapa hal yang sudah diagendakan oleh perusahaan asal Los Angeles tersebut terkait beberapa Item dan Keystone, seperti rencana yang dijabarkan oleh Riot Maple melalui akun Twitter miliknya.

Bagaimana menurut kalian, Summoners? Apakah kalian setuju dengan pendapat Hashinshin?

Risky Dermawan

Mangaaaaaaaaaaaaaaaats~

Facebook 

Leave a Reply