Siapakah Champion Terkuat di League of Legends Menurut Ceritanya?

Siapakah Champion Terkuat di League of Legends Menurut Ceritanya?
mitchell-malloy-promo-bard-teasersite-illustration01-lo

Dengan dirilisnya Kai’Sa pada tanggal 7 Maret 2018 kemarin, kini League of Legends memiliki total 140 champion di Summoner’s Rift. Dari banyaknya champion tersebut, Riot selalu memberikan perbedaan mulai dari backstory, sifat, tampilan, senjata, dan juga setiap kemampuan yang dimiliki oleh champion.

Runeterra hadir sebagai rumah atau dunia para champion dalam menjalani kehidupan serta tugasnya masing-masing. Di sana kalian bisa melihat banyak karakter unik, mulai dari ikan lele raksasa dengan lidah super panjang, penjaga kuburan yang bisa berkomunikasi dengan makhluk halus, pria buncit yang punya hobi mabuk, hingga Ronin yang setiap harinya tak pernah mengenakan baju dalam.

end_01

Secara gameplay, seluruh champion memang didesain dengan mempertimbangkan salah satu aspek utama, yaitu keseimbangan. Namun, jika mengacu pada alur cerita, atau lore dari League of Legends, ternyata level kekuatan antara satu champion dengan champion lainnya itu tidak sama.

Lalu kira-kira siapakah champion terkuat di League of Legends menurut ceritanya? Apakah Yasuo yang hobi mengeluarkan angin? Apakah Teemo yang sering buang jamur sembarangan? Ataukah Vel’Koz yang merupakan alien bertentakel dengan memiliki kepala seperti helm raksasa?

i9j666gp4ei5of7yuw2c

Menurut The Journal of Justice, champion League of Legends terkuat di Runeterra adalah Bard. Beberapa di antara kamu mungkin bingung dan bertanya; mengapa buntelan kentut yang satu ini bisa menjadi champion terkuat di Runeterra?

Jadi jawabannya, karena Bard adalah sang pelindung alam semesta! Tidak seperti Garen dan Darius yang ‘cuma’ sebatas pemimpin pasukan tempur kerajaan, dan tidak seperti Xerath dan Azir yang notabenenya merupakan Dewa Ascension, juga tidak seperti Anivia, Ornn, dan Volibear yang merupakan Dewa dari Freljord.

Bard bertarung melawan sesuatu yang lebih besar, yang lebih berbahaya dari apa yang ada di Runeterra. Ia tidak lagi mempedulikan atau terlibat dalam konflik duniawi, Bard bertempur melawan segala jenis marabahaya yang mengancam keseimbangan alam semesta, baik di dimensi ini, maupun dimensi lainnya.

1
Mountain Bard

Tidak ada yang bisa menjelaskan dengan sangat tepat, siapa itu Bard yang sebenarnya. Karena ia sama sekali tidak pernah berinteraksi secara terbuka dengan makhluk yang ada di dunia ini.

Bard berkelana mengarungi alam di luar imajinasi semua makhluk yang fana. Beberapa tetua Valoran telah menghabiskan hidup mereka berusaha untuk memahami misteri yang melambangkan sosoknya. Semangat misterius ini telah memberikan banyak nama sepanjang sejarah Valoran.

Tapi julukan seperti Cosmic Vagabond dan Great Caretaker hanya sekilas menangkap aspek tujuan yang sebenarnya terlihat. Ketika terdapat alam semesta terancam dalam kehancuran, Bard selalu hadir di sana mengatasinya.

Ionia_Battle_of_Bard_Mountain

Ia telah berjalan dari satu dimensi ke dimensi lainnya, memastikan alam semesta tetap berada dalam keseimbangan. Sebagai penjaga alam semesta, Bard adalah representasi dari “The True Neutral”, Dewa dari segala Dewa, pencipta dari segala pencipta. Ia tidak akan ikut campur dengan konflik duniawi, kecuali konflik tersebut benar-benar membahayakan keseimbangan alam semesta.

Sebagai contoh, Bard tidak melakukan apa-apa ketika tentara Noxus membantai penduduk Desa Ionia yang tinggal di kaki Gunung Bard. Ia hanya bergerak untuk mengamankan artefak suci yang dijaga oleh tetua desa tersebut, setelah sebelumnya digunakan untuk membunuh tentara yang mengejarnya.

1280x720-MJb
Artefak suci yang menjaga alam semesta

Bard masuk ke dalam peringkat tertinggi. Karena selain ia tidak terikat dengan hukum alam semesta, Bard dapat dengan bebas berkelana dari satu dimensi ke dimensi lainnya, sembari melindungi alam semesta dari marabahaya yang skalanya jauh lebih besar dari pertempuran di Runeterra.

Bahkan Ryze yang notabenenya merupakan salah satu karakter penting di Runeterra, dengan bertugas untu menjaga/pelindung batu Rune agar tidak terjadi Rune Wars yang kedua kalinya, pernah berkata bahwa; suara lonceng dari langkah kakinya Bard melambangkan sebuah perubahan. Dengan kata lain, tidak ada yang bisa menandingi kekuatan Bard hingga sampai saat ini dan tidak ada yang bisa mengubah apa yang sudah dilakukan Bard.

Beberapa spekulasi juga mengatakan bahwa tubuh Bard yang berbentuk seperti balon tersebut hanyalah wadah untuk menyalurkan kekuatan “sang penjaga alam semesta” yang asli.

When you win, say nothing. When you lose, say less!

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments