Serba Serbi: Yasuo

Serba Serbi: Yasuo

yasuo

Sebagai salah satu champion yang paling difavoritkan oleh komunitas League of Legends, Yasuo memiliki cerita latar belakang yang menarik untuk disimak. Champion yang dikenal dengan ucapan ikoniknya “Hasagi” ini diciptakan oleh Bradford Wenban, juga dikenal sebagai CertainlyT, yang merupakan bagian dari tim Game Designer Riot Games untuk League of Legends.

Nama Yasuo sendiri diambil dari Bahasa Jepang, menggambarkan seseorang yang memiliki karakter maskulin alias cowok banget. Kendati demikian, Yasuo juga mempunyai arti lain, tergantung dari kanji yang digunakan. Ia bisa disebut sebagai Pelindung, Suami, Penjaga, Kehidupan, Anak Muda, Damai, Sombong, Unggul, dan lain sebagainya.

yasuo_3

Oh ya, sebagai tambahan informasi, Yasuo bukanlah nama lahir dari Yasuo sendiri. Ia mendapatkan panggilan ini di saat ia bergabung dengan sebuah sekolah pedang dalam upaya menenangkan alam liar. Namanya, apabila ditulis menggunakan huruf kanji akan menjadi 安生, namun Riot memilih untuk memakai 康夫. Beda lagi di Tiongkok, nama Yasuo bila dieja dengan Bahasa Mandarin menjadi  亚索 (dibaca: Yasuo).

Suara Yasuo di dalam League of Legends diisi oleh Liam O’Brien, seorang voice aktor berkebangsaan Amerika yang sekarang tinggal di Los Angeles.

Apabila melihat dari penampilannya, desain karakter Yasuo jelas terinspirasi dari Miyamoto Musashi, pendekar pedang legendaris asal Jepang yang sangat populer di kalangan samurai. Terutama apabila kita memperhatikan gaya rambut, plus kumis dan jenggot di wajahnya, benar-benar terlihat sangat mirip sekali dengan Musashi. Belum lagi ditambah oleh gaya bertarungnya yang lebih banyak menggunakan dua pedang, Yasuo terlihat sangat mewakili sang legenda.

“The story of a sword is inked in blood.”

Yasuo

Tujuan utama Yasuo hidup di dunia ini adalah untuk mencari seseorang yang dipercaya telah membunuh seniornya. Menariknya, sang pembunuh diketahui juga mempunyai kemampuan untuk mengendalikan angin seperti dirinya. Konon katanya, Riven adalah satu-satunya orang yang harus bertanggung jawab atas kematian seniornya Yasuo. Hal ini terbukti sewaktu kedua champion ini bertemu dan Yasuo mengatakan, “Mana yang lebih berat, Riven? Pedangmu, atau masa lalumu?”

yasuo_4

Cerita mengatakan, Yasuo juga disebut sebagai seorang penghianat, dimana ia sendiri pernah beberapa kali dikejar oleh kesatria-kesatria dari Ionia. Kehebatan bertarung yang dimiliknya membuat Yasuo dipercaya sebagai salah satu kesatria berpedang terkuat di Ionia. Bahkan, sang pengendali angin memiliki murid, yakni seorang wanita muda bernama Taliyah.

Yasuo sering dikait-kaitkan dengan Karma, dikarenakan kedua dari mereka memiliki logat bicara yang serupa. Padahal, apabila didengar baik-baik logat mereka berdua jelas berbeda. Beberapa istilah yang sering diucapkan oleh Yasuo sewaktu bertempur diantara lain: Hasagi, Aseryo, Sorye, Igei Ton, dan Sorye Ge Ton.

Selain bertempur, Yasuo memiliki ketertarikan yang tinggi terhadap suara. Maka tak heran bila kamu pernah melihat doi bermain seruling. Seruling miliknya itu bernama Shakuhachi, merupakan alat musik tiup yang pernah populer di Tiongkok dan Jepang pada abad ke 8. Sewaktu tampil sebagai High Noon Yasuo, Yasuo memainkan harmonika mulut, sebaliknya saat menjadi PROJECT: Yasuo, ia menggunakan peniup musik canggih masa kini–Wind Controller.

Di League of Legends, Yasuo cenderung dikenal sulit untuk dimainkan. Ia berada di peringkat lima besar sebagai champion dengan tingkat kesulitan tertinggi, bersama Anivia, Cassiopeia, Rumble, dan Evelynn. Ia juga adalah salah satu champion yang tidak membutuhkan Mana untuk melancarkan jurusnya.

Salah satu skin milik Yasuo, PROJECT: Yasuo, terinspirasi dari karakter yang ada di serial video game Metal Gear Solid. Sementara, High Noon Yasuo diadopsi dari cara berpakaian orang-orang jago tembak di Amerika Utara, atau yang kita kenal sebagai Koboi.

yasuo_2


Segitu saja dulu, semoga artikel ini dapat memberikan tambahan wawasan, terutama untuk kamu semua yang sangat menyukai Yasuo.

Hi, I'm Edel, Founder and Editor of HASAGI. Nice to meet you!

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments