Tipe-Tipe Pemain yang Paling Dibenci di League of Legends

Tipe-Tipe Pemain yang Paling Dibenci di League of Legends
teemo

Setelah sebelumnya kami sudah membahas tentang tipe-tipe pemain yang paling disukai di League of Legends, maka sekarang kita bakal membahas versi kebalikannya.

Yep, yaitu tentang tipe-tipe pemain yang paling dibenci, dimana gak ada satu pun orang yang berharap bertemu dengan salah satu dari mereka di Summoner’s Rift. Langsung saja simak di bawah!


Roles

1. Mereka yang Gak Tau Peran Role

Tipe seperti ini adalah tipe yang hanya berpikir jangka pendek dan tidak memikirkan tim.

Misalnya, tank yang harusnya menanggung segala damage dan memastikan tim memenangkan teamfight malah datangnya belakangan. Atau, support yang bertugas mati-matian melindungi ADC malah ikut-ikutan mengambil minion dan menelantarkan ADC sendirian. Ada lagi, midlaner yang sudah kalah di lane tapi tidak pernah Roaming untuk mendapatkan kill alhasil kalah level dan item ketinggalan. Contoh terakhir, jungler jarang melakukan gank malah keasikan farming di hutan, plus jarang membagi Red maupun Blue Buff untuk kawan.

Nah, biasanya pemain seperti ini dinilai gak ngerti role yang mereka mainkan. Maka tak heran, pemain-pemain kayak emreka cenderung tidak disukai.


Noob

2. Mereka yang Gak Bisa Diajak Kerjasama

Tipe ini mungkin agak mirip dengan tipe di atas. Kamu pernah ‘kan ketemu ADC atau midlane yang mentang-mentang Snowball malah seenaknya keliaran sendiri dan ketika mati bilangnya “Ini pada kemana?”. (Lah, elunya yang jalan sendiri…)

Ada lagi, ketika salah satu rekan tim berada dalam kesulitan dan sudah spam ping meminta bantuan, sang pemain bersangkutan malah asik farming. Dan ketika temannya mati habis kena gank, doi pun dengan mudahnya mengatakan maaf karena tidak melihat.

Contoh yang paling parah: ketika tim sedang bertahan mati-matian karena tim lawan mendapatkan Baron, si tanker malah melakukan sesuatu yang konyol dengan melakukan teleport ke markas musuh hanya untuk mendapatkan satu turret. Memang sih dapat turret, tapi markas kocar-kacir tuh!

Perlu diingat League of Legends adalah Game yang menuntut kerja sama yang baik jika ingin memenangkan suatu permainan. Mau kamu killnya banyak banget, kalau tidak ada teamwork itu juga sama saja tidak bisa menang.


Laggers

3. Mereka yang Lag tapi Maksa Main

Tipe ke-3 ini adalah tipe yang paling sering kita temui. Di saat kita sedang ada semangat-semangatnya untuk climbing di ranked, pas game baru saja berjalan 5 menit malah terdengar suara “A summoner has been disconnected” . Gimana gak nyesek itu, guys?

Eh gak lama kemudian, kembali terdengar “A summoner has reconnected”. Udah lega dong kita? Dan doi yang lag itu bilangnya “sorry bro lag” sambil nunjukin ping dia berada di angka 2764 ms. Omg!

Guys, sangat disarankan sebelum bermain cobalah untuk memeriksa koneksi kamu. Jangan gegara kamu sendirian yang lag, satu tim jadi kocar kacir dibantai musuh. Saran lainnya, kamu bisa bermain di bot match ataupun normal match andai kamu tetap ingin memaksa main meskipun koneksi sedang tidak kondusif.


Troll

4. Mereka yang sengaja Nge-troll

Ada loh, pemain yang dengan sengaja nge-troll dan buat satu tim ikutan kalah gara-gara ulahnya. Entah apapun motivasinya, kelakuan pemain yang seperti ini bener-bener tidak patut dicontoh. Well, mungkin kamu baru saja kalah karena ada troller di game sebelumnya. Tapi jangan juga kamu melampiaskan semua emosimu kepada pemain-pemain tidak bersalah di game selanjutnya.

Jangan ya, guys? Andai kamu sedang badmood hari itu, cobalah untuk beristirahat sebentar sampai emosimu kembali seperti semula.


Facepalem

5. Mereka yang Leaver

“Eh bro, gue udahan ya ada urusan.”

“Eh bro, gue udahan ya billing habis.”

“Eh bro, gue udahan ya mesti pergi ke sekolah.”

“Eh bro, gue udahan ya ada bos nih, gue di kantor.”

Please guys! Jangan pernah meninggalkan satu permainan dengan sengaja hanya karena kamu tidak bisa lagi melanjutkannya. Di saat kamu leave, maka rekan timmu akan kewalahan. Mereka bakal kesulitan untuk menghadapi musuh karena kondisi tim yang sudah berkurang satu pemain.

Sebagai informasi, satu game di League of Legends itu biasanya menghabiskan waktu sekitar 25 hingga 40 menit tergantung kepada kondisi permainan. Selalu pastikan dirimu mempunyai waktu yang cukup untuk menyelesaikan satu game. Dengan leave secara sengaja, bisa-bisa kamu dilaporin dan mendapatkan sanksi loh, guys!


Itu tadi di atas beberapa tipe pemain yang paling dibenci di League of Legends. Pastikan dirimu bukanlah salah satu dari yang disebutkan ya, guys? Have a nice day.

 

Stars Can't Shine Without Darkness

Facebook Google+ 

Leave a Reply