Beberapa Fakta Menarik Seputar EU LCS Summer Finals 2018

Beberapa Fakta Menarik Seputar EU LCS Summer Finals 2018
EULCSSummer2018FinalMadrid

Pada akhir minggu ini EU LCS Summer Finals 2018 akan segera dimulai. Babak Final akan dimulai dengan pertandingan perebutan posisi ketiga antara Vitality dan Misfits kemudian dilanjutkan dengan perebutan gelar juara antara Fnatic dan FC Schalke 04 keesokan harinya.

EU LCS Summer Finals 2018 kali ini akan kembali menyambangi kota Madrid, Spanyol setelah 3 tahun. Sebelumnya pada Spring 2015 silam, EU LCS Spring Finals pernah diadakan di kota Madrid dan menggunakan venue yang sama yaitu Pallacio Viistalegre.

Sebelum itu, ada beberapa fakta menarik seputar babak Final yang akan dimulai pada malam ini. Berikut ini adalah beberapa fakta menarik seputar EU LCS Summer Finals 2018!

FC Schalke 04 Menjadi tim Olahraga pertama yang mencapai Final EU LCS


Schalke

Sejauh ini di kancah kompetitif EU hanya ada dua tim olahraga saja yang pernah berpartispasi, yakni FC Schalke dan Paris Saint-Germain. Kedua tim masuk ke kompetisi EU lewat cara yang berbeda. FC Schalke 04 masuk ke EU LCS dengan membeli spot milik Elements sedangkan Paris Saint-Germain mengawali lewat EU Challenger Series.

Perlakuan setiap tim saat memperoleh hasil buruk juga berbeda-beda. Paris Saint-Germain memutuskan untuk mundur sejenak sambil menanti kejelasan finansial dari Riot EU sedangkan FC Schalke 04 terus berusaha keras meskipun sempat turun kasta ke EU Challenger. Perjuangan keras tanpa akhir FC Schalke 04 akhirnya membuahkan hasil dan saat ini mereka menjadi tim olahraga pertama yang berhasil mencapai babak Final EU LCS serta semakin dekat dengan gelar juara.

Fnatic Berhasil Mendapatkan Gelar Juara di Venue yang Sama


Dma-6v5WsAECsr_

 


Pada Spring 2015 lalu di kota dan tempat yang sama dengan tahun ini, Fnatic berhasil meraih gelar juara EU LCS Spring 2015 usai menaklukkan Unicorns of Love di babak Final dalam 5 game. Pada waktu itu, skuad Fnatic diisi oleh Huni, Reignover, Febiven, Steelback, dan Yellowstar. Fnatic berkesempatan untuk mengulangi kesuksesan pada 3 tahun yang lalu bersama dengan skuad baru yang tak kalah impresif.

Jika Gagal, Nasib FC Schalke 04 Ada Di Tangan Misfits


MisfitsGamingVictory

Jika FC Schalke 04 ingin bermain di World Championship 2018, mereka harus bisa mengalahkan Fnatic di babak Final dan meraih gelar juara EU LCS Summer 2018. Namun bagaimana jika gagal? Nasib mereka akan bergantung pada Misfits yang nanti malam akan bertanding melawan Vitality.

Jika Misfits berhasil mengalahkan Vitality, maka FC Schalke 04 akan lolos ke World Championship lewat perolehan Championship Point. Sebaliknya jika Misfits kalah dari Vitality dan FC Schalke 04 kalah dari Fnatic, mau tak mau FC Schalke 04 harus melakoni Kualifikasi Regional.

credit: @LoLEsportsStats
credit: @LoLEsportsStats

Sama Dengan FC Schalke 04, Nasib Vitality juga bergantung kepada Fnatic


Vitality

Masih ada hubungan dengan poin ketiga, nasib Vitality juga bergantung kepada Fnatic jika ingin lolos ke World Championship 2018 lewat perolehan Championship Point. Bedanya, Vitality juga harus meraih kemenangan melawan Misfits sambil berharap Fnatic menjadi juara.

Saat ini Vitality memiliki 30 Championship Point dan berpeluang mendapatkan 70 Championship Point jika berhasil menempati posisi ketiga sehingga potensi total Championship Point yang bisa didapatkan Vitality berjumlah 100 Poin. Kekalahan yang diterima oleh baik Vitality sendiri maupun Fnatic akan membuat Vitality harus berjuang lagi di Kualifikasi Regional.

credit: @LoLEsportsStats
credit: @LoLEsportsStats

==

EU LCS Summer Finals 2018 akan dimulai dengan pertandingan perebutan posisi ketiga antara Misfits vs Vitality yang akan dimulai pada jam 10 malam nanti dan dilanjutkan besok dengan pertandingan Final antara Fnatic vs FC Schalke 04 yang akan dimulai pada jam yang sama.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply