Doublelift: Riot Buat Pemain Hebat Bermain Tidak Sebagai Posisinya

Doublelift: Riot Buat Pemain Hebat Bermain Tidak Sebagai Posisinya
Doublelift TL NA LCS Spring 2018_1

Bertambah satu lagi pemain profesional League of Legends yang mengkritisi RIOT dalam melakukan balancing game tersebut. Kali ini kritik dan sindiran dikeluarkan oleh AD Carry Team Liquid, Yiliang “Doublelift” Peng.

Dilansir dari ESPN Esports, Doublelift mengungkapkan isi hatinya terhadap buruknya patch 8.11 yang sangat mempengaruhi perubahan pertandingan di ajang kompetitif League of Legends.

Doublelift mengatakan pemain hebat seperti Faker harus bermain sebagai Taric Support Midlane atau Darius di botlane. Selain itu para pemain ADC terkenal di dunia harus dipaksa bermain bukan sebagai champions asli mereka. Menurutnya, hal tersebut sangat miris dan menyedihkan.

Faker

League of Legends menyediakan champion di setiap posisinya, namun saat ini para Champions Marksmen tidak mempunyai tempatnya di Summoners Rift. Padahal pada season-season lalu para Marksmen adalah faktor utama kemenangan sebuah tim.

Doublelift menambahkan, para tim profesional sekarang ini berusaha sangat keras untuk menemukan strategi terbaik yang dapat digunakan pada League of Legends patch 8.11 tersebut. Namun semuanya berakhir dengan kesulitan apalagi mudahnya counter pick juga mereka menggunakan strategi tersebut.

Banyak sudah para pemain profesional yang menyuarakan opininya tentang perubahan yang dilakukan oleh Riot Games. Dapat dilihat dari pertandingan-pertandingan LCK maupun LCS, para pemain berusaha menemukan strategi baru. Ini membuat permainan tampak kacau dan pertandingan selesai dengan cepat.

Kira-kira apa yang akan dilakukan Riot Games menanggapi hal ini?

Best Leader is A Great Support. Cheer Up Baby!

Facebook Twitter  

Leave a Reply