Detail dan Informasi Lengkap tentang All-Star 2018

Detail dan Informasi Lengkap tentang All-Star 2018
All-Star 2018 1

Hi Summoners!

Riot Games kembali menyajikan turnamen akhir tahun yang cukup dinantikan banyak pemain, yaitu All-Star 2018. Turnamen ini nantinya akan diselenggarakan di Esports Arena, Las Vegas, Amerika Serikat pada tanggal 6-8 Desember 2018.

Alasan dipilihnnya Esports Arena sebagai venue dikarenakan pihak penyelenggara bisa melakukan berbagai siaran langsung yang lebih unik, jika dibandingkan dengan LCS (League of Legends Championship Series) Studio.

All-Star 2018 2

Untuk membuat turnamen All-Star 2018 menjadi lebih menarik dan sayang untuk dilewatkan, Riot Games akan mengundang beberapa komunitas League of Legends dari berbagai negara untuk berpartisipasi. Mereka adalah Streamer ternama, Cosplayer, Content Creators, dan masih banyak lagi.

Berikut ini adalah beberapa orang yang akan diundang dalam turnamen All-Star 2018.

  • 2 pemain profesional dari setiap region (dipilih oleh fans).
  • 2-3 League Partners (Streamers, LOL Community Members, dan lainnya) dari setiap region. Orang-orang ini dipilih melalui League Partner Program.
  • 4 pemain profesional yang diundang langsung oleh Riot Games (setelah fans vote berakhir).

Pemilihan pro player ini nantinya akan diikuti oleh seluruh komunitas League of Legends dari 14 negara yang terdaftar. Mereka pun menjelaskan bagaimana cara pemain profesional ini terpilih ke dalam All-Star 2018.

  • Fans akan memberikan voting kepada 2 pemain profesional dari masing-masing negara dan bermain di All-Star 2018.
  • Pemain profesional yang memenuhi syarat adalah pemain yang turut serta dalam Split terakhir di region masing-masing.
  • Kandidat pemain akan dibatasi menjadi 20 pemain terbaik di setiap region.
  • Setidaknya 1 pemain profesional dari setiap tim dan 2 pemain profesional dari setiap role akan dimasukkan ke dalam kandidat pemain yang dipilih.
  • Fans juga bisa memberikan vote untuk pemain lain di luar region mereka. Meskipun begitu, voting yang diberikan dari negara lain tak bisa melebihi 20% dari jumlah total vote yang diberikan region asli sang pemain.
  • 2 pemain profesional dengan voting terbanyak (baik itu dari role ataupun tim) akan berpartisipasi dalam turnamen All-Star 2018 dari setiap region.
  • Update terkini tentang klasemen akan diberikan secara rutin di media sosial LoL Esports.

Voting pemain akan dibuka pada tanggal 17 Oktober 2018 dan berlangsung selama satu minggu. Kalian bisa cek website resmi LoL Esports dan juga media sosial LoL Esports untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.

Selain 28 pemain yang akan dipilih oleh fans, Riot Games akan menyisakan 4 slot pemain profesional yang akan mereka pilih untuk melengkapi 32 pemain di All-Star 2018. 4 pemain ini akan diumumkan secara resmi setelah voting berakhir dan jelang bergulirnya turnamen.

Dalam posting-an terbaru LoL Esports, mereka juga membeberkan beberapa mode yang akan dimainkan pada turnamen All-Star 2018.

  • All-Star 1v1 Tournament, 32 pemain profesional yang tergabung dalam event ini akan berpartisipasi dalam ajang 1v1. Setiap pemain akan bebas bermain, apakah mereka akan bermain serius ataupun melakukan Trolling. Hanya saja, mereka yang melakukan Trolling akan kehilangan kesempatan mendapatkan Piala Draven yang begitu keren dan titel 1v1 Champion.
  • All-Star Charity 2v2 Tournament, Ini merupakan mode baru di All-Star 2018, kita akan melihat pemain profesional dan League Partner berkompetisi dalam turnamen 2v2 di Howling Abyss. Mereka akan bermain dan mengumpulkan dana yang diperlukan dalam kegiatan amal (atas nama masing-masing pemain berdasarkan arahan Riot Karma).
  • Regional Rivalry Show Matches, Merupakan sentuhan rivalitas di dalam pertandingan All-Star dari setiap region. Setiap tim nantinya akan diisi oleh pemain profesional dan League Partner. Pertandingan ini akan menyajikan pertarungan sengit antara NA vs EU, China vs Korea, dan masih banyak lagi.
  • East vs West All-Star Showdown, Tambahan baru di All-Star 2018 adalah pertarungan antara kubu bagian Barat melawan kubu Timur. Mereka akan membentuk tim berdasarkan region masing-masing pemain dan melakukan tiga set pertandingan. Nantinya pada setiap set pemain akan bergantian.
  • Mixed-Team Alternate Game Modes, Pada mode ini nantinya setiap tim akan dicampur dan bermain dalam beberapa Game Mode.

Jika dilihat dari peserta dan format pertandingan yang akan dihadirkan tahun ini, All-Star 2018 bisa menjadi turnamen All-Star terbaik yang pernah ada. Tentunya kehadiran dan partisipasi komunitas League of Legends sangat dinantikan untuk membuat turnamen ini menjadi lebih meriah.

Leave a Reply