FNC Bwipo: EU Menang karena Gunakan Gaya Bermainnya Sendiri

FNC Bwipo: EU Menang karena Gunakan Gaya Bermainnya Sendiri
Bwipo Fnatic

Setiap tahunnya, tim NA LCS datang ke turnamen internasional dengan hype yang sangat tinggi. Para fans percaya bahwa NA akan mendominasi dan membawa pulang gelar juara. Sayangnya, penampilan tim NA di World Championship 2018 saat ini tak berkata demikian.

Alih-alih mendominasi, tim NA justru anjlok dan gagal memberikan perlawanan terhadap lawan-lawannya. Salah satu yang menjadi pembicaraan banyak orang adalah kandasnya 100 Thieves di tangan Fnatic, wakil dari EU. Dalam pertandingan itu, Fnatic menang dengan sangat meyakinkan.

Licorice Cloud9 Worlds 2018

Tak hanya 100 Thieves, Cloud9, dan Team Liquid juga mengalami hal yang sama. Pada hari pertama Main Event Worlds 2018, Team Liquid harus takluk dari kt Rolster, sedangkan Cloud9 kalah melawan Royal Never Give Up (RNG).

Terkait hal tersebut, InvenGlobal berkesempatan untuk menanyakan beberapa hal terkait perbedaan NA dan EU di Worlds 2018 kepada Bwipo (Toplaner Fnatic).

MSI Bwipo MSI 2018

“NA saat ini kesulitan untuk memainkan gaya permainannya sendiri. Sedangkan EU bermain dengan baik menggunakan gaya permainan mereka masing-masing. G2 bermain dengan baik melawan Afreeca Freecs di hari pertama, namun tidak demikian di hari keduanya,” ujar pemain bernama lengkap Gabriel Rau.

Mengenai laju timnya sendiri, Bwipo masih belum yakin sebelum melewati hadangan dari Invictus Gaming (IG). Semua pandangan pasti akan tertuju ke arah Midlane, di mana Caps akan bertemu dengan Rookie. Di Toplane, saya tak tahu siapa yang akan turun antara aku dan sOAZ. Tentunya kami sangat bersemangat untuk melawan pemain seperti Duke ataupun TheShy,” tambahnya lagi.

Pertandingan antara Fnatic melawan Invictus Gaming akan berlangsungĀ hari ini setelah pertarungan antara Team Liquid dan EDward Gaming berakhir.

Laurent Vic

RIP AND TEAR UNTIL IT'S DONE

Facebook Twitter Google+ 

Leave a Reply