Will Draw For Riot Points, Tradisi Menggambar Demi Riot Point Gratis

Will Draw For Riot Points, Tradisi Menggambar Demi Riot Point Gratis
Will_Draw_Riot

Kalian pasti pernah mendengar atau melihat “Will Draw For Riot Points” di Internet. Will Draw For Riot Points adalah seorang pemain yang rela menggambar demi mendapatkan Riot Point (RP) gratis dari Riot. Para pemain bisa menggambar champion yang mereka inginkan dan mengirimkannya kepada Riot yang nantinya pihak Riot akan memberikan sejumlah RP kepada pemain tersebut. Meskipun belakangan kebiasaan ini sedang ngetren, ternyata hal ini sudah populer sejak 2009 lalu dan sudah menjadi sebuah tradisi!


Dilansir dari website Riot Games, tradisi ini dimulai pada tahun 2009 dimana pada saat itu berawal dari Tim Bantuan Pemain (Player Support) yang kesulitan memenuhi permintaan pemain. Sebagai contoh, pada saat itu sulit buat tim PS untuk mengubah nama pemain dan ada pemain yang meminta untuk mengubah namanya. Pemain tersebut berharap dengan mengirimkan gambar (sad-face Amumu adalah yang paling populer) mungkin bisa membuat tim PS merasa bersalah dan pada akhirnya memenuhi permintaan pemain tersebut.

Namun, ada kalanya tim PS tidak bisa memenuhi permintaan mereka sehingga tim PS memberikan RP sebagai gantinya. “Kenyataannya kami tidak bisa memenuhi permintaan mereka jadi kami merespon ‘Kami suka gambarmu, tapi kami tetap tidak bisa membantu. Ini ada sejumlah RP untuk menghargai gambarmu. PS: Tolong jangan katakan pada siapapun bahwa kami melakukan ini.'” kata mantan anggota PS tim Jesse Perring.

Mereka tetap menyebarkannya dan banyak orang tahu kalau mereka bisa mengirimkan karya mereka demi mendapatkan RP gratis sekali. “Kami terus menerus mendapatkan kiriman gambar champion di Kotak Masuk Layanan Bantuan tanpa konteks apapun. Seiring berjalannya waktu, tim PS mulai memperhatikan bahwa para pengirim mulai membubuhkan  pesan ‘Rito plz RP?’. Kami memutuskan untuk meneruskannya,” tambah Jesse.

Banyak juga pemain yang khawatir kalau gambar buatan mereka tidak cukup bagus dan tidak mendapatkan RP. “Banyak orang yang mengirim pesan kepada kami bahwa gambar mereka tidak bisa menggambar, tapi kami selalu menyemangati mereka dan mengatakan bahwa kemampuan menggambat yang bagus tidak menjadi masalah. Kami juga sering berkata kepada mereka ‘Kami juga tidak bisa menggambar,'” lanjutnya.

Gambar yang dikirim rata-rata adalah gambar dengan alat tulis seperti pensil dan pulpen, versi chibi dari champion, artwork modern, dan lain-lain. Belakangan ini, mereka menerima gambar yang dibuat di MS Paint seperti bentuk oval berwarna merah dengan deskripsi “Vlad”.

vlad

“Supaya lebih menarik, terkadang kami meminta gambar yang spesifik seperti melihat Boyband Fiddlestick. Hal ini terbukti bisa membuat pemain lebih kreatif dan menaikkan standar mereka,” tambahnya.

slide309

Sejauh ini sudah lebih dari 200.000 gambar yang masuk dan semua gambar tersebut disimpan oleh Riot. Gambar-gambar tersebut bahkan dipajang di kantor Riot, entah dipajang di suatu tempat atau diletakkan di meja pegawai.

Untuk mempermudah orang-orang dalam mengirimkan gambar, pada tahun lalu Riot merilis sebuah website bernama RP Art. Disitu orang-orang bisa memasukkan gambar mereka dan melihat gambar lain dari yang keren sampai yang konyol sekalipun. Riot juga memasukkan semua gambar yang masuk sebelumnya ke website ini. Tidak semua gambar ditampilkan, hanya gambar yang dipilih oleh Riot saja yang bisa ditampilkan di website ini.

Berikut adalah contoh gambar yang dibuat oleh pemain.

rpart1 rpart2 rpart3 rpart4 rpart5

Riot mengatakan bahwa mereka bisa menghabiskan beberapa jam untuk memilih gambar mana yang akan ditampilkan. Terkadang mereka juga harus berhenti sejenak untuk tertawa terpingkal-pingkal melihat karya-karya lucu yang masuk. Beberapa gambar patut diacungi jempol dan mendapatkan applaus.

“Aku pikir yang menarik dari gambar-gambar ini adalah banyak sekali personality yang muncul,” kata salah satu anggota tim PS Beckett Senekeder-Short. “Inilah yang membuat pemain League of Legends keren dan unik dan menyenangkan, dan gambar-gambar tersebut telah menjadi bagian dari Riot,” pungkasnya.

 

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles do not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply