4 Tim EU LCS Memutuskan untuk Bergabung Dengan NA LCS

4 Tim EU LCS Memutuskan untuk Bergabung Dengan NA LCS
d793c16d-49ba-4993-a79c-0c79b39195ad

Sekitar ada empat tim LCS Eropa telah mengajukan keanggotaan di league Amerika Utara; bahwa mereka ingin bergabung dengan NA LCS menurut laporan ESPN.

Dan sedangkan menurut Riot sendiri, ke empat tim ini sudah berbicara kepada pihak Riot dan juga ESPN bahwa mereka ingin keluar dari UE LCS dan ingin berkarir di NA saja. G2 Esports, Fnatic, Splyce, dan Misfits mengajukan aplikasi ke league NA, menurut sumber dari tim dan Riot Games.

Riot sendiri sudah mengumumkan hal ini di North Amerika dan China, tapi tidak di daerah lain. Sontak kabar ini langsung menjadi banyak perbincangan – tidak ada yang tahu pasti apa penyebabnya. Tapi jika kita melihat sekarang, beberapa tim di Eropa sendiri telah mengklaim bahwa masa depan LCS Eropa tidak pasti dan Riot hanya terdiam mengenai masalah ini. Riot mengatakan pada bulan Juni bahwa pihaknya tidak berencana untuk melakukan waralaba EU LCS.

Keputusan untuk waralaba atau menjual saham tim pada satu region, sebenarnya sangat dramatis karena akan mempengaruhi keseimbangan kekuatan mereka, terutama dalam hal pendapatan tim dan pemain. Tim yang diterima di League NA yang waralaba, tidak sepenuhnya menyerahkan tim tersebut pada pemegang saham yang baru tapi mereka akan ditawarkan pembagian pendapatan untuk pertama kalinya.

Sementara itu banyak sekali tim dari EU LCS dibiarkan bertanya-tanya kapan mereka akan mencapai tingkat pengakuan tersebut. Jika kita melihat dengan tingkat pendapatan, jelas sekali bahwa NA LCS memang lebih banyak dan sangat maju – hampir semua tim NA selalu sukses dengan pemasukan tim yang stabil. Maka tidak heran jika banyak sekali tim-tim dari NA mampu untuk mendatangkan pemain bintang.

Secara keseluruhan, meski ada hasil yang sangat bagus dalam turnamen Rift Rivals internasional – pada akhir bulan ini, EU LCS tidak memiliki tingkat viewership yang sama dengan NA. Turunnya interest, infrastruktur inferior di dalam tempat bertanding, dan ancaman terus-menerus degradasi tim EU – akan menyebabkan kerugian yang luar biasa ke depannya.

splyce-800x445
Splyce mungkin bisa pindah ke NA LCS

Tidak mengherankan jika tim-tim ini, atau ke empat tim terbaik di EU, akan mengajukan diri untuk bergabung dengan NA LCS.

Mengingat sejarah lama mereka dalam EU LCS, bagaimanapun akan sulit membayangkan bahwa Riot menerima aplikasi mereka untuk pindah. Tim ini telah menjadi identik atau icon tersendiri bagi League of Legends Eropa, apa lagi dengan Fnatic yang merupakan tim asli Eropa dan juga sudah menjadi icon besar tim esports Eropa.

Dan sementara Splyce dan Misfits keduanya memang berbasis organisasi di North Amerika, jadi ada kemungkinan besar bahwa mereka akan diterima untuk pindah ke NA LCS. Tapi dengan catatan; masing-masing tim harus menurunkan sebagian besar pemain mereka jika permohonan mereka diterima, untuk mematuhi peraturan Riot; karena NA LCS akan membatasi pemain luar yang bukan berwarga kenegaraan Amerika untuk main di NA LCS. Sepertinya rintangan terlalu besar bagi tim ini untuk benar-benar bisa pindah.

Sedangkan nasib G2 juga tidak jauh beda dengan Fnatic, mereka juga mungkin akan sulit untuk diterima. Sebenarnya Riot sendiri bilang bahwa EU LCS merupakan tempat yang akan menjadi peluang besar bagi tim, tapi nampaknya mereka tidak peduli dengan hal itu. Mereka berempat ini akan tetap mengajukan permohonan untuk pindah, walaupun mungkin akan sulit diterima.

Lalu kira-kira apakah permohonan mereka akan diterima oleh Riot? Dan jika benar mereka nanti berhasil pindah ke NA LCS, lalu bagaimana dengan nasib EU? Mungkin akan nampak lebih parah, karena 4 tim besar dari EU sudah tidak bisa meramaikan kembali EU LCS.

 

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply