Serba Serbi: Misteri Kematian Master Yasuo

Serba Serbi: Misteri Kematian Master Yasuo
s8QpSyL

Apa kabar sahabat Hasagi semuanya?

Kembali lagi di artikel Serba Serbi Champion, yang membahas kisah perjalanan hidup dan juga berbagai kisah misteri mereka yang sulit untuk diungkap di Runeterra.

Dan untuk artikel Hasagi kali ini kita akan membahas tentang cerita dari Yasuo dan Riven yang sampai sekarang cerita dari mereka selalu memberikan tanda tanya besar kepada kita semua, apalagi tentang kasus pembunuhan Elder yaitu masternya Yasuo.


Ya seperti yang kita tahu di sini Yasuo telah dicap sebagai penghianat karena dia telah difitnah atas tuduhan kematian Elder yaitu masternya Yasuo sendiri, yang pada kenyataannya kematian Elder bukan Yasuo yang membunuh melainkan seseorang yang sama memiliki teknik angin mirip dengan Yasuo.

Dan di kasus ini para komunitas banyak yang berpendapat bahwa Riven-lah yang melakukan pembunuhan atas Elder, karena di sini Riven juga ikut serta atas invasi besar-besaran Noxus terhapad Ionia dan tuduhan ini semakin kuat mengingat Riven juga memiliki teknik yang hampir mirip dengan Yasuo yaitu menggunakan teknik angin.

Lalu menurut kalian bagaimana? Apakah benar Riven yang melakukan pembunuhan tersebut?

Etttsss tunggu dulu! Jangan pernah main hakim sendiri apa lagi sampai menuduh seseorang tanpa bukti yang kuat. Karena di sini saya punya sedikit teori yang mengarah bahwa bukan Riven-lah yang membunuh Elder, sebelum kita membahas ini lebih jauh coba kita untuk melihat latar belakang dari kedua champion ini.


Latar belakang Yasuo & Riven

1bc8ef58c34bb8af1ba22aef0ff9a0ae

Yasuo: Seorang ahli pedang yang lincah yang menggunakan angin untuk memotong lawan-lawannya. Prajurit yang penuh kebanggaan ini telah dipermalukan dengan tuduhan palsu dan terpaksa bertarung untuk mempertahankan hidup. Dengan seluruh dunia kini mengejarnya, dia akan melakukan apa saja untuk memburu pihak yang bertanggung jawab dan mengembalikan kehormatannya.

Yasuo adalah satu-satunya murid yang berhasil menguasai teknik angin legendaris. Banyak yang percaya bahwa dia ditakdirkan untuk menjadi seorang pahlawan besar.

Yasuo diberi tugas untuk menjaga seorang petinggi Ionia, namun dengan ceroboh dia mengira bahwa hanya dengan pedangnya dapat mengusir semua pasukan Noxus. Dia pun meninggalkan tugasnya dan ikut dalam pertempuran. Saat dia kembali, sang petinggi telah terbunuh.

Riven-League-Of-Legends-Fan-Art-6-360x400

Riven: Riven menjadi pemimpin di antara prajurit lainnya dan menjadi teladan dari semangat Noxian. Keperkasaannya itu akhirnya diakui oleh petinggi Noxian dan dia dihadiahi pedang Rune dari batu hitam yang ditempa dan diperkuat oleh sihir Noxian. Senjata ini memiliki berat dan ukuran yang hampir menyamai sebuah perisai besar – sangat cocok dengan selera Riven. Tidak lama setelahnya, dia dikirim ke Ionia untuk membantu penyerbuan Noxian.

Sesuatu yang awalnya dimulai dari peperangan, dengan cepat berubah menjadi pembantaian. Prajurit Noxia mengikuti di belakang mesin perang Zaunite melewati hamparan kematian. Ini bukanlah peperangan penuh kehormatan yang Riven bayangkan. Dia mengikuti perintah atasannya untuk menghabisi lawan yang sudah tidak berdaya dengan kejam.

Seiring dengan berlangsungnya penyerbuan, menjadi jelas bahwa masyarakat Ionia tidak akan diberi ampun dan hanya akan di luluhlantah kan. Dalam suatu pertarungan yang mendebarkan, pasukan Riven terkepung oleh tentara Ionia. Mereka meminta bantuan sementara pasukan Ionia terus mendekat. Sayangnya, apa yang mereka dapatkan malah serangan biokimia mengerikan yang diluncurkan oleh Singed. Riven hanya bisa memperhatikan saat kedua pasukan Ionian dan Noxian menjadi korban dan menerima takdir yang mengerikan. Dia sendiri berhasil melarikan diri dari serangan tersebut, meskipun kejadian tersebut tidak akan hilang dari ingatannya.

Setelah dianggap tewas oleh Noxus, Riven melihat kesempatan itu sebagai peluang untuk memulai kehidupan baru. Dia pun menghancurkan pedangnya, memutus koneksi dengan masa lalunya, dan menjalani hidup dalam pengasingan yang dia jatuhkan sendiri. Dia berkelana untuk mencari pengampunan dan suatu cara untuk mengembalikan jati diri Noxian yang dulu dia percayai.


Teory: Kesimpulan cerita dari latar belakang kedua champion

j

Yasuo:

  • Menggunakan teknik angin
  • Satu-satunya murid yang berhasil menguasai teknik angin legendaris
  • Di beri tugas untuk menjaga petinggi Ionia yaitu Elder
  • Dia mengabaykan perintah tersebut dan meninggalkan pos penjagaan Elder, untuk membantu pasukan Ionia yang lain
  • Saat dia kembali Elder telah tewas

Dari kesimpulan cerita di atas itulah kurang lebih yang menyebabkan dituduhnya Yasuo atas kematian Elder, yang terjadi saat invasi Noxus terhadap Ionia.

Riven:

  • Memiliki pedang yang dibuat dari batu Rune hitam dan diperkuat sihir Noxian
  • Dia dikirim ke Ionia untuk membantu penyerbuan Noxus terhadap Ionia
  • Noxus dibantu oleh mesin perang Zaunite dan juga Singed
  • Riven selalu membayangkan perang dengan penuh kehormatan bukan pembantaian
  • Serangan dari Singed berhasil membantai semua pasukan
  • Riven di anggap tewas mulai mengasingkan diri dan memulai hidup baru untuk melakukan penebusan dosa

Ada dua kesimpulan yang kita dapatkan dari cerita Riven ini, yang pertama dia ikut menyerang ke Ionia bersama pasukan Noxus lainnya yang tidak disebutkan satu persatu dan juga beberapa penjahat dari Zaun seperti Singed.

Kesimpulan kedua Riven memiliki pedang Rune Hitam yang diperkuat dengan sihir Noxian. ingat kekuatan dari Riven itu menggunakan sihir dari pedang Rune.

Lalu apa disini Riven bisa dituduh? Jelas sekali ada banyak keganjilan disini kalau kita menuduh Riven sebagai pembunuh yang sebenarnya, ini dia beberapa alasannya.


Alasan mengapa bukan Riven yang menjadi pembunuh

9cULoB8
  • Yang pertama Elder terbunuh oleh teknik angin legendaris yang hanya mampu dikuasai oleh Yasuo, sedangkan Riven tidak memiliki teknik tersebut.
  • Riven hanya memiliki teknik yang hampir mirip dengan teknik angin seperti Broken Wings dan juga Winds Slash, tapi itu semua tidak menciptakan angin melainkan hanya sebuah gelombang hembusan dari kekuatan sihir yang dipancarkan oleh energi dari Rune Hitam.

Nah di sini juga sudah ada keganjilan, dan membuktikan bahwa bukan Riven yang membunuh Elder, bagaimana apa kalian masih perlu bukti yang lain? Okey, jika kalian masih penasaran coba role lebih bawah lagi artikel ini sampai selesai.

  • Saat penyerangan terhadap Ionia, Riven tidak sendiri melainkan ia juga ditemani oleh pasukan Noxus lainnya yang tidak disebutkan satu persatu, jadi ada kemungkinan pembunuh dilakukan oleh pasukan Noxus yang lainnya.
  • Adanya Singed dan juga alat Zaunite yang mereka bawa untuk menyerang Ionia, kemungkinan besar ada beberapa penjahat Zaun juga yang ikut menyerang Ionia, jadi kemungkinan besar tidak hanya Singed saja yang ikut dalam invasi tersebut.
  • Riven terkenal sangat kejam saat berperang tapi dia selalu mementingkan kehormatan pertempuran, jadi sangat tidak mungkin jika dia melakukan hal keji apa lagi sampai membunuh kakek tua.
  • Tujuan Riven di sini hanya untuk membantu pasukan Noxus bukan untuk membunuh tetua Ionia, karena yang memulai pembantaian ini adalah Singed yang menyebarkan racun biokimia milikinya.
  • Jelas Riven tidak mungkin sekejam itu apa lagi sampai membunuh orang yang tak bersalah, ini sangat jelas terlihat saat Riven kecewa akan invasi tersebut dan memilih untuk mengasingkan diri dari pada harus kembali ke Noxus

Nah lalu jika bukan Riven yang membunuh, siapa lagi yang membunuhnya? Okey coba kita lihat beberapa champion yang mempunyai kekuatan angin.


Champion yang memiliki kekuatan angin

janna_0
  • Janna

Okey oke,y mungkin kalian akan banyak yang protes kalau kita menuduh Janna dan itupun terdengar sangat konyol. Tapi ingat, Janna juga memiliki kekuatan angin, seperti yang kita tahu bahwa janna adalah sosok roh yang di persenjatai dengan elemen angin.

Tapi jelas sangat tidak mungkin jika Janna yang membunuh, lagi pula Janna berada jauh dari Ionia dia berada di Zaun dan juga piltover, dan tuduhan ini jelas sangat tidak mungkin mengingat Janna adalah sosok roh pelindung bukan pembunuh.

Galio
  • Galio

Nah lalu bagaimana dengan Galio? Galio juga kan memiliki kekuatan angin? Yep, Galio memang memiliki kekuatan angin tapi dia berasal dari Demacia, seperti yang kita tahu bahwa Demacia dan Noxus dari dulu adalah musuh bebuyutan jadi tidak mungkin jika Galio membantu Noxus.

Mungkin saja kan jika Galio berkhianat pada Demacia dan akhirnya membantu Noxus? Kalau untuk yang itu saya belum terpikirkan. Tapi guys, Galio itu adalah sosok patung yang hanya bisa hidup jika ada kekuatan sihir jahat yang menimpa Demacia, jadi sangat tidak mungkin jika Galio masuk ke dalam kasus ini.

Lalu jika Riven bukan, Janna dan Galio juga bukan lalu siapa? Titik terang kasus ini mungkin ada pada Taliyah.


Taliyah yang akan mengungkap pembunuh sebenarnya

47619c8493d5a29653f3b0b9b6c965b0

Nah bagaimana saya bisa berpikiran bahwa Taliyah yang akan mengungkap pembunuh sebenarnya. Taliyah dan Yasuo adalah murid dan guru, Taliyah pernah membantu Yasuo yang sekarat tertimbun es, dan Yasuo pernah membantu Taliyah yang sedang ketakutan saat dia ingin diserang oleh harimau buas bertubuh besar. Dan semua kejadian itu terjadi di dekat pegunungan Ionia.

Dan Taliyah juga merupakan korban invasi Noxus dia pula-lah yang menjadi saksi bisu atas kekejaman prajurit Noxus terhadap pembantaian penduduk Ionia. Jadi ada kemungkinan sangat besar jika Taliyah melihat orang yang membunuh guru Yasuo.

Walaupun di lore terbarunya ini pertemuan Yasuo dan Taliyah sangat singkat tapi mereka berdua berjanji bahwa akan bertemu kembali dan menyelesaikan latihan Taliyah yang belum selesai. Jadi ada kemungkinan cerita dari mereka akan berlanjut, dan Taliyah-lah yang nanti akan mengungkap siapa pembunuh sebenarnya.


Kesimpulan

League-Of-Legends-Yasuo-HD-Wallpaper-05632

Di sini kita bisa menyimpulkan bahwa dengan bukti-bukti diatas ternyata bukan Riven yang membunuh Elder. Soal siapa yang membunuh mungkin masih jadi misteri, tapi kami yakin ceritanya pasti akan berhubungan dengan Taliyah. Pembunuhnya bisa jadi datang dari Noxus, Zaun, Shurima atau bahkan dari Ionia sendiri dan mungkin pembunuhnya juga adalah salah satu champion baru yang masih disembunyikan oleh Riot.

Nah, jika memang bukan Riven pembunuhnya lalu mengapa ini dikaitkan dengan lore Yasuo? Ya mungkin di sini Riot ingin memberikan sedikit romansa cinta ke depannya, dari kesalahpahaman antara Yasuo dan Riven nanti  hmmm nampaknya makin menarik saja ya guys?

e5eb556341017520561269a053edd5cc

 

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply