6 Pemain League of Legends Terbaik Tahun 2017

6 Pemain League of Legends Terbaik Tahun 2017

Faker


Di musim 2017 ini, kita sudah banyak sekali disuguhi oleh pertandingan-pertandingan yang luar biasa dari berbagai turnamen, baik dari turnamen domestik seperti LCS, LCK, LPL, LGS – maupun turnamen internasional seperti MSI dan Worlds.

Di balik pertandingan yang luar biasa tersebut, tentunya itu semua bisa terjadi akibat adanya pemain-pemain yang handal yang dapat membuat setiap game sangat asik untuk disaksikan.

Dan ya, League of Legends adalah rumah bagi begitu banyak pemain hebat, namun akan selalu ada beberapa pemain yang akan lebih baik dari yang lainnya. Berikut ini telah kami rangkum beberapa pemain hebat, yang telah bersinar di tahun 2017 ini.

6. Jian “Uzi” Zi-Hao


5a427eaa14003320ac00000d

Dari daftar para pemain AD Carry yang kuat dan mampu bermain sangat gemilang di tahun 2017 ini, tentu saja kita wajib memasukan nama Uji di sana. Dia sangat terkenal dengan mekanismenya yang hebat dan gaya permainan yang agresif.

Walaupun Uzi gagal untuk mengantarkan timnya ke final Worlds Championship 2017, namun untuk sejauh ini, dia telah benar-benar memberikan kontribusinya dengan sangat baik dan besar.

Meski satu-satunya penghargaan yang dimenangkannya tahun ini adalah ajang All-Star 2017 saja, tapi Uzi tetap masih menunjukkan mengapa ia pantas mendapatkan piala yang lebih besar dan lebih baik dari itu semua. Semoga saja, di musim baru nanti Uzi bisa mendapatkan penghargaan yang lebih besar dari itu semua.

5. Lee “CuVee” Seong-jin


5a427e8f14003387f4000001

Salah satu Toplaner terbaik yang telah bermain dengan sangat apik di Worlds 2017 kemarin. CuVee, telah membuktikan dominasinya di Worlds Championship 2017; yang di mana ia telah berhasil melawan para Toplaner terkuat yang jauh lebih diunggulkan sebelumnya.

CuVee mampu memegang permainannya sendiri selama banyak pertandingan, hampir di semua game ia mampu mengendalikan secara penuh alur permaianan di jalur atas dan mematikan para Toplaner musuh untuk memberi keuntungan besar kepada timnya.

Dengan permainan yang konsisten ini, akhirnya CuVee DKK berhasil mengambil tropi Summoner’s Cup, dari juara bertahan SKT T1.

4. Kang “GorillA” Beom-hyeon


5a427e73699be4d80d000001

Di samping pasangan duetnya bersama Pray, GorillA tidak bersembunyi di balik bayang-bayang sebagai Support semata. Hampir di semua game yang sudah ia lalui, GorillA telah berhasil sebagai pemain yang bisa menjadi playmaker tim.

Meski permaianan kerennya jarang terlihat pada Worlds 2017 kemarin, namun di LCK Spring/Summer dan All-Star 2017; GorillA berhasil menunjukan mekanismenya yang sangat luar biasa. Apa lagi ketika Longzhu mampu mengalahkan SKT T1, di sana GorillA telah bermain dengan sangat apik sekali.

Walaupun pada akhirnya, ia telah gagal mengantarkan Longzhu untuk menjuarai Worlds dan mengantarkan Korea All-Star untuk menjuarai ALL-Star 2017. Namun tetap saja, untuk sejauh ini ia patut kita berikan apresiasi penuh.

3. Kim “PraY” Jong-in


5a427e4608f1db89f8000001

Pray telah dianggap sebagai AD Carry terbaik di dunia, yang di mana dominasinya telah ia tunjukan selama musim 2017. Sama halnya dengan GorillA, ia juga telah berperan penting dalam membantu Longzhu Gaming mengalahkan SK telecom T1 di LCK Summer Playoffs.

Walau sempat menuia kegagalan di Worlds, tapi bukan berarti Pray telah bermain dengan begitu buruk. Karena sebenarnya, selama Worlds berlangsung dia telah membuktikan bahwa dia adalah ADC dengan mekanis yang luar biasa.

2. Søren “Bjergsen” Bjerg


5a427e22699be48433000001

Salah satu pemain Midlaner terbaik di wilayah NA, Bjergsen telah membuktikan kepada semua orang bahwa ia merupakan pemian yang mempunyai kualitas tinggi, yang dimiliki oleh TSM.

Walau kurang bermain dengan begitu baik di Worlds, tapi segudang penghargaan dan rekor berhasil ia kumpulkan selama musim 2017 ini. Tidak hanya di situ saja, ia juga telah membantu Tim SoloMid meraih gelar NA LCS lainnya selama Musim Panas 2017.

1. Lee “Faker” Sang-hyeok


5a427e03699be4210d000009

Gagal menjadi juara di LCK Summer 2017, Worlds Championship, dan juga All-Star telah membuat jutaan fans-nya merasa kecewa kepada Faker di musim ini. Ya, musim 2017 memang bukan musim yang menguntungkan untuk Faker.

2017 merupakan tahun di mana, masa-masa kejayaan Faker telah runtuh. Tapi itu bukan berarti bahwa permainan hebatnya telah hilang. Karena Faker masih akan tetap menjadi pemain terbaik dari yang terbaik.

Karena untuk sejauh ini, masih belum ada pemian yang mampu menggulingkan tahtanya sebagai The King Player League of Legends. Mungkin di musim baru nanti, Faker akan membalaskan semua dendam kekalahannya ini dan merebut kembali semua gelar juara yang telah hilang dari genggamannya.

==

Season 2018 sudah ada di depan mata kita semua, itu artinya sebentar lagi kita akan segera menyaksikan pertandingan-pertandingan yang luar biasa dari semua pemain terbaik ini.

Semoga saja di Season 2018 nanti, ada satu kejutan besar untuk kita semua yang akan dihadirkan oleh para pemian terbaik dan juga para pemain yang lainnya.

Welcome the new season, summoners!

 

When you win, say nothing. When you lose, say less!

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply


comments