EVOS Esport Jadi Bukti Pesatnya Perkembangan Region Vietnam

EVOS Esport Jadi Bukti Pesatnya Perkembangan Region Vietnam
EVOS Esports

Wakil dari Vietname pada Mid-Season Invitational (MSI) 2018,  Evos Esport, berhasil meraih tiket untuk tampil di Main Event. Kepastian tersebut didapat setelah Slay dkk. sukses menghentikan langkah wakil Turki, BAU SuperMassive, di Round 2 dengan skor 3-1.

Kesuksesan EVOS membuat Vietnam selalu mengirimkan wakil mereka di Main Event MSI selama dua tahun terakhir. Tahun lalu Gigabyte Marines (GAM) sukses menembus Main Event. Meski berakhir di posisi enam pada klasemen akhir, GAM sukses mencuri perhatian banyak orang karena sukses mencuri kemenangan dari tim raksasa seperti G2 Esports dan Team SoloMid (TSM).

Melihat hal tersebut, rasanya status Vietnam sebagai negara penggembira di ajang internasional akan segera berubah. Berbeda dengan negara Asia Tenggara lainnya, berkat aksi memukau GAM pada MSI tahun lalu, pada gelaran kali ini wakil dari negara dengan jumlah penduduk terpadat nomor 14 di dunia tersebut langsung lolos ke Round 2.

gigabyte 1

Perkembangan pesat yang ditampilkan wakil Vietnam harus diwaspadai oleh region lain. Bukan tidak mungkin dalam waktu lima tahun ke depan mereka akan tampil layaknya tim Asia Timur seperti Korea Selatan dan Tiongkok.

Pesatnya perkembangan tersebut juga membuka jalan bagi para pemain Vietnam untuk Go International layaknya pemain-pemain asal Korea Selatan. Contoh nyata dari hal tersebut bisa kita lihat dari apa yang dialami oleh Levi. Penampilan apiknya bersama GAM pada MSI tahun lalu membuat salah satu tim asal Amerika Serikat tertarik untuk merekrutnya.

Pemuda bernama asli Đỗ Duy Khánh tersebut saat ini tengah meniti karir sebagai Jungler tim asal Amerika Serikat, 100 thieves Academy. Melihat kemampuannya saat MSI tahun lalu, bukan tidak mungkin dia akan promosi ke tim utama atau direkrut tim NA LCS lainnya.

Gigabyte-Marines-Levi-1024x576

Rasa percaya diri para pemain Vietnam terhadap kemampuan mereka juga cukup tinggi. Melihat raihan GAM yang hanya finis di posisi buncit MSI 2017 tidak membuat mereka takut. Toplaner EVOS yang tahun lalu tampil di MSI bersama GAM, Phan “Stark” Công Minh, mengaku bahwa timnya mampu mengalahkan semua lawan mereka, kecuali wakil Tiongkok dan Korea, di Main Event nanti.

Pernyataan semacam itu tentu saja tidak akan ada tanpa rasa yakin pada kemampuan yang mereka miliki. Melihat permainan mereka di Round 2 beberapa hari lalu, rasanya pantas-pantas saja apabila Stark melontarkan ucapan semacam itu.

Bagaimana menurut kalian, Summoners? Apakah EVOS Esport mampu menyamai atau bahkan melebihi pencapaian senior mereka di MSI tahun lalu?

Best Leader is A Great Support. Cheer Up Baby!

Facebook Twitter  

Leave a Reply


comments