Akibat Toxic, Inspire Terkena Hukuman

Akibat Toxic, Inspire Terkena Hukuman
Inspire_2

Lee “Inspire” Beum-chan, baru-baru ini dikabarkan melalui fanpage LOL Esports Indonesia. Namun bukan sebuah kabar positif, melainkan “competitive ruling” yang merupakan bentuk pelanggaran kompetitif.

Sebagaimana dijelaskan pada post tersebut, Inspire harus menerima hukuman akibat terlibat perkelahian secara online dengan seseorang dalam sebuah ranked game. Perbuatan orang dengan nickname “YoonBambang” tersebut membuat emosi Inspire tersulut, karena ia memaksa Inspire yang mendapatkan role mid untuk bermain dua midlaner, dan pemain tersebut (yang mendapatkan role support) mengunci Fizz setelah Inspire mengambil Jhin.

Akhirnya, terjadilah pertukaran kata-kata yang tidak senonoh di kolom chat. Tidak sampai di situ, Inspire kemudian membuat sebuah post di grup Keluh Kesah Curhat League of Legends Indonesia, menjelaskan dengan lebih detail mengenai apa yang terjadi dan mengapa ia menjadi sangat emosional. Bahkan, Inspire pun mendapatkan foto asli YoonBambang dan berusaha mencari alamat tinggalnya. (saat ini post tersebut sudah dihapus)

Pihak Garena Indonesia menganggap hal tersebut sudah di luar batas, dan akibatnya harus memberikan hukuman kepada Inspire dan juga YoonBambang. Keduanya sama-sama dianggap bertanggung jawab atas insiden yang terjadi – YoonBambang yang menolak untuk bekerjasama dengan tim (dengan memainkan champion yang bukan rolenya), serta Inspire yang tersulut api dan mengeluarkan verbal abuse dengan kata-kata kasar.

Untuk hukuman yang diberikan kepada Inspire, tim Phoenix Esports yang merupakan tim tempat Inspire bertanding di LGS Spring 2018 tidak akan menerima dana operasional untuk bulan Februari. Sekedar info saja, setiap tim di LGS Spring 2018 akan menerima total Rp7.500.000 sebagai dana operasional selama satu musim (Januari – Maret). Jadi, PHX terkena denda sebesar 2,5 juta rupiah.

Sedangkan hukuman untuk YoonBambang tidak diberitahukan dalam post tersebut, dan akan diserahkan kepada tim Game Ops untuk ditindak.

Sebagai info tambahan lagi, hukuman yang sama juga pernah diberikan kepada Petland dari tim Headhunters karena ia melakukan verbal abuse di server Korea. Jadi, ini bukan yang pertama kalinya hukuman tersebut telah terjadi.

Sebagai pro player, Inspire seharusnya bisa tetap menjaga emosinya dengan melakukan mute atau report jika ada orang-orang yang tidak ingin bekerjasama dengan tim di sebuah ranked game. Namun tidak bisa dipungkiri, Inspire juga manusia yang bisa hilang kesabaran, sama seperti kita semua.

Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi ya.

fusion jazz - vaporwave - instrumental hiphop

Facebook Twitter 

Leave a Reply