Hai Resmi Menutup Karier Profesional di League of Legends

Hai Resmi Menutup Karier Profesional di League of Legends
Hai - Golden Guardians

Hai “Hai” Du Lam adalah seorang pemain senior profesional League of Legends. Hai memulai debutnya di NA LCS dengan bermain di tim Cloud9 sepanjang tahun 2013-2015. Dia dianggap salah satu pemain profesional hebat yang pernah hadir di NA LCS karena kemampuannya beradaptasi pada situasi-situasi yang berbeda (perubahan posisi), serta dia mampu menjadi Shotcaller yang hebat.

Kemampuan adaptasinya diakui publik setelah ia menunjukkan kehebatannya di posisi Mid, Jungle, dan Support hingga akhirnya Hai kembali lagi ke Midlane.

Awal mula karier Hai berawal dari Quantic Gaming Organization yang gagal lolos ke NA LCS karena tak lolos di babak NA LCS Promotion. Hai dan teman-temannya bergabung bersama Cloud9 dan membawa Cloud9 ke World Championship Season 3. Meskipun mereka harus kandas di babak perempatfinal, Hai tetap bersama C9 hingga tahun 2016 akhir dengan berbagai macam Role yang dia mainkan, serta bermain bagi tim Academy Cloud9.

Hai_Lam_Worlds_2015_840

Di tahun 2017, Investor baru yang hadir di NA LCS membeli spot C9 Academy dan mengubahnya menjadi FlyQuest. Dan di sana Hai bermain selama satu tahun, sebelum akhirnya menjadi salah satu pemain paling senior di Golden Guardians.

Selama karier profesionalnya, Hai memiliki statistik yang impresif. Ia memiliki permainan yang cenderung pasif dan lebih kepada Supporting Play di Midlane. Ia memiliki 1.273 kills, 2.293 assists, 1.119 death, dengan rasio KDA 3,19 persen.

hai

Terkait kelanjutan kariernya di League of Legends, pemain berusia 25 tahun ini mengatakan bakal memfokuskan diri sebagai streamer dan juga content creator. Kabarnya, ia akan melakukan streaming setidaknya 40 jam per minggunya, seperti dilansir dari Dot Esports.

Dalam streaming-nya nanti, ia ingin memberikan banyak pengetahuan kepada para pemain bagaimana menjadi Shotcaller yang baik dan bermain 5-v-5 di pertandingan kompetitif. “Saya ingin memperlihatkan permainan skuad/tim dan menunjukkan kemampuan saya memimpin mereka,” ujar Hai.

Selain menjadi seorang streamer, Hai juga tak menutup kemungkinan menjadi seorang caster, analyst, ataupun pelatih di kemudian hari.

==

Well, selamat berjuang di karier mu selanjutnya Hai! Kami nantikan konten-konten menarik tentang yang kamu buat.

Ethan Cole

There once was a serpent who only traveled in one direction. Always forward, never backward. Until one day, the serpent came upon a Demon. The Demon cursed the serpent, driving him insane, causing him to eat his own tail. The serpent was blind. But a few, those who were seers, knew the serpent's true path, so they created a weapon. A weapon to destroy the Demon. They hid the weapon in the snake's den, where he waited for his madness to end. But it never did. For the seers discovered that the only one who could wield the weapon was the Demon itself. And so the serpent was doomed to circle in madness... Forever.

Leave a Reply