Headhunters, Dari Indonesia Untuk Indonesia

Headhunters, Dari Indonesia Untuk Indonesia
HNT

Tidak bisa dipungkiri lagi, selama beberapa bulan terakhir ini, dunia kompetitif esports League of Legends di Indonesia memang tengah disibukkan dengan serangkaian kompetisi-kompetisi penting. Mulai dari kualifikas Hyperplay, pemilihan Timnas untuk di Asian Games, sampai kualifikasi (GCM) Globe Conquerors Manila.

Seperti yang kita tahu, kompetisi tersebut merupakan langkah awal bagi tim-tim dan pemain Tanah Air untuk bisa berlaga dan menjulang prestasi di pegelaran turnamen League of Legends bersekala Internasional.

Setelah melewati perjalanan panjang yang cukup sengit serta ada beberapa pro dan kontra, akhirnya Indonesia sendiri sekarang ini sudah siap untuk mengirim 3 tim perwakilan nama Bangsa ke 3 turnamen tersebut. Mereka adalah Armored Project yang bakal berlaga di Hyperplay, Headhunters di Asian Games dan juga Bigetron eSports di GCM 2018.

Berbicara tentang tim esports League of Legends Indonesia, pada kesempatan kali ini Hasagi akan memperkenalkan kamu semua dengan salah-satu dari mereka yang juga bakal mewakili Indonesia di Asian Games.

Berkenalan Dengan Headhunters


headhunters-1

Sempat menuai pro dan kontra, prihal pemilihan roster Timnas League of Legends. Kini, jutaan pasang mata dan teriakan semangat dari masyarakat di penjuru negeri bakal tertuju kepada Headhunters. Pasalnya tim yang dibentuk pada tahun 2016 lalu bakal mewakili nama Indonesia di pergelaran pesta olahraga terbesar Asia. Yups, apa lagi kalau bukan Asian Games 2018.

Bertanding di hadapan publik sendiri membuat Skuad Garuda bakal tampil habis-habisan untuk meraih kemenangan. Meski perjalanan mereka nanti tidaklah mudah, namun Bayu “Cruzher” Putra Sentosa, selaku nahkoda sekaligus owner dari tim tersebut memiliki ambisi dan tekad yang kuat untuk mencapai posisi tiga besar di Asian Games nanti.

Active Player Roster

  • Malik Abdul Aziz / Fakefriend
  • Felix Chandra / Fong
  • Ruly Sutanto / Whynuts
  • Peter Tjahjadi / Airliur
  • Gerry Arisena / Potato
  • Ericko Lim / Soapking (Roster Timnas dan Produser)
  • Henry Salim / Wanderlust

Organization

  • Bayu Putera Sentosa / Cruzher (Owner, Founder dan Head Coach Timnas)
  • Noxiaewr Erion / June (Manager)
  • Ananda Rizky Fauzy / Bandot TV (Streamer)
  • Kristoffer Renè Utama Odland / Utama (Head Coach Headhunters)
  • Yudi Anggi / Justincase (Content Manager)

Debut Pertama Headhunters di Panggung Kompetitif


800px-Headhunters_Team_Roster

Organisasi esports yang bermarkas di Jakarta ini, pertama kali dibentuk oleh Cruzher pada bulan Oktober 2016 lalu, setelah dirinya hengkang dari Revival Esports dan memutuskan untuk membangun timnya sendiri. Menjelang memasuki bulan November, akhirnya Cruzher mulai menggaet satu-persatu pemain lokal untuk mengisi timnya tersebut; Sunny, Porraßox, Yejinn, Gov, dan Apple adalah nama-nama pemain pertama yang mengisi skuad Headhunters.

Namun tidak berhujung cukup lama, Apple, Gov dan Yejinn memutuskan untuk keluar. Yang kemudian kekosongan tersebut di isi oleh Spy dan Kriss Kyle (pemain dari Vietnam) pada bulan Desember. Memulai debutnya di LGS Spring 2017, tidak di sangka-sangka Headhunters berhasil memberi kejutan yang luar biasa.

Memiliki ambisi yang besar, Headhunters berhasil mempecundangi Pheonix Esports di Semifinal dengan skor 3-0. Berkat kemenangannya ini, akhirnya Headhunters mampu melaju ke tahap selanjutnya untuk menghadapi Fortius di partai The Finals. Namun sayang, kekuatan dari para pujangga HNT pada saat itu masih belum mampu menggulingkan Chupper dkk.

Hadhunters sendiri akhirnya harus puas menjadi Runner-up di LGS Spring 2017.

Angin Segar di Musim Panas


HEADHUNTERS-2a

Di mata para fans dan pengamat, mereka dikenal sebagai salah satu tim paling serius dalam menempatkan diri sebagai sebuah merek esports profesional. Itu semua dibuktikan dari upaya-upaya yang terus dilakukan oleh Headhunters demi menggapai impiannya sebagai tim Leageue of Legends nomor satu di Indonesia.

Memasuki musim baru pada Season yang sama. Tidak ingin mengulang kegagalannya lagi pada Spring kemarin, Headhunters mulai melakukan perombakkan terhadap armada tempur mereka menjelang dimulainya LGS Summer 2017. Keluarnya Spy dan Sunny yang digantikan oleh Petland dan rubeN pada awal Mei tahun lalu, telah membawa angin segar bagi tim Headhunters.

Dengan skuad barunya ini, Headhunters benar-benar tidak terhentikan dengan rangkaian kemenangan tanpa kekalahan satupun di pase Group Stage, dan riuh suara penonton semakin terdengar keras saat mereka mulai menujukkan taringnya dengan membabat habis Phoenix Esports di partai The Finals. Dengan ini, akhirnya Headhunters pun berhasil menyabet gelar juara pertama LGS dan mewakili Indonesia di GPL Summer 2017.

Pil Pahit yang Harus Ditelan Punggawa Headhunters di Season 2018


794320180319075102

Hengkangnya Kriss Kyle, rubeN, dan Petland saat memasuki Spring 2018, membuat Cruzher untuk merombak ulang roster timnya ini. Akhirnya, kekosongan posisi tersebut pun di isi oleh Whynuts, Tom, dan Biob. Menjadikan Garuda sebagai simbol baru dari tim mereka, Headhunters berhasil mengamuk dan tak terkalahkan dari tim-tim lain saat di pase Groud Stage sampai Semifinal.

Dari semua yang sudah mereka lakukan dan capai sejauh ini, para fans dan komunitas League of Legends Indonesia pun percaya bahwa mereka akan mampu menyabet gelar juara LGS untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut.

Namun naasnya, para punggawa Headhunters harus menelan pil pahit saat di partai The Finlas ketika berhadapan dengan Bigetron Esports. Tim besutan Jeremy “Tibold” Yulianto, berhasil menekuk lutut Headhunters setelah melwati pertandingan yang cukup panjang dan berdarah. Akibat kekalahannya tersebut, Bigetron akhirnya mampu mengubur mimpi para pemain Headhunters dan memaksa mereka untuk menjadi Runner-up di LGS Spring 2018.

Dari Indonesia Untuk Indonesia


45820180531213323

Meski sempat mengalami kekalahan yang cukup menyakitkan di awal tahun kemarin, namun bukan berarti itu telah menyurutkan semangat Cruzher untuk membangun timnya. Bermodalkan rasa percaya dan tekad yang sangat tinggi, kini Headhunters telah melakukan permobakan besar ke pada skuadnya.

Memasukkan bibit-bibit muda dan pemain bertalenta, Cruzher peryaca bahwa organisasi esports-nya ini akan selalu berkembang dan terus konsisten menjadi tim tangguh di Tanah Air. Diberi kepercayaan untuk menjabat sebagai pelatih Timnas League of Legends Indonesia, Cruzher telah membawa semua anak asuhnya untuk tampil membela nama Bangsa di pergelaran Asian Games pada tanggal 18 Agustus sampai 2 September 2018 nanti.

Mari kita dukung terus, Headhunters dan juga tim-tim serta pemain Indonesia lain yang sebentar lagi akan bertanding pada turnamen League of Legends bersekala Internasional tersebut. Semoga mereka semua bisa mengharumkan nama negeri ini, maju terus Indonesia!

 

Pecinta dunia figure yang hanya sebatas menikmati tanpa bisa membeli.

 

Leave a Reply