Bentuk Esports Liason Group, Komite Olimpiade Serius Pertimbangkan Esports Sebagai Salah Satu Cabor

Bentuk Esports Liason Group, Komite Olimpiade Serius Pertimbangkan Esports Sebagai Salah Satu Cabor
LoL-Worlds-2017-Group-Stage-Day-2-Betting-Featured

Saat ini industri Esports telah berkembang pesat dan digadang-gadang akan mendominasi industri hiburan dunia. Tingginya minta orang-orang pada game online membuat para developer tidak ragu untuk mengadakan turnamen atau kompetisi untuk membentuk komunitas.

Seperti yang kita ketahui, League of Legends sendiri akan hadir sebagai cabang eksibisi Esports di Asian Games yang sebentar lagi akan diselenggarakan. Ini menandakan bahwa Esports sudah mulai dilirik dan siap untuk diperkenalkan ke khalayak. Ini merupakan langkah awal bagi masa depan Esports yang lebih cerah, khususnya untuk League of Legends.

Setelah terpilih sebagai ajang eksibisi di ajang Asian Games 2018, akankah League of Legends kembali diikutsertakan dalam event olahraga internasional lainnya?

800x533_AsianGamesIndonesia

Esports League of Legends berpotensi besar untuk diikutsertakan pada event perlombaan olahraga antar bangsa lainnya seperti olimpiade. Besarnya basis pemain dan skena kompetitif yang berjalan stabil menjadi salah satu alasan di balik hal tersebut.

Pada 21 Juli lalu IOC Esports Forum mengadakan sebuah pertemuan. Dalam acara tersebut hadir International Olympic Committee (IOC), Global Asssociation of International Sports Federations (GAISF) dan juga pihak-pihak dari game Esports termasuk Riot Games.

Dilansir dari Unikrn, forum ini merupakan ajang diskusi untuk membahas mengenai masa depan Esports di olimpiade-olimpiade olahraga dengan melibatkan IOC dan GAISF yang keduanya merupakan pengurus olimpiade olahraga dunia.

Thomas-Bach_Esports-Forum_IOC-Media-1440x960

Di pertemuan inilah pihak-pihak Esports menekankan mengenai pentingnya pengakuan cabang Esports untuk diresmikan dan diikutsertakan ke dalam ajang-ajang olimpiade olahraga nantinya.

CEO Riot Games, Nicolo Laurent juga ikut hadir dan ia mengungkapkan mengenai kondisi Esports saat ini dan di masa yang akan datang. Nicolo mengatakan akan membuat Esports menjadi tumbuh dengan menciptakan peraturan yang tepat dan sistem yang tepat juga agar menjadi lebih baik kedepannya.

“Bagi kami, apa yang kami inginkan dan sedang kami usahakan saat ini adalah keterlibatan pihak pemerintah dalam perkembangan esports. Kami berharap mereka mengakui esports sebagai salah satu cabang olahraga serta menciptakan regulasi dan sistem yang bisa membantu kami untuk tumbuh besar,” ujar Nicolo dikutip dari Unikrn.

NALCSTSMvsC9

“Salah satu masalah terbesar adalah perbedaan sikap beberapa negara. Ada negara yang sangat ramah terhadap para atlit esports seperti Amerika Serikat. Mereka bisa memberikan visa atlet kepada atlet esports. Masalahnya tidak banyak negara seperti itu dan membuat kami kesulitan mengembangkan esports,” lanjutnya.

Melalui forum ini, muncul sebuah titik terang yang menjadi kabar baik bagi industri Esports. Sebuah wadah bernama Esports Liason Group dibentuk dan bertugas sebagai penghubung komunikasi antara badan Esports dan komite olahraga internasional.

Meski pada Asian Games 2018 masih menjadi eksibisi, pada tahun 2022 nanti esports resmi menjadi cabang yang dilombakan dan mendapat medali. Melihat apa yang terjadi di Asia dan terbentuknya Esports Liason Group, esports di Olimpiade rasanya akan terwujud dalam waktu beberapa tahun ke depan.

Arata

A boy who shattered destiny... "私はこの街から離れ、あなたと共に新しい人生を生きたい"

Facebook  

Leave a Reply