Ada Apa Dengan Reginald & Tryndamere?

Ada Apa Dengan Reginald & Tryndamere?

Terjadi adu argumen yang sengit antara presiden Riot Games Marc “Tryndamere” Merrill dengan pemilik TeamSoloMid (TSM), Andy “Reginald” Dinh, yang tampaknya memicu pembicaraan serius antara para pengamat dan personalita di LOL Esports.

Ini berawal dari video wawancara Reginald setelah kemenangan TSM atas CLG di Semifinal LCS Summer, Senin lalu. Wawancara yang dilakukan oleh theScore Esports ini mengungkapkan bahwa Reginald mengkhawatirkan jika update gameplay dari Riot terlalu cepat, membuat tim-tim sulit untuk beradaptasi ke meta game yang baru sehingga membuat kompetisi tidak stabil.

Reginald lalu mengatakan bahwa kompetisi yang tidak stabil, khususnya di NA LCS akan berakibat buruk terhadap investor dan masa depan LCS.

Pernyataan yang dibuat Regi cukup tegas, sehingga Tryndamere pun membalasnya melalui sebuah post di Reddit. Dalam post tersebut, ia menyayangkan pernyataan Regi yang menunjuk Riot untuk membenahi ekosistem LCS sepenuhnya. Ia pun menjelaskan berbagai hal yang dilakukan Riot untuk menjawab Regi, seperti patch lane swap yang ia anggap akan membuat kompetisi lebih menarik untuk disaksikan oleh penonton.

Tryndamere juga mengatakan bahwa beberapa tim LCS yang mendapatkan tunjangan pemain dari Riot malah menginvestasikan dana mereka ke game-game Esports lainnya, yang membuat Riot sulit menjawab bagaimana mereka dapat membuat tim LCS stabil dari segi ekonomi.

Tudingan dari Tryndamere tersebut membuat beberapa pihak angkat bicara, termasuk Reginald. Dalam komentar balasannya yang dimuat di Twitlonger, Reginald menjelaskan bahwa tunjangan yang diperoleh pemain saat ini tidak mengalami kenaikan yang sepadan, sedangkan pengeluaran tim bertambah setiap waktunya. Menurut Regi, kompensasi yang diberikan Riot tidak sepadan dengan aktifitas para pemain yang semakin padat.

Ia pun mengatakan bahwa investasi yang TSM lakukan di game lain tidak lain adalah karena sistem relegasi LCS (turun divisi ke Challenger Series) yang membuat kekhawatiran bagi tim-tim LCS kehilangan investor dan sponsor mereka. Terlebih lagi, batasan yang dilakukan oleh Riot terhadap sponsor membuat Reginald harus memikirkan cara lain untuk mencari solusi yang baik.

Di akhir pernyataannya, Reginald mengatakan bahwa ia siap bekerjasama dengan Riot dan tim-tim LCS lainnya untuk mencari titik temu agar masa depan LCS dapat terjamin untuk semua pihak yang terlibat.

Reginald saat masih menjadi pemain TSM
Reginald saat masih menjadi pemain TSM

Sejumlah pihak pun juga angkat bicara. Seperti Andy Miller, co-founder NRG Esports yang membubarkan timnya setelah turun ke Challenger Series. Ia menyatakan setuju dengan pernyataan yang ditulis Reginald untuk membalas Tryndamere melalui Twitter pribadinya. Begitupun juga dengan shoutcaster terkenal Christopher “Montecristo” Mykles yang membuat video respons atas kasus ini. Thorin, yang aktif di CS:GO sebagai analis, pun membuat vlog (video blog) untuk mengkomentari pernyataan Tryndamere yang dianggap tidak memberi titik terang untuk mengatasi masalah ini.

Tryndamere pun akhirnya angkat bicara untuk menyelesaikan polemik yang cukup alot ini. Dalam postnya di Twitlonger, ia meminta maaf kepada Reginald atas tulisan sebelumnya yang menurutnya terlalu emosional. Marc menyatakan setuju dengan beberapa poin yang dikemukakan Reginald, dan ia juga menyatakan akan berusaha untuk mencari jalan keluar yang adil untuk semuanya.

Tryndamere menyumbangkan bantuan untuk korban tsunami Jepang, 2013

Nampaknya dengan pernyataan terakhir Tryndamere, kita bisa melihat ada jalan terbuka untuk mendiskusikan semua masalah dan menemukan solusi terbaik untuk membuat LCS menjadi kompetisi yang sehat bagi para tim dan pemain, serta menghibur untuk para penonton. Semoga dengan perdebatan ini, masa depan LCS dan juga LOL Esports bisa menjadi lebih baik untuk kedepannya.

 

fusion jazz - vaporwave - instrumental hiphop

Facebook Twitter 

Leave a Reply


comments