Dash: NA Mungkin Akan Menempati Urutan Kedua pada MSI 2018 Mendatang

Dash: NA Mungkin Akan Menempati Urutan Kedua pada MSI 2018 Mendatang
Dash

Meskipun NA LCS termasuk region yang terbilang maju untuk urusan infrastruktur dan kompetisi, memiliki beberapa tim iconic yang mendominasi selama beberapa tahun, dan branding tim yang cukup kuat, NA LCS masih minim prestasi di ajang internasional.

Setiap tahun, fans NA LCS memiliki tradisi selalu mengelu-elukan tim dari region mereka yang akan berlaga di ajang internasional, khususnya Team SoloMid. Mereka juga sering sekali membuat semacam hype bahwa NA akan menempati urutan tertinggi di setiap ajang internasional dan bahkan menjuarai turnamen tersebut.

Sayangnya, hype itu seringkali gagal diwujudkan dan tim NA LCS selalu pulang dengan tangan hampa. Sejauh ini, pencapaian terbesar NA LCS di ajang internasional adalah keberhasilan Counter Logic Gaming meraih posisi runner up pada MSI 2016 lalu.

Pada tahun ini, tradisi membuat hype tersebut masih ada, dan kali ini hype tersebut dibebankan pada skuad Team Liquid yang baru saja menjuarai NA LCS Spring 2018 setelah mengalahkan 100 Thieves. Performa pemain yang konsisten dan sejumlah nama besar yang berada di skuad Team Liquid menjadi alasan utama mengapa fans NA LCS yakin Team Liquid akan mendominasi Mid-Season Invitational 2018 mendatang.

Doublelift

Host NA LCS, James “Dash” Patterson juga berpikir demikian. Pada sebuah sesi interview dengan Travis Gafford, Dash mengatakan bahwa ia tidak setuju dengan pernyataan Xmithie yang mengatakan bahwa peluang Team Liquid akan semakin besar karena absennya SK Telecom T1. Tapi ia yakin bahwa NA LCS pada tahun ini mengirimkan tim terbaiknya karena Team Liquid berhasil menyatukan diri meskipun terdiri dari 5 pemain bintang.

“Aku tidak setuju dengan pernyataan Xmithie mengenai peluang NA menjadi juara satu karena absennya SK Telecom T1, tapi aku percaya sepenuhnya bahwa NA LCS mengirimkan tim terbaik yang pernah ada. Hal tersebut berhasil dibuktikan dengan 2 comeback dan juga hasil dominan 3-0 (saat melawan 100 Thieves) berkat teamwork yang mereka lakukan,” tegas Dash.

“Ini semua bukan tentang meme “Paid by Steve” dan lima pemain hebat yang berhasil dikumpulkan Team Liquid, namun apa yang terjadi adalah saat kelima pemain hebat tersebut bersatu sebagai sebuah skuad. Kita bisa melihat Team Liquid yang datang dengan kekuatan penuh dan bekerja seperti mesin yang baru saja diminyaki. Mungkin mereka bisa meraih posisi kedua, bukan pertama seperti yang orang-orang katakan,” tambahnya.

Meskipun Dash sama seperti dengan fans NA LCS lainnya yang berharap Team Liquid bisa meraih hasil baik pada MSI 2018 mendatang, ia masih cukup realistis dengan menepis pernyataan Xmithie. Dash seperti berharap Team Liquid bakal mengulangi kesuksesan yang dicapai oleh Counter Logic Gaming pada MSI 2016 lalu.

Untuk interview selengkapnya bisa kalian lihat di video di bawah ini.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles do not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply