Beberapa Tim Playoffs EU LCS yang Tumbang di Hadapan Tim Papan Bawah

Beberapa Tim Playoffs EU LCS yang Tumbang di Hadapan Tim Papan Bawah
ROCCAT

Hari ini menjadi hari yang sangat penting bagi tim-tim Playoffs karena hasil yang mereka raih hari ini akan menentukan posisi mereka. Tim-tim yang kemarin meraih kemenangan akan mencoba meraih kemenangan keduanya sedangkan tim yang kemarin kalah akan mencoba kembali ke jalur kemenangan.

Kesempatan untuk menang sebenarnya terbuka cukup lebar, mengingat lawan-lawan yang dihadapi sebagian besar tim-tim Playoffs adalah tim dari papan bawah klasemen. Fnatic akan menghadapi Unicorns of Love, FC Schalke 04 melawan H2k, Misfits menghadapi ROCCAT, dan Splyce melawan Giants Gaming. Satu-satunya pertandingan tersulit hari ini terjadi saat G2 Esports melawan sesama tim Playoffs Vitality.

Bukannya kemenangan yang mereka dapatkan, sebagian besar tim-tim Playoffs justru menderita kekalahan. Yang lebih parah, ada tim-tim yang mengalami kekalahan telak dari tim papan bawah!

FC Schalke 04 vs H2k – Winner: H2k


Tim Playoffs pertama yang menderita kekalahan adalah FC Schalke 04. Melawan H2k yang menempati posisi juru kunci, FC Schalke 04 memang berhasil menguasai early. Perlahan tapi pasti, H2k mulai mengimbangi permainan FC Schalke 04 dan berhasil mengungguli berkat Akali yang dimainkan oleh Selfie. Nukeduck yang pada pertandingan sebelumnya sangat mendominasi justru dibuat mati kutu oleh Selfie. Recap pertandingan selengkapnya bisa kalian baca di sini.

Misfits vs ROCCAT – Winner: ROCCAT


Misfits yang pada laga sebelumnya menderita kekalahan kini harus menderita kekalahan sekali lagi. ROCCAT juga selalu berhasil mengeksekusi ganknya dengan sangat baik tanpa adanya pemain ROCCAT yang tumbang. Blunder yang dibuat Misfits juga semakin memperpanjang keunggulan ROCCAT.

Pick Twisted Fate dari Blanc juga punya andil besar dalam keunggulan ROCCAT di mid-late game. Ultimatenya Destiny membantu ROCCAT dalam melakukan gank, teamfight, dan kontrol objektif. Usaha ROCCAT dalam menggagalkan percobaan objektif dan mencuri objektif semakin mudah karena adanya Twisted Fate.

Tak hanya Blanc, Norskeren juga punya andil besar. Beberapa penyelamatan pentingnya berhasil menyelamatkan pemain ROCCAT pada situasi genting dan berhasil menjaga rekan setimnya tetap hidup.

Misfits memang sempatn mendapatkan momentum untuk membalikkan keadaan, namun percobaan backdoor yang terus menerus dilakukan oleh Blanc membuat Misfits kesulitan melakukan push. ROCCAT akhirnya berhasil menemukan teamfight yang mereka butuhkan untuk menang atas Misfits.

Fnatic vs Unicorns of Love – Winner: Unicorns of Love


Ada dua alasan mengapa Fnatic mengalami kekalahan. Alasan pertama adalah komposisi pick Fnatic yang buruk. Draft yang sangat mengandalkan keunggulan early ini berhasil diabuse oleh Unicorns of Love yang berhasil mendapatkan champion terbaik pemainnya. Tanpa keunggulan early, komposisi yang digunakan Fnatic ini akan menjadi bencana.

Kedua, dengan membiarkan Exileh mengunci Irelia. Irelia yang dimainkan oleh Exileh sukses meredam permainan Caps yang menggunakan Fizz. Caps yang tertinggal tidak bisa berbuat banyak untuk mengangkat permainan Fnatic. Keputusan Exileh untuk membeli item Wit’s End sebagai starting item adalah keputusan yang bagus.

Usaha Broxah mencuri Baron dari Unicorns of Love juga tidak terlalu banyak membantu karena sebelum Baron berhasil dicuri, sebagian besar pemain Fnatic sudah tumbang terlebih dahulu. Kemenangan berhasil Unicorns of Love tak lama kemudian.

Sejauh ini sudah ada 3 tim Playoffs yang menderita kekalahan, namun tidak semuanya menderita kekalahan. Ada 2 tim Playoffs yang berhasil meraih kemenangan pada hari ini dan dua tim tersebut adalah Splyce dan Vitality.

Splyce vs Giants Gaming – Winner: Splyce


Memang hasil pada pertandingan ini tidak akan mengubah posisi Splyce di klasemen sementara, namun kemenangan tetap menjadi target utama Splyce untuk mengembalikan moral yang sempat hilang.

Sejak early, Splyce sudah menciptakan keunggulan yang cukup jauh berkat keberhasilan ganknya dan menghukum kesalahan yang dilakukan Giants. Semua lane Splyce berhasil mendominasi lawannya tanpa adanya kesulitan. Nisqy menjadi MVP Splyce berkat permainannya yang apik menggunakan LeBlanc. Tak hanya berhasil mempermalukan Betsy beberapa kali, ganknya juga sulit diantisipasi oleh Giants. Splyce berhasil meraih kemenangan pada menit ke-26.

G2 Esports vs Vitality – Winner: Vitality


Dibandingkan dengan tim-tim Playoffs lainnya yang melawan tim papan bawah, Vitality melakoni pertandingan yang berat saat melawan sesama tim Playoffs G2 Esports.

Pertandingan yang diprediksi bakal sengit ini justru lebih berpihak kepada Vitality. Kikis yang sejak bergabung dengan Vitality ini terus menunjukkan penampilan impresif masih mempertahankan performa yang sama saat melawan tim lamanya. Roaming dari Kikis sangat sulit diantisipasi oleh G2 Esports dan bahkan Jankos dibuat tak berguna sepanjang pertandingan.

Sepanjang pertandingan, G2 Esports sama sekali tidak punya celah sedikitpun untuk menyentuh Vitality. Kemenangan telak 10-0 berhasil diraih oleh Vitality.

==

Hasil buruk yang dialami oleh tim-tim Playoffs diatas membuat Summer Split masih belum selesai karena adanya 3 tim yang memiliki posisi imbang yakni G2 Esports, Vitality, dan FC Schalke 04. Ketiga tim ini akan melakoni pertandingan Tiebreaker besok untuk menentukan tim mana yang berhak meraih posisi kedua klasemen akhir.

Sedangkan selain ketiga tim di atas, Fnatic berhak menempati posisi puncak klasemen sedangkan Misfits otomatis menempati posisi kelima karena kekalahan 0-2 yang diderita pada minggu terakhir ini. Kemenangan yang diraih oleh Splyce juga tidak mengubah posisi mereka.

Laga Tiebreaker dijadwalkan akan dimulai besok pada jam 8 malam dengan pertandingan pembukaan antara Vitality melawan FC Schalke 04, kemudian dilanjutkan dengan Vitality melawan G2 Esports, dan diakhiri dengan G2 Esports vs FC Schalke 04.

 

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion. Want an advice? dump ur shitcrap Razer, Corsair, and other gaming mech boards, start using high quality-made for enthusias boards like Ducky, Varmilo, KBParadise, Leopold, or even custom boards.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply