Afreeca Freecs Maju Ke Babak Kedua Playoffs Usai Singkirkan Gen.G 2-0

Afreeca Freecs Maju Ke Babak Kedua Playoffs Usai Singkirkan Gen.G 2-0
AFS

Hari ini, tim-tim LCK yang masih tersisa dan masih punya kesempatan untuk lolos ke Worlds 2018 memulai perjalanannya di babak Playoffs. Laga babak Playoffs hari ini dimulai dengan pertandingan antara Gen.G dengan Afreeca Freecs.

Jika kita melihat rekor head-to-head kedua tim selama Summer Split, rekor head-to-head kedua tim memang imbang namun Afreeca Frecs sedikit lebih unggul dalam kemenangan per game. Afreeca Freecs berhasil memenangkan 3 game sedangkan Gen.G hanya 2 game saja. Dari sini terlihat bahwa Afreeca Freecs mempunyai sedikit keuntungan dibandingkan Gen.G

Kemenangan pada pertandingan ini menjadi harga mati karena akan mempengaruhi nasib kedua tim dalam perjalanan menuju Worlds 2018. Tim yang menang akan mendapatkan Championship Point yang lebih banyak dan masih bisa terus berlaga di babak Playoffs. Sedangkan bagi tim yang kalah akan tersingkir dari Playoffs dan akan menjadi lawan SK Telecom T1 di babak pertama Kualifikasi Regional Worlds 2018.

Game 1: Afreeca Freecs Win


Menggunakan komposisi early yang agresif dengan mengunci Quinn dan Olaf, tak butuh lama bagi AFS untuk membuka keran killnya di early game. Kiin dan Spirit tak hentinya memburu pemain GEN yang melakukan roaming seperti Ambition dan CoreJJ. Pemain GEN juga dibuat kesulitan mendekat karena kehadiran Swain milik Kramer yang selalu berhasil menciptakan zone.

AFS berhasil memegang penuh kendali pertandingan dengan nyaman. Setiap perlawanan GEN selalu berhasil diredam tanpa kesulitan. Objektif-objektif yang berhasil diamankan AFS juga semakin memperpanjang jarak keunggulan.

GEN tak menyerah begitu saja dan masih menunjukkan perlawanan yang cukup sengit. Kegigihan yang ditunjukkan oleh GEN sempat terbayar pada menit ke-32 dan 35 dimana mereka berhasil mengusir AFS. Tak hanya berhasil mengusir, GEN juga berhasil mendapatkan Ace berkat permainan impresif dari Ambition.

GEN juga berhasil mengamankan Baron sementara AFS berhasil mengamankan Elder Dragon yang membuat tensi pertandingan menjadi lebih tinggi. Satu kemenangan teamfight akan menjadi penentuan akhir game ini.

Teamfight yang ditunggu-tunggu pun datang pada saat GEN mencoba mengamankan Elder Dragon pada menit ke-46. Tak ingin GEN menjadi jauh lebih unggul, AFS langsung datang mencoba mengusik dan teamfight yang intens pun kembali terjadi yang berhasil dimenangkan oleh AFS. Tanpa membuang-buang waktu lagi, AFS langsung bergerak ke base GEN untuk mengamankan game pertama.

Game 2: Afreeca Freecs Win


Nasib GEN tak jauh berbeda dengan game pertama. Early mereka dibuat bagaikan neraka oleh AFS yang tak henti-hentinya memberikan tekanan dan terus memutar Death Timer setiap pemain GEN.

Kombo chain CC yang langsung diikuti oleh Last Breath dan Cannon Barrage serta zoning mengerikan dari Demonic’s Ascension membuat snowball AFS terlihat sangat mengerikan dan tidak bisa dibendung. Sepanjang game kedua berlangsung, kita hanya diperlihatkan bagaimana AFS membantai GEN dengan mudahnya. Tidak ada yang bisa dilakukan oleh GEN.

Berbekal Baron Buff dan 3 Infernal Drake, AFS langsung melancarkan push besar-besaran ke arah base GEN dan sukses mengobrak-abrik base GEN tanpa ada perlawanan. Menit 36 menjadi akhir perjalanan GEN di babak Playoffs setelah Nexusnya dihancurkan oleh AFS.

==

Berkat kemenangan ini, Afreeca Freecs berhak maju ke babak selanjutnya dimana juara bertahan Kingzone DragonX sudah menanti mereka. Sedangkan bagi Gen.G, mereka harus mengucapkan selamat tinggal pada babak Playoffs dan harus bersiap-siap untuk menjalani babak Gauntlet Worlds 2018. Gen.G akan menjadi lawan SK Telecom T1 di babak pertama Gauntlet.

Babak Playoffs LCK Summer 2018 akan dilanjutkan pada hari Rabu besok saat Afreeca Freecs melawan Kingzone DragonX pada babak kedua.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply