Diamondprox: Riot Berhasil Buat League of Legends Kembali Menyenangkan

Diamondprox: Riot Berhasil Buat League of Legends Kembali Menyenangkan
DiamondproxWorlds2018

Sebagai seorang veteran yang sudah lama berkompetisi di League of Legends, Diamondprox pastinya sudah pernah mencicipi sebagian besar perubahan yang diimplementasikan oleh Riot sampai detik ini. Pemain bernama Danil Reshetnikov sudah menapaki kancah profesional League of Legends sejak 2011, saat dirinya membela Team Empire.

Selama berkarir, Diamondprox juga sempat mengalami masa-masa saat Ia berada di puncak. Ia pernah menjadi bagian dari salah satu tim terkuat dan ditakuti akan agresivitasnya yakni Moscow5. Selain itum Diamondprox juga sempat berpartisipasi di World Championship beberapa kali pada masa awal karier profesionalnya.

3a6ec1919

Kalau ada saat-saat dipuncak, sudah pasti ada saat dimana Ia berada di titik terendah. Setelah Ia meninggalkan Unicorns of Love dikarenakan masalah Visa, nama Diamondprox seolah-olah tenggelam begitu saja. Namanya kembali muncul saat Ia bergabung kembali ke Gambit Gaming di LCL. Bersama Gambit Gaming, Diamondprox berhasil mendominasi LCL dan beberapa kali mewakili region tersebut di turnamen Internasional.

Tak hanya dari karir saja, namun Diamondprox juga sempat tidak menyukai keadaan permainan dikarenakan cara Riot menerapkan perubahan. Kepada Invenglobal, Ia mengaku bahwa cara Riot menerapkan perubahan dipandang tidak cocok dan sempat membuat karirnya terpuruk.

“Ada saat dimana saya mencintai League of Legends dan saat dimana saya membenci permainan ini. Ada waktu saat saya menyukai Riot dan ada waktu di mana saya membenci mereka,” ucap Diamondprox sambil tertawa.

Lee_Sin_TraditionalSkin

“Sebagai contoh, kita lihat Lee Sin saat mendominasi meta beberapa tahun lalu. Untuk menangani Lee Sin, bukannya menaikkan kemampuan champion Jungle lainnya dengan Buff, Riot memilih untuk memberikan Nerf besar kepadanya,” lanjut Diamondprox.

“Pada saat itu Lee Sin cukup populer karena champion tersebut bisa di beberapa role sekaligus. Lee Sin memiliki efektivitas sebesar 90%, sedangkan Jungler lainnya hanya 50%,” tambah pemuda 25 tahun tersebut asal Rusia tersebut.

Untungnya pada saat ini, Riot seperti mengubah cara mereka memberikan perubahan dan Diamondprox mulai kembali menikmati League of Legends seperti dulu kala. Beberapa perubahan seperti Rune Reforged dan rilisan Champion baru semakin membuat Diamondprox tertarik.

Rune_Reforged_New

“Meski begitu, selama beberapa bulan terakhir saya benar-benar menikmati League of Legends. Alasan utama dari hal tersebut adalah betapa bagusnya usaha Riot dalam memperbaiki kualitas permainan dalam satu setengab tahun terakhir,” tutur Diamondprox

“Perubahan seperti Rune Reforged, rilisan champion baru dan Balancing membat saya berpikir bahwa saat ini Riot tahu persis bagaimana setiap role memberikan pengaruhnya dalam permainan. Riot berhasil membuat semua Jungler memiliki efektivitas sekitar 80%. Itulah mengapa saya kembali menyukai permainan ini lagi,” tutup Diamondprox.

 

Gambit Esports akan bermain hari ini pada jam 15.00 WIB (vs G-Rex) dan 17.00 WIB (Kaos Latin Gamers) dalam laga lanjutan babak Play-In Worlds 2018.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply