Akibat Ada Masalah Koneksi di Game 2, Phoenix Esports Menang WO atas Resilience Esports

Akibat Ada Masalah Koneksi di Game 2, Phoenix Esports Menang WO atas Resilience Esports
LGS2018_3

Phoenix Esports berhasil memenangkan pertarungan kontra Resilience Esports pada Week 5 Day 1 LGS Spring Split 2018 kemarin. PHX berhasil memenangkan pertarungan dengan skor sempurna 2-0. Atas kemenangan ini, Soapking dan kawan-kawan berhasil mengantongi kemenangan ketiga mereka.

Game 1: Phoenix Esports Win


Untitled

Resilience Esports sebenarnya cukup mendominasi di Early Game dengan permainan menawan yang diperlihatkan Gw123. Dengan menggunakan Skarner, si tukang begal Summoner’s Rift berhasil menculik satu per satu pemain Phoenix Esports.

Untitled

Namun, dominasi yang diperlihatkan Serigala Biru ini harus berakhir ketika Soapking melakukan aksi heroik dengan mencuri Baron Nashor musuh. Permainan pun menjadi lebih sulit untuk para pemain Resilience Esports meneruskan keunggulan mereka.

Baron Steal tersebut rupanya sangat berpengaruh pada hasil pertandingan, di mana akhirnya Phoenix Esports langsung menyudahi permainan dengan menghancurkan Nexus lawan. 1-0 untuk Phoenix Esports di pertandingan pertama ini.

Game 2: Phoenix Esports Win (WO)


27972688_1671473502939452_5340699887188904820_n

Memasuki game kedua, malapetaka nampaknya masih menyelimuti para pemain Resilience Esports. Kabarnya mereka mengalami sedikit masalah yang membuat Phoenix Esports menang Walkout (WO) dengan mudah. Dengan begitu, PHX berhasil menang dengan skor 2-0 kontra RES.

Resilience Esports kabarnya mendapati masalah koneksi yang membuat mereka tak bisa masuk ke dalam permainan pada Game 2. Hal ini langsung dikonfirmasi melalui LOL Esports Indonesia.

Untitled

Dilansir dari fanspage resmi LOL Esports Indonesia:

Game sempat terhenti di awal-awal setelah para pemain menyelesaikan Loading Screen. Game di pause selama 15 menit (mengacu ke poin 6.4 Rules LGS Spring 2018). Setelah batas waktu yang ditentukan, para pemain Resilience Esports tak kujung masuk ke dalam game.

Tim admin LGS pun memberikan asistensi untuk mengatasi permasalahan koneksi tersebut. Menurut pihak Resilience Esports, pemain tersebut berhasil login ke dalam client, namun tak bisa reconnect ke dalam permainan.

Dengan menganggap bahwa terdapat Bug, admin LGS pun mengacu pada Rules Poin 6.6 (Force Majeure). Dalam poin tersebut dikatakan bahwa admin akan melakukan penyesuaian dengan melakukan remake dengan pick yang sama, dengan catatan tak ada pause lagi untuk untuk tim Resilience (mengacu pada poin 7.2).

Mempertimbangkan kesempatan kedua yang telah diberikan kepada tim Resilience Esports, pihak LGS menekankan bahwa Wolfy dan kawan-kawan untuk sesegera mungkin berkumpul di lobby untuk memulai game. Namun setelah lobby dibuat, pemain Resilience Esports tak siap.

Karenanya admin LGS mengambil keputusan Default Win untuk Phoenix Esports setelah pihak Resilience Esports tak memenuhi kesempatan yang diberikan.

Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply