7 Pemain Terbaik di Legion LGS Summer 2017

7 Pemain Terbaik di Legion LGS Summer 2017
IMG_1571a

Pertandingan final yang seru antara Headhunters vs Phoenix Allstars menjadi akhir dari musim Legion LGS Summer 2017. Namun sebelum kita beranjak ke GPL Summer 2017 yang akan berlangsung minggu depan, marilah kita sedikit merangkum siapa sajakah para pemain yang layak dinobatkan sebagai yang terbaik sepanjang musim ini.

 

1. Petland


petland

Tidak diragukan lagi, Petland adalah pemain terbaik di Legion LGS Summer 2017. Penghargaan MVP of the Season yang ia dapatkan bukanlah tanpa alasan, karena ia benar-benar menunjukkan kemampuan terbaiknya saat melawan Phoenix Allstars di final.

Tidak hanya memiliki mekanik yang baik, kemampuan laningnya pun stabil dan ia jarang melakukan kesalahan-kesalahan yang tidak perlu. Champion pool yang ia miliki juga terbilang sangat luas, dan terbukti ia bisa memainkan beragam tipe champion mid.

Sayangnya, ia saat ini harus terkapar di rumah sakit karena sakit TBC (tuberkolosis) yang dideritanya, yang membuat ia harus absen dari GPL Summer 2017. Semoga ia cepat sembuh ya!

 

2. Andre


IMG_0604a

Menurut saya pribadi, Andre adalah pemain Indonesia terbaik saat ini. Kalau bukan karena Andre, mungkin Team NXL tidak akan bisa meraih peringkat 3 musim ini.

Mendampingi 2 ADC yang berbeda musim ini, Whynuts dan Imagination, Andre berusaha keras menyeimbangi permainannya dengan playstyle masing-masing dari kedua pemain ini. Dan ia juga jarang melakukan kesalahan selama musim ini berlangsung.

Andre memiliki game sense yang tinggi, tahu cara memanfaatkan situasi yang ada saat permainan dan ditambah pengalamannya yang terbilang lama sejak LGS Season 3, pemain yang sekarang masih berkuliah di Nanyang Technological University (NTU) Singapura ini patut diberikan apresiasi lebih.

 

3. Gov


Gov_1

Mulai debut di awal tahun lalu (LGS Season 6), Gov kini menjadi salah satu pemain terbaik di Indonesia saat ini. Bakatnya memang sudah terlihat saat itu, permainan supportnya terlihat lebih menonjol dibanding pemain rookie lainnya. Tidak heran, setelah itu ia langsung ditarik TwoJ untuk menjadi support tim Fortius.

Permainan Threshnya berkali-kali memberikan impact untuk timnya, dan meta Thresh yang kembali di musim ini membuat Gov dapat memainkan champion andalannya dengan sangat gemilang. Bahkan tim sekelas Headhunters pun sampai respek terhadap Thresh Gov, hingga mereka selalu mem-ban champion tersebut ketika bertemu Phoenix Allstars.

 

4. Santana


santanagov

Partner Gov di botlane Phoenix Allstars, Randy Heryanto Manik atau yang dikenal dengan nick Santana merupakan seorang pemain veteran dari LGS Season 1. Sudah jelas, pengalamannya di League of Legends tidak perlu diragukan lagi.

Mungkin beberapa fans Phoenix Allstars akan menemukan beberapa kesamaan antara playstyle Santana dengan superNayr. Ya, kedua pemain ini memang ‘satu perguruan’, punya champion pool yang mirip (Lucian, Sivir, Kalista), bahkan rumahnya pun berdekatan alias tetanggaan. Walaupun begitu, superNayr yang sempat pensiun musim lalu membuat PHX lebih mempercayakan diri posisi ADC kepada Santana.

Duet Gov dan Santana membuat botlane PHX menjadi awal keunggulan di early game, dan komunikasi antara kedua pemain ini sangat baik. Permainan Santana di semifinal melawan NXL menjadi highlight yang diabadikan oleh LOL Indonesia dalam video di bawah ini.

 

5. Cruzher


cruzher

Menjadi salah satu pemain terlama di scene kompetitif League of Legends Indonesia, Bayu “Cruzher” Putera masih menunjukkan keunggulannya sebagai salah satu pemain senior dengan pemahaman game yang tinggi.

Memimpin Headhunters dari posisi support, Cruzher akhirnya berhasil mendapatkan juara pertama lagi musim ini setelah 3 musim berturut-turut harus puas di urutan kedua. Permainannya baik sebagai support maupun sebagai ADC (di semifinal dan final) patut diacungi jempol, serta sejumlah play yang ia lakukan membuat botlane H2 sulit untuk dikalahkan tim-tim lainnya.

 

6. Pokka


pokka

Salah satu genius player Indonesia, penampilannya musim ini mengejutkan meski ia baru comeback setelah vakum 1 musim. Hal itu tidak membuat Pokka melemah… setidaknya sampai paruh terakhir musim, dimana ia sempat dibantai 0/6 di mid oleh Bigetron, menggunakan Taliyah.

Semenjak saat itu, permainannya justru bertambah solid, sedikit mengadopsi play style Petland yang sangat mencolok sejak awal musim, dan kita melihat pocket pick seperti Aurelion Sol yang berhasil membawa PHX menuju Grand Final.

 

7. PotatoDragon


potato

Inilah pemain yang mengalami peningkatan paling pesat di musim Summer 2017: PotatoDragon. Dari seorang rookie yang mainnya biasa-biasa saja, tidak terlalu mencolok, PotatoDragon menjadi salah satu faktor yang mengangkat U8 Esports sampai ke 4 besar musim ini.

Cukup sulit untuk membunuhnya di toplane. Berkali-kali toplaner dan jungler lawan berusaha untuk menshutdownnya, akan tetapi ia dapat lolos dari gank atau bahkan mendapatkan kill atas lawannya. Selain itu, PotatoDragon sangat menitikberatkan permainannya ke tim, lebih memfokuskan diri untuk bisa berkontribusi saat timnya membutuhkan kehadirannya.

 


Itulah dia 7 orang pemain terbaik di Legion LGS Summer 2017, bagaimana menurut kamu?

 

fusion jazz - vaporwave - instrumental hiphop

Facebook Twitter 

Leave a Reply