Tanya Jawab Bersama Midlaner Clutch Gaming, Febiven

Tanya Jawab Bersama Midlaner Clutch Gaming, Febiven
febiven_1

Banyak pemain EU yang hijrah ke NA karena sistem Franchising, salah satunya adalah Fabian “Febiven” Diepstraten. Febiven memutuskan untuk hijrah dari EU dan memulai karier barunya di luar EU bersama tim baru NA LCS, Clutch Gaming.

Bagi kalian yang mungkin belum tahu Clutch Gaming, mereka adalah tim baru yang dibentuk oleh klub ternama NBA, Houston Rockets. Keikutsertaan mereka di NA LCS membuat tim tersebut bergerilya mencari roster pemain baru, di mana Febiven menjadi salah satunya. Mantan pemain Cloud9 dan Fnatic ini akan mengisi posisi Midlaner.

Baru-baru ini, Febiven membuka sesi AMA pertamanya di Reddit. Orang-orang bisa bertanya apa pun kepada Febiven. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang berhasil kami rangkum.


Q: Bisakah kamu memberikan pendapatmu mengenai fotomu yang ini?

qyDEyuI

Febiven: Itu wajahku ketika mencoba membuat senyuman selebar mungkin. Tentu saja itu bukanlah senyumanku secara natural.

Q: Bagaimana perasaanmu ketika nanti harus berhadapan dengan rekanmu dulu di Fnatic, Huni dan Reignover?
Febiven: Rasanya aneh dan menarik di saat yang bersamaan. Aku menantikan bertemu dengan mereka dan juga bermain melawan mereka. Aku penasaran seberapa jauh mereka sudah berkembang di luar dan di dalam permainan.

Q: Bagaimana menurutmu mengenai Pawn?
Febiven: Saat pertama kali melawannya pada MSI 2015, aku sangat terkejut betapa hebatnya dia. Gaya bermainnya sangat agresif dan cerdas. Dia adalah pemain yang solid.

Q: Bagaimana dengan ini?

Febiven: Itu hanya aku sedang mengatakan hal yang random karena situasi yang mulai memanas pada saat itu.

Q: Karena kamu pindah ke NA dengan alasan menginginkan lingkungan kerja yang baru, apakah itu berarti kamu tidak akan kembali ke EU LCS saat Franchising dimulai?
Febiven: Aku bergabung dengan CG selama 2 tahun dan aku akan melihat lagi ke depannya.

Quaye:

  1. Bagaimana perbandingan latihan di NA dan EU sejauh ini?
  2. Bagaimana menurutmu mengenai Deilor, Nico, dan Pr0lly?

Febiven:

  1. Kami memang baru berlatih beberapa kali, tapi dari yang kulihat gaya bermain NA lebih konservatif dan lebih berpusat pada macro gameplay, sedangkan EU lebih agresif dan cenderung mengejar kill ketimbang objektif.
  2. Deilor sangat berbeda dengan Nico dan Pr0lly, karena ia tidak tahu banyak soal permainan. Tapi ia punya banyak pengetahuan di luar permainan mengenai etos kerja dan menjadi role model bagi orang lain. Pr0lly jauh lebih fokus kepada game dan sangat pintar mengenai bagaimana bermain sebagai tim, eksekusi macro, draft, dan memperbaiki mindset pemain. Nico sendiri lebih kepada gabungan keduanya (Deilor dan Pr0lly).

Q: Apakah ada kesempatan dirimu bergabung dengan Misfits.
Febiven: Aku sempat bingung memilih Misfits atau CG, dan itu adalah keputusan sulit buatku. Tapi aku sangat percaya diri dengan pilihanku, dan aku percaya aku telah membuat pilihan yang tepat.

Q: Jika kamu tidak bermain di Mid, role mana yang kamu pilih?
Febiven: AD Carry.

Q: WHY NO STRUM NA SOLOQ?
Febiven: Aku tidak begitu suka streaming, maaf kawan.

Q: Pemain EU mana yang akan kamu rindukan?
Febiven: Perkz, Jankos, Odoamne.

Q: Apa yang menurutmu yang merupakan perubahan besar saat menjalani Split pertamamu bersama Fnatic, dengan posisimu sekarang ini?
Febiven: Saat Split pertama, pengalamanku masih rendah. Pada dasarnya aku masih belum memiliki etos kerja yang tepat dan kurang profesional. Sekarang aku telah tumbuh menjadi lebih baik dan lebih profesional.

Q: Bagaimana ceritanya dirimu dari seorang pemain Riven, kemudian menjadi pemain profesional?
Febiven: Pada awalnya aku hanya terus menggunakan Riven sampai mencapai peringkat atas, dan dari situ aku baru mulai mempelajari champion lain dan kemudian aku punya 3 akun di top 10 ladder EU.

Q:

  1. Masih berteman dengan Huni?
  2. Bagaimana menurutmu mengenai Life of Legends?
  3. Apakah masih memainkan Riven?
  4. Jika Ajax, Feyenoord, atau PSV bergabung ke esports, apakah kamu tertarik untuk bergabung bersama salah satu dari mereka, meskipun bayarannya berkurang?

Febiven:

  1. Tentu saja. Kami memang jarang berbicara tapi ia masih teman baikku sampai sekarang. Aku ingin segera bertemu dengannya di NA LCS.
  2. Aku tidak begitu menyukainya karena mengganggu latihanku, tapi aku tetap melakukannya karena menguntungkan buat Fnatic dan untukku sebagai seseorang di luar permainan.
  3. Aku tidak begitu suka Riven sekarang. Terlalu banyak counter-nya.
  4. Tergantung.

Q: Apakah menurutmu Meta Midlane sekarang terlihat membosankan di kompetitif?
Febiven: Ya, kupikir meta di Midlane juga membosankan, tapi tidak apa-apa, kamu hanya perlu memainkan mana yang terbaik sekarang ini.

Q: Menurutmu Midlaner mana yang akan menjadi lawan yang tangguh di NA?
Febiven: Jensen, Bjergsen.

Q: Midlaner yang ingin kamu hadapi?
Febiven: Bjergsen.

Q: Aku adalah fan berat Hakuho. Bagaimana rasanya tinggal dan bermain bersamanya di team house? Juga apa yang kamu harapkan dari CG?
Febiven: Hakuho orangnya kalem dan menyenangkan. Senang rasanya punya pemain seperti dirinya di dalam tim. Aku mengharapkan CG bisa berada di top 6.

==

Itulah tadi beberapa pertanyaan yang dijawab oleh Febiven dalam sesi AMA (Ask Me Anything). Semoga kalian bisa terus mendukung dirinya dan juga Clutch Gaming untuk bisa tampil baik di NA LCS Season 2018 mendatang.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments