Cloud9 Melangkah Ke Babak Final NA LCS Summer 2018 Setelah Taklukkan TSM

Cloud9 Melangkah Ke Babak Final NA LCS Summer 2018 Setelah Taklukkan TSM
Cloud9

Summer tahun ini bisa dibilang sebagai Split paling fantastis yang pernah dijalani oleh Cloud9. Bagaimana tidak, pada awal Summer Split Cloud9 sempat menempati posisi juru kunci klasemen karena rutin melakukan rotasi dengan pemain Akademi.

Namun di pertengahan Split, Cloud9 berhasil menemukan resep kemenangan yang mereka cari. Setelah itu, kemenangan demi kemenangan mulai diraih oleh Cloud9 dan mereka berhasil mengakhiri Summer Split di posisi kedua yang mengantarkan mereka langsung ke babak Semifinal.

Pada babak Semifinal Sneaky dkk. bertemu dengan Team Solomid (TSM). Tim yang identik dengan seragam berwarna hitam tersebut lolos ke Semifinal usai mengalahkan Echo Fox. Meskipun menunjukkan adanya kesalahan dan kekurangan, TSM berhasil mengalahkan Echo Fox yang jauh lebih diunggulkan dan lolos ke babak Semifinal.

Laga antara Cloud9 dan TSM merupakan rematch NA LCS Spring Finals pada tahun 2017 lalu. Cloud9 mendapat kesempatan untuk membalaskan kekalahan untuk membalas kekalahan yang mereka alami dan sukses.

Game 1: TSM Win


Mengusung pick yang sama-sama gresif, kedua tim sudah memulai pertumpahan darah sejak early game. Kedua tim saling bertukar Kill sepanjang early-mid game, melakukan invade, dan saling memancing teamfight. TSM sedikit unggul dibanding C9 karena berhasil mengamankan dua Elemental Drake.

Saat memasuki late game, TSM baru mulai menunjukkan dominasinya dengan memenangkan beberapa teamfight krusial. Pick Akali dari Bjergsen mulai menunjukkan kengeriannya dengan mencetak satu persatu Kill. Zoning yang dilakukan Akali dengan memanfaatkan Skill Twilight Shroud (W) membuat TSM sulit ditaklukkan di setiap team fight. Meskipun unggul, C9 masih belum menyerah dan terus memberikan perlawanan.

TSM baru berhasil memukul mundur C9 saat terjadi team fight di Baron Pit pada menit ke-34. Memanfaatkan C9 yang memaksa teamfight meskipun HP Sneaky sangat rendah, TSM langsung memusatkan serangannya kepada Sneaky. Flank dari Bjergsen juga berhasil memecah konsentrasi Blaber sehingga TSM berhasil memenangkan team fight dan mendapatkan Baron.

Kemenangan teamfight di Baron Pit membuat keunggulan TSM menjadi lebih nyaman. Tak mau membuang-buang waktu lagi, TSM langsung melancarkan push besar-besaran sambil menghabisi C9 yang mencoba menghalangi untuk mengamankan game pertama.

Game 2: Cloud9 Win


Kedua tim menggunakan draft yang tidak jauh berbeda dari game pertama. C9 melakukan perubahan dengan mengunci Camille dan Varus, sedangkan TSM mengganti Gragas dengan Poppy.

Pergantian pick yang dilakukan C9 berhasil mengatasi masalah yang terjadi pada game pertama. Sneaky yang pada game sebelumnya kesulitan bermain agresif kini bisa bermain lebih agresif lewat Piercing Arrow dan bisa memberikan CC yang dibutuhkan oleh rekan setimnya. Sebaliknya, TSM justru mengalami kesulitan menemukan permainan yang efektif untuk menghadapi C9.

Setelah berhasil mengamankan Baron, C9 langsung melancarkan push ke base TSM lewat Botlane. Push C9 yang terlalu tangguh sulit dihadang dan TSM akhirnya harus menyerahkan game kedua kepada C9.

Game 3: TSM Win


TSM memutuskan untuk menggunakan komposisi Bruiser-Mage dengan mengunci Gangplank, Irelia dan Swain, sedangkan C9 masih mempertahankan pick dari game sebelumnya seperti Ornn dan Camille. C9 juga memutuskan untuk kembali memberikan Quinn kepada Sneaky.

C9 sempat terlihat mendominasi lewat Gank dan usahanya untuk memaksa TSM melakoni team fight yang kurang menguntungkan. Keadaan justru berubah saat Zven mulai ikut ke dalam pertarungan. Meskipun TSM dalam kondisi kalah, kehadiran Zven berhasil memutarbalikkan keadaan dan memberikan kemenangan untuk TSM.

Saat memasuki mid-late game, giliran Hauntzer yang ikut menunjukkan kebolehannya. Splitpushnya membuat C9 sulit untuk melakukan pergerakan dan Barrelnya memberikan damage yang besar kepada C9. TSM berhasil mendapatkan match point setelah menghancurkan Nexus C9 pada menit ke-34.

Game 4: Cloud9 Win


Pada game keempat yang mempertaruhkan nasib ini, C9 melakukan pergantian dengan memasukkan Svenskeren dan Goldenglue menggantikan Blaber dan Jensen. Sempat muncul keraguan mengingat pertandingan ini adalah Playoffs pertama untuk Goldenglue dan performanya masih belom konsisten. Keraguan tersebut buyar setelah Goldenglue menunjukkan permainan yang impresif.

Svenskeren adalah pemain pertama yang mulai menunjukakn kebolehannya pada game ini. Persentase keberhasilan Gank yang dilakukannya sangat besar, membuat dirinya sanggup mencetak beberapa Solo Kill yang menempatkan C9 pada keadaan unggul. Saat memasuki mid-late game, baru giliran Goldenglue yang menjadi kunci kemenangan C9 lewat penggunaan Nether Graspnya dan skill Space AIDSnya yang tepat.

Keunggulan yang diciptakan oleh Svenskeren dan Goldenglue ini membuat Sneaky bisa menjadi Marksman yang mengerikan di late game. Crowd Control dan Damage besar dari Auto Attack milik Varus membuat TSM kewalahan.

Keadaan menjadi semakin buruk bagi TSM setelah C9 berhasil mendapatkan Baron dan menghancurkan base lawan dalam sekali push. C9 mengakhiri pertandingan ini dengan kemenangan dan memaksa TSM untuk memainkan game kelima.

Game 5: Cloud9 Win


C9 masih mempertahankan pick Graves dan Malzahar serta membawa kembali Kai’Sa dan Leona, sedangkan TSM memilih Irelia dan Swain dari game ketiga. Pick TSM ini sempat berhasil pada early game, namun C9 berhasil memberikan perlawanan yang menyulitkan TSM saat akan memasuki mid game.

Keunggulan berhasil diraih C9 setelah memenangkan teamfight krusial pada menit ke-23. Melihat TSM dalam keadaan kalah jumlah, C9 yang awalnya mundur langsung maju memaksa TSM melakukan team fight. Zven yang terlambat datang karena masih melakukan TP terpaksa mundur untuk  mempertahankan base.

Setelah memenangkan teamfight tersebut, C9 langsung melancarkan push terakhirnya dan menjadi tim pertama yang lolos ke Final setelah menghancurkan Nexus TSM.

==

Berkat kemenangan ini, Cloud9 akan menjadi tim pertama yang berhasil melangkah ke babak Final NA LCS Summer 2018 dan berpotensi untuk menyelesaikan perjalanan fantastisnya dengan gelar juara. Licorice berhak mendapatkan gelar PotS pada pertandingan ini karena tampil impresif dan menjadi kunci kemenangan Cloud9.

Cloud9 akan menunggu hasil dari laga antara 100 Thieves dan Team Liquid untuk mengetahui siapa lawan yang akan mereka hadapi di babak Final. Babak Final NA LCS Summer 2018 akan berlangsung pada Senin, 10 September 2018 mendatang.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply