Bigetron Harus Puas Menjadi Juru Kunci di GPL Spring 2018

Bigetron Harus Puas Menjadi Juru Kunci di GPL Spring 2018
BTR

Harapan Indonesia untuk bisa melihat tim Indonesia lolos ke semifinal GPL Spring 2018 harus kandas hari ini. Walau diperkuat oleh dua player asal vietnam, yaitu Minky (Top) dan MinhTri (Jungler), kehilangan figur kapten ingame, yaitu Starlest tampaknya berdampak cukup signifikan bagi turunnya performa Bigetron di ajang GPL Spring 2018.

Hari pertama berlalu sudah, dan saatnya hari kedua. Hari ini, 29 Maret 2018, Bigetron hanya perlu menang melawan tim Sovereign (Singapura) agar dapat lolos ke babak semifinal. Walau mereka harus tumbang di pertandingan pertama melawan Ascension Gaming (Thailand). Harapan satu-satunya Bigetron untuk lolos masih ada pada match kedua melawan Sovereign. Namun, kenyataan berkata lain, tim Bigetron harus mengakui keunggulan dari musuhnya.

Game 1: Bigetron eSports vs Ascension Gaming (Ascension Win)


Pada match perdana, BTR Tulsa diturunkan untuk mengantikan BTR Minhtri di posisi jungler. Tulsa diharapkan bisa memberikan impact yang luar biasa bagi tim Bigetron ketika menghadapi tim Ascension Gaming (Thailand). Sayangnya counter jungler yang bagus dari jungler Ascension Gaming, Intreso (Olaf) berhasil meng-shutdown pergerakan dari BTR Tulsa (Sejuani).

Keadaan ini semakin diperparah, ketika Tulsa yang sedang melakukan invade ke arah krug musuh, berhasil ditebak posisinya dan dihabisi oleh Intreso dan duo botlane Ascension gaming.

Intreso (Olaf) dari tim musuh berhasil mendapatkan Quadra Kill di match ini. Saat tim musuh sedang melakukan baron, Radians (Azir) berhasil ditangkap dengan ultimate dari Roccky (Orn), Spade (Shen) dan Minky (Jax) juga harus tumbang bersamaan. Ascension Gaming berhasil  memenangkan match ini dengan skor sangat telak 19-4.

day21

Game 1: Bigetron eSports vs Sovereign (Sovereign Win)


Pada match ke-2, Bigetron harus menghadapi wakil dari Singapura, Sovereign. Kemenangan atas tim musuh akan membawa Bigetron untuk maju ke babak semifinal pada hari sabtu, 31 Maret 2018. Sayangnya, nasib berkata lain, permainan apik dari Mexi (Jhin) tim musuh dengan mendapatkan kill atas Spade (Karma) berhasil mengubah arah permainan.

Bigetron sendiri tidak luput lepas dari kesalahan yang tidak perlu seperti pergerakan MinhTri (Sejuani) yang menyebabkan botlane Sovereign semakin snowball dan Minky (Fiora) yang bermain terlalu agresif.  Permainan pun dikuasai oleh Sovereign. Bigetron harus mengakui keunggulan dari tim musuh dengan skor telak 6-29.

day22

Perjuangan Bigetron harus terhenti, tetapi kita tetap harus tetap menghargai jerih payah wakil Indonesia. Bigetron harus puas menjadi juru kunci  dengan hasil akhir 0-4 di klasemen GPL Spring 2018.

Semoga Indonesia akan meraih hasil yang lebih baik di ajang GPL selanjutnya!

Martin Pin

eSports Man ~

Leave a Reply