C9 Reapered: Saya Pantas Mendapat Gelar Pelatih Terbaik karena Saya Sangat Pintar

C9 Reapered: Saya Pantas Mendapat Gelar Pelatih Terbaik karena Saya Sangat Pintar
Cloud9ReaperedLaugh

Senin (10/09) dini hari mendatang Oracle Arena akan menjadi saksi bisu lahirnya juara NA LCS Summer 2018. Stadion yang menjadi kandang dari tim NBA bernama Golden State Warriors tersebut akan menjadi panggung bagi Team Liquid dan Cloud9 untuk saling beradu kebolehan.

Lolosnya Cloud9 ke babak Final cukup mengejutkan. Tim asuhan Reapered tersebut sempat terseok-seok pada awal Regular Season hingga harus melakukan bongkar-pasang Roster. Untungnya penampilan mereka membaik mulai pekan keenam Regular Season.

Setelah sukses menundukkan Team SoloMid (TSM) pada pekan tersebut, Sneaky dkk. tak pernah lagi tersentuh kekalahan hingga akhir Regular Season. Penampilan impresif tersebut membuat mereka sukses mengamankan posisi dua klasemen akhir dan mendapat hak untuk langsung lolos ke babak Semifinal.

Cloud9

Di babak Semifinal C9 bertemu dengan TSM. Sempat tertinggal 1-2, C9 sukses membalikkan keadaan menjadi 3-2 dan mengakhiri pertandingan dengan kemenangan. Untuk pertama kalinya sejak 2014 Cloud9 sukses mengalahkan TSM saat bertemu mereka di babak Playoffs.

Penampilan mengesankan C9 tentu saja tak lepas dari andil Reapered. Pria bernama Bok Han-gyu tersebut yang memutuskan untuk mengganti tiga pemain andalan C9, yaitu Jensen, Sneaky, dan Smoothie, pada awal Summer Split karena dinilai sudah tidak memiliki nafsu untuk menjadi seorang pemenang dan terbiasa dengan kekalahan.

Kerja keras Reapered untuk membawa Cloud9 kembali berjaya tidak sia-sia, karena kini anak-anak asuhnya berhasil menembus babak Final dan berpeluang untuk menggagalkan Team Liquid kembali menjadi juara split. Sebagai penghargaan atas usahanya tersebut, NA LCS mengganjar Reapered dengan gelar Summer Coach of the Split.

Reapered Cloud9 Coach

“Saya sangat senang kami bisa menang (melawan TSM). Goldenglue dan Svenskeren sempat mengalami kesulitan pada Mid-Season. Saya benar-benar senang mereka berhasil kembali ke performa terbaik mereka dan membawa kami meraih kemenangan,” ucap Reapered dikutip dari InvenGlobal.

“Saya yakin bahwa para pemain memiliki potensi untuk menjadi lebih baik. Saya mencoba beberapa hal untuk mewujudkan hal tersebut, seperti mengganti roster, dan hasilnya tidak mengecewakan. Hasil buruk yang kami dapat di awal bisa dikatakan sebuah proses yang harus dilalui agar kami bisa seperti sekarang,” lanjutnya.

“Saya rasa saya pantas menerima penghargaan sebagai pelatih terbaik karena saya sangat pintar. (tertawa) Saya selalu berkata kepada para pemain bahwa mereka harus memiliki rasa percaya diri yang tinggi apabila ingin menjadi yang terbaik,” tutupnya.

Apakah Reapered bisa membawa anak-anak didiknya hingga meraih trofi NA LCS Summer 2018? Semua akan terjawab saat babak Final berlangsung Senin mendatang.

Dery Adhitya

If you're good at something, never do it for free

Leave a Reply