Fnatic Lengkapi Jajaran Stafnya dengan Mendatangkan YoungBuck

Fnatic Lengkapi Jajaran Stafnya dengan Mendatangkan YoungBuck
youngbuck

Sepertinya untuk musim depan, Fnatic sangat ingin kembali menjadi juara dan penguasa EU LCS. Untuk mewujudkan keinginan tersebut, Fnatic melengkapi stafnya dengan mendatangkan YoungBuck dari G2 Esports.

Lewat website resminya, Fnatic mengumumkan kehadiran YoungBuck ke dalam jajaran staf Fnatic. YoungBuck nantinya akan menjabat sebagai direktur tim yang ditinggalkan oleh Quaye karena ingin kembali ke Inggris.

produploads12be57d7-348b-4748-8c91-fc3799972157banner-youngbuck-1280x720

“Dengan senang hati, aku mengumumkan bahwa aku akan menjadi direktur tim selama 2 musim ke depan,” tulis YoungBuck.

“Dengan peran ini, aku akan mengelola staf divisi League of Legends dengan baik, membawa visi dan tujuan baru, serta membangun kultur tim yang sehat, di mana sejalan dengan tujuanku membawa Fnatic menjadi tim terhebat di Barat,” tambahnya lagi.

YoungBuck tidak sendirian, ada Dylan Falco yang memutuskan untuk menetap di Fnatic setelah menjabat sebagai Head Coach sejak Summer 2017. Mengikuti kesuksesan Falco di ajang Summer 2017 dan perjalanan fantastis selama Worlds 2017, sepertinya Fnatic tak ragu untuk memperpanjang kontrak Falco.

produploads1bd44d75-5b5e-4e19-a35d-969527cb63e0banner-falco-1280x720

“Setelah bekerja untuk Fnatic selama Summer 2017 dan Worlds 2017, aku sangat bersemangat untuk menghadapi musim 2018. Pada Summer lalu, Fnatic telah berupaya ekstra untuk menciptakan staf dan manajemen yang komprehensif, sesuai dengan aspirasi tim yang tinggi. Bekerja bersama Joey dan Michael menjadi pengalaman terbaikku, dan aku tak sabar menantikan apa yang bisa kami raih pada 2018,” tulis Falco.

Dylan Falco nantinya akan dibantu oleh Garki yang akan menjabat sebagai Manajer dan Kayys yang akan menjabat sebagai Analis. Tambahan dua orang ini dipastikan akan semakin memperkuat jajaran staf Fnatic. Tim yang dibentuk sejak tahun 2011 silam ini sudah mempunyai segala sumber daya yang diperlukan untuk meraih gelar juara, tinggal bagaimana mereka memanfaatkan semua sumber daya yang ada.

Laurent Vic

Writer, Gamer, Mechanical Keyboard Enthusiast, Dank Memer, Noob Yu-Gi-Oh! Duelist (Red Archfiend User). My articles does not reflect my personal opinion.

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply