Deretan Pemain-pemain Tertua di NA LCS

Deretan Pemain-pemain Tertua di NA LCS
36714334490_59dc55dfc9_b

Banyak hal yang bisa kita ambil setelah memasuki tahun baru di 2018 ini. Mulai dari membuka lembaran baru, resolosi ke depan, hingga usia yang bertambah. Berbicara tentang usia seseorang, biasanya kinerja para pemain profesional League of Legends akan menurun memasuki usia yang tak lagi muda.

Saat ini pemain profesional League of Legends didominasi oleh pemain baru di usia belasan hingga 20 tahunan awal. Di saat-saat itulah para pemain bisa dibilang berada di usia emas dan memiliki fokus dan agrasivitas yang baik. Memasuki usia 25 tahun, biasanya performa para pemain sudah mulai menurun dan pensiun di usia tersebut. Namun, tak sedikit pula ada yang bertahan, bahkan hingga usia 28 tahun.

Pada pembahasan kali ini, Hasagi ingin memberikan sedikit informasi mengenai beberapa pemain-pemain tertua di NA LCS yang masih aktif bermain sebagai pemain profesional hingga saat ini.

Mereka Sudah Pantas Dibilang sebagai Pemain Veteran


Doublelift

Untuk saat ini sudah ada sekitar 3 pemain yang berusia hampir 25 tahun, yang di mana mereka semua ini sudah pantas dibilang sebagai pemain veteran. Ada Doublelift yang lahir pada tanggal 19 July 1993, lalu ada Meteos yang lahir di tanggal 13 Juni 1993, dan juga ada Toplaner dari Clutch Gaming yaitu Solo yang lahir pada tanggal 26 Mei 1993.

Ketiga pemain ini bisa dibilang pemain yang cukup bagus di saat usia mereka yang tidak cukup muda lagi. Khususnya Doublelift; yang bisa dikategorikan sebagai salah satu pemain veteran NA LCS yang cukup sukses.

Sebenarnya sangat jarang melihat ADC di NA LCS yang bisa tampil baik di turnamen internasional. Akan tetapi sejauh ini Doublelift masih menjadi yang terbaik dengan tampil konsisten dibandingkan dengan pemain ADC lainnya.

Tua-tua Keladi



Tahun ini beberapa pemain NA LCS akan berulang tahun ke-26 nya. Mereka adalah Hai, Aphromoo, dan Flame yang sama-sama lahir di tahun 1992 silam. Mereka sepertinya pantas untuk mendapatkan gelar “tua-tua keladi NA LCS” karena masih aktif sebagai pemain profesional.

Hai adalah pemain yang dikenal dengan permainan makronya. Ia telah bermain di beberapa posisi, seperti Jungler, Midlaner, bahkan seorang Support. Dari seluruh pergantian tersebut, Hai tampaknya tak begitu kesulitan dan beradaptasi dengan baik di setiap posisi. Sayang, permainannya mulai menurun pada tahun 2015 lalu.

Beralih ke Aphromoo, ia merupakan salah satu pemain Support terbaik yang dimiliki oleh NA. Terlepas dari kenyataan bahwa ia gagal meraih hasil bagus di World Championship, Aphromoo masih pantas disejajarkan sebagai pemain Support terbaik, tak hanya di NA namun juga dunia.

Sedangkan untuk Flame, ia berhasil menunjukkan diri bahwa dirinya belum habis ketika memulai debut di NA LCS. Meskipun sempat tampil tak maksimal, namun pada tahun 2017 kemarin, Flame mampu memberikan kontribusi dengan membawa timnya menjadi runner up di NA LCS.

Mereka Berdua Ini Harusnya Sudah Mulai Pensiun


Xmithie by Raphie Rosen


Lahir pada tanggal 10 Mei 1991 (26 tahun), telah membuat Xmithie menjadi salah satu pemain tertua yang NA miliki. Doi bisa dibilang sebagai salah satu Jungler veteran NA yang masih menonjol sejauh ini, melihat daftar rekan satu timnya sekarang ini yang cukup bagus-bagus; nampaknya di musim 2018 ini juga Xmithie masih akan tetap mengantarkan timnya kejajaran tertinggi NA LCS.

Namun di samping dari itu semua, para Jungler-jungler muda berbakat kini sudah mulai banyak bermunculan. Jadi nampaknya reputasi dari Xmithie ini juga mungkin akan sedikit tergeser ya guys!

Lemonnation


Lahir pada tanggal 15 Juni 1989 (28 tahun) dan satu angkatan dengan SSONG yang sekarang ini sudah menjadi pelatih Team SoloMid; telah membuat LemonNation menjadi pemain paling tua di NA LCS, yang memiliki umur hampir 30 tahun.

Sempat menyatakan pensiun, namun pada akhirnya kembali lagi ke dunia esports League of Legends. Mekaniknya mungkin telah menyusut seiring bertambahnya usia yang ia miliki, akan tetapi itu juga telah membuatnya semakin berpengalaman.

Dengan cara yang sama dengan mantan rekan setimnya, yaitu Hai; LemonNation juga bertindak sebagai otak timjika Hai terkenal karena Shotcalling dan makro control-nya, Lemon terkenal karena mampu menyusun taktik umum dengan sangat baik.

Pada tahun 2017, daftar nama FlyQuest terlihat sangat underwhelming. Meski mendapat ekspektasi rendah, FlyQuest berhasil memberikan perlawanan kuat kepada tim teratas NA LCS, yang secara tidak langsung sebenarnya “otak” tim tersebut ada pada diri Lemon.

Dengan otak yang berpengalaman tersebut, sebaiknya Lemon memikirkan matang-matang untuk segera pensiun dan menjadi pelatih tim. Kami rasa itu adalah pilihan terbaik untuknya.

==

Usia memang tidak bisa dibohongi, mungkin beberapa pemain di atas ini masih ada yang bermain dengan sangat baik. Tapi tidak sedikit juga dari mereka yang sudah kelihatan dengan jelas bahwa performanya semakin menurun.

Lalu kira-kira apa mereka semua ini akan memutuskan untuk pensiun di waktu yang dekat nanti? By the way, mungkin akan seperti ini jadinya para pemain profesional di masa yang akan datang. Thanks untuk Invenglobal atas gambar kerennya ini.

i1514990534825319


Saya adalah presiden dari World Economic Journal dan merupakan salah satu penguasa dunia bawah, dan sering mengisi waktu luang dengan bermain League of Legends. Panggil saya "Big News" Morgans!

 

Leave a Reply